Soal HOTS IPAS Kelas 5 tentang Harmoni dalam Ekosistem

Berikut adalah soal HOTS IPAS kelas 5 SD/MI kurikulum merdeka, dengan tujuan pembelajaran:
  • Menganalisis hubungan antarkomponen dalam ekosistem
  • Mengevaluasi dampak aktivitas manusia terhadap keseimbangan ekosistem
Soal HOTS Kelas 5 SD/MI IPAS Harmoni dalam Ekosistem

Contoh Soal HOTS IPAS Kelas 5 tentang Harmoni dalam Ekosistem

Soal Pertama

Stimulus Cerita:

Ekosistem Sawah yang Harmonis

Di sebuah desa, terdapat hamparan sawah yang luas. Sawah itu menjadi tempat tinggal berbagai makhluk hidup. Air mengalir dari selokan, tanahnya subur, dan sinar matahari menyinari sepanjang hari. Petani menanam padi sebagai tanaman utama. Komponen abiotik seperti air, tanah, dan sinar matahari sangat penting bagi kesuburan sawah.

Di sawah itu hidup tikus, belalang, dan katak. Tikus memakan batang padi, belalang memakan daun padi, sementara katak memakan belalang. Ular sawah yang panjang juga ditemukan memangsa tikus dan katak. Elang terbang tinggi di atas sawah, memangsa ular. Selain itu, ada juga burung pipit yang memakan biji-bijian padi. Petani kadang mengusir burung pipit.

Di dalam tanah, cacing tanah membantu menyuburkan tanah dengan membuat lubang-lubang. Mikroorganisme mengurai sisa-sisa tanaman dan hewan mati menjadi nutrisi bagi tanah. Semua makhluk hidup ini saling berhubungan membentuk jaring-jaring makanan yang kompleks. Padi sebagai produsen menjadi sumber makanan utama bagi konsumen tingkat I seperti tikus, belalang, dan burung pipit.

Suatu hari, petani menggunakan pestisida untuk membasmi hama belalang. Akibatnya, populasi belalang menurun drastis. Katak yang memangsa belalang kekurangan makanan, sehingga populasinya juga menurun. Ular kehilangan mangsa (katak dan tikus), dan elang pun kesulitan mencari makan karena ular berkurang. Hal ini menunjukkan bahwa keseimbangan ekosistem sangat rapuh dan setiap komponen mempunyai peran penting.

A. Pilihan Ganda (5 Soal)

Pilihlah satu jawaban yang paling tepat!

1. Komponen abiotik yang terdapat dalam cerita adalah …
a. Padi
b. Tikus
c. Sinar matahari
d. Ular

2. Urutan rantai makanan yang benar dari produsen hingga konsumen puncak berdasarkan cerita adalah …
a. Padi → tikus → ular → elang
b. Padi → belalang → katak → elang
c. Padi → tikus → elang
d. Belalang → katak → ular → elang

3. Jika populasi katak menurun akibat kekurangan makanan, dampak yang akan terjadi adalah …
a. Populasi padi menurun
b. Populasi ular meningkat
c. Populasi elang meningkat
d. Populasi belalang meningkat 

4. Penggunaan pestisida oleh petani mengakibatkan …
a. Semua hama mati dan sawah subur
b. Keseimbangan ekosistem terganggu 
c. Populasi elang meningkat pesat
d. Tikus menjadi predator utama

5. Jika sinar matahari tidak tersedia dalam waktu lama, dampak pada ekosistem sawah adalah …
a. Produsen mati dan rantai makanan putus
b. Konsumen tingkat I berkembang
c. Tanah menjadi lebih subur
d. Air sawah menguap seluruhnya

B. Menjodohkan (5 Soal)

Pasangkan peran komponen biotik dengan contoh yang tepat berdasarkan cerita!
Peran Contoh
1. Produsen a. Padi
2. Konsumen tingkat I b. Belalang
3. Konsumen tingkat II c. Ular
4. Konsumen puncak d. Elang
5. Pengurai e. Cacing tanah
f. Air

Kunci Jawaban:
  1. a
  2. b
  3. c
  4. d
  5. e

C. Benar atau Salah (5 Soal)

Berdasarkan cerita, beri tanda centang (√) pada kolom Benar atau Salah!
Pernyataan Benar Salah
1. Sinar matahari merupakan komponen abiotik.
2. Jika populasi belalang menurun, populasi katak akan meningkat.
3. Elang adalah konsumen puncak di ekosistem sawah tersebut.
4. Penggunaan pestisida hanya membunuh belalang tanpa mempengaruhi makhluk hidup lain.
5. Cacing tanah berperan sebagai produsen.

D. Pilihan Ganda Kompleks (5 Soal)

Pilihlah dua jawaban yang benar pada setiap soal!

1. Berdasarkan cerita, komponen abiotik dalam ekosistem sawah adalah …
a. Tanah
b. Ular
c. Air
d. Padi

2. Manakah urutan rantai makanan yang benar?
a. Padi → tikus → ular
b. Padi → belalang → katak 
c. Belalang → katak → ular
d. Tikus → ular → elang

3. Jika ular punah dari ekosistem sawah, dampak yang akan terjadi adalah … 
a. Populasi elang menurun
b. Populasi tikus meningkat 
c. Populasi katak meningkat
d. Populasi padi menurun

4. Komponen yang berperan sebagai konsumen tingkat II adalah …
a. Tikus
b. Belalang
c. Ular
d. Katak

5. Berikut interaksi antar komponen biotik yang terjadi di sawah adalah …
a. Tikus memakan padi
b. Tanah menyuburkan padi
c. Ular memakan tikus
d. Sinar matahari membantu fotosintesis

E. Essay (2 Soal)

  1. Jelaskan apa yang akan terjadi pada populasi belalang, katak, dan ular jika tikus mengalami penurunan drastis karena wabah penyakit! Berikan alasanmu berdasarkan rantai makanan yang ada di cerita!
  2. Menurut pendapatmu, apakah tindakan petani menggunakan pestisida untuk membasmi belalang merupakan solusi yang baik? Jelaskan dampaknya terhadap keseimbangan ekosistem sawah secara keseluruhan!
Kunci Jawaban:
  • Soal 1:
    • Jika tikus menurun drastis, maka:
      • Populasi belalang tidak terpengaruh langsung (tetap) atau bisa meningkat karena tidak ada persaingan dengan tikus? (tikus makan padi, belalang juga makan padi, jadi persaingan berkurang → belalang meningkat).
      • Populasi katak akan meningkat karena belalang meningkat (makanan melimpah).
      • Populasi ular akan menurun karena kehilangan mangsa utama (tikus), meskipun masih bisa makan katak, tetapi jika katak belum banyak, ular tetap kesulitan.
      • Alasan berdasarkan rantai makanan: tikus adalah mangsa ular, jika tikus berkurang, ular kekurangan makanan.
  • Soal 2:
    • Tidak baik.
    • Dampak: pestisida membunuh belalang, tetapi juga dapat membunuh organisme lain (misal katak jika termakan belalang yang terpapar). Populasi belalang turun drastis menyebabkan katak kekurangan pangan, populasi katak turun, ular kehilangan mangsa, elang kehilangan mangsa. Jaring-jaring makanan terganggu, keseimbangan ekosistem rusak.
    • Solusi alternatif: pengendalian hama alami (memelihara musuh alami seperti katak, burung, atau menggunakan pestisida nabati yang lebih ramah lingkungan).

Selanjutnya ke soal kedua

Soal Kedua

Stimulus Cerita:

Desa Montong yang Berubah

Desa Montong dulu dikenal asri dengan hutan yang rimbun dan sungai yang jernih. Penduduknya sebagian besar petani dan nelayan. Namun, lima tahun terakhir, mereka mulai membuka lahan pertanian baru dengan menebang pohon secara besar-besaran di kawasan hulu sungai. Untuk meningkatkan hasil panen, mereka menggunakan pupuk kimia dan pestisida secara berlebihan. Sampah rumah tangga, termasuk plastik dan sisa pupuk, juga dibuang langsung ke aliran sungai. Aktivitas ini terus dilakukan tanpa ada upaya pelestarian.

Akibatnya, tanah di hutan menjadi gundul dan mudah erosi. Air sungai berubah keruh kecoklatan. Populasi ikan menurun drastis karena air tercemar dan tempat pemijahan rusak. Sampah plastik menumpuk di tepian sungai, menyumbat aliran air. Beberapa warga mulai resah dan mencoba membuat bank sampah serta menanam pohon kembali di lahan kritis. Sayangnya, kesadaran ini belum meluas. Masih banyak warga yang membakar sampah di tepi sungai setiap sore, menghasilkan asap tebal dan bau menyengat.

Perubahan ekosistem semakin terasa. Burung elang yang biasa berburu tikus di sawah kini jarang terlihat karena kehilangan tempat bertengger dan sumber makanan. Akibatnya, populasi tikus meledak dan menjadi hama yang merusak padi. Petani kemudian menggunakan racun tikus untuk membasmi hama. Namun, burung pemangsa tikus yang tersisa malah mati keracunan setelah memakan tikus beracun. Siklus rantai makanan pun rusak. Desa Montong kini mengalami gagal panen dua musim berturut-turut.

A. Soal Pilihan Ganda (5 soal)

Petunjuk: Pilihlah satu jawaban yang paling tepat.

1. Aktivitas manusia di Desa Montong yang langsung menyebabkan air sungai menjadi keruh adalah....
a. membakar sampah
b. membuang pupuk dan limbah ke sungai
c. menggunakan racun tikus
d. membuat bank sampah

2. Urutan kejadian yang benar berdasarkan cerita adalah....
a. tebang pohon → erosi → sungai keruh → ikan menurun
b. pupuk kimia → elang punah → tikus naik → gagal panen
c. limbah plastik → air jernih → ikan bertambah → panen melimpah
d. racun tikus → elang mati → tikus berkurang → panen naik

3. Pemasangan jaring di sungai untuk menangkap ikan secara besar-besaran tidak disebutkan dalam teks. Namun, jika itu terjadi bersamaan dengan aktivitas yang ada, dampak yang paling mungkin terhadap ekosistem adalah....
a. populasi ikan meningkat
b. rantai makanan air terganggu 
c. sedimentasi sungai berkurang
d. petani mendapat ikan lebih banyak

4. Aktivitas manusia yang paling merusak keseimbangan ekosistem di Desa Montong menurut cerita adalah....
a. membuat bank sampah
b. menanam pohon kembali
c. menebang hutan dan membuang limbah
d. membakar sampah di tepi sungai

5. Jika kalian diminta menjadi penasihat Desa Montong, tindakan prioritas yang paling tepat untuk memulihkan ekosistem adalah....
a. memberi hukuman bagi pembuang sampah
b. menghentikan penebangan, mereboisasi, dan mengolah limbah
c. membunuh semua tikus dengan racun baru
d. memindahkan penduduk ke desa lain

B. Soal Menjodohkan (5 soal)

Petunjuk: Jodohkan aktivitas dengan dampak yang tepat!
Aktivitas Dampak
1. Menebang hutan di hulu sungai A. Air sungai menjadi jernih
2. Membuang pupuk kimia ke sungai B. Burung elang mati keracunan
3. Membakar sampah plastik setiap sore C. Pencemaran udara
4. Menggunakan racun tikus di sawah D. Populasi tikus tidak terkendali
5. Tidak adanya burung elang E. Ikan mati karena eutrofikasi
F. Erosi dan banjir

Kunci Jawaban:
  1. F
  2. E
  3. C
  4. B
  5. D

C. Soal Benar atau Salah (5 soal)

Petunjuk: Berilah tanda centang (✓) pada kolom Benar atau Salah!
Pernyataan Benar Salah
1. Penebangan hutan di Desa Montong menyebabkan tanah menjadi subur dan mudah ditanami.
2. Hilangnya burung elang menyebabkan populasi tikus meningkat karena tidak ada pemangsa alami.
3. Membuat bank sampah saja tanpa menghentikan pembuangan limbah ke sungai sudah cukup memulihkan ekosistem.
4. Penggunaan racun tikus dapat memutus rantai makanan karena membunuh elang secara tidak langsung.
5. Gagal panen di Desa Montong hanya disebabkan oleh serangan hama tikus, bukan oleh aktivitas manusia lain.

D. Soal Pilihan Ganda Kompleks (5 soal)

Petunjuk: Pilihlah dua jawaban yang benar!

1. Berikut adalah urutan kejadian yang benar berdasarkan cerita tentang rusaknya ekosistem sawah.
a. Penebangan hutan → erosi → sungai keruh
b. Penggunaan pupuk kimia → elang punah → tikus naik
c. Elang hilang → tikus meledak → petani pakai racun tikus
d. Sampah plastik → sungai bersih → ikan berkembang

2. Aktivitas manusia di Desa Montong yang paling bertanggung jawab terhadap menurunnya populasi ikan adalah....
a. membakar sampah
b. membuang pupuk kimia
c. membuat bank sampah
d. menebang hutan

3. Dampak negatif dari membakar sampah plastik di tepi sungai adalah....
a. asap menyebabkan gangguan pernapasan
b. air sungai menjadi jernih
c. sampah menjadi pupuk organik
d. zat kimia hasil pembakaran dapat mencemari air

4. Tindakan yang paling efektif untuk memutus mata rantai kerusakan ekosistem di Desa Montong adalah....
a. terus menebang pohon untuk lahan baru
b. menghentikan pembuangan limbah ke sungai
c. melakukan reboisasi di hulu sungai
d. membuang sampah ke sungai pada malam hari

5. Berdasarkan cerita, rantai makanan di sawah terganggu. Rantai makanan yang terputus adalah....
a. padi → tikus → elang
b. padi → belalang → burung kecil
c. plankton → ikan kecil → ikan besar
d. tikus → ular → elang

E. Soal Essay (2 soal)

Petunjuk: Jawablah pertanyaan berikut dengan uraian yang jelas dan logis!

  1. Berdasarkan cerita Desa Montong, evaluasilah tiga aktivitas manusia yang paling dominan menyebabkan ketidakseimbangan ekosistem. Jelaskan mengapa aktivitas tersebut saling berkaitan. Kemudian, usulkan satu program pemulihan ekosistem yang melibatkan seluruh warga desa secara berkelanjutan.
  2. Jika kondisi di Desa Montong dibiarkan terus berlanjut selama 10 tahun tanpa ada perbaikan, prediksikan tiga kemungkinan dampak jangka panjang terhadap ekosistem dan kehidupan sosial ekonomi penduduk. Berikan alasan logis berdasarkan konsep keseimbangan ekosistem.
Panduan Jawaban:

Kunci Jawaban Essay 1:
  • Mengidentifikasi minimal 3 aktivitas: penebangan hutan, pembuangan limbah/pupuk ke sungai, penggunaan racun tikus.
  • Menjelaskan keterkaitan: penebangan menyebabkan erosi dan sedimentasi, limbah menyebabkan pencemaran air, racun tikus membunuh elang sehingga tikus tak terkendali.
  • Usulan program: misalnya “Desa Hijau Lestari” dengan kegiatan reboisasi, pengolahan limbah komunal, larangan racun kimia, serta pemanfaatan musuh alami tikus (elang) dengan menyediakan rumah burung.
Kunci Jawaban Essay 2:
  • Prediksi dampak ekologis: (1) hutan habis, tanah tandus, (2) sungai mati, tidak ada ikan, (3) punahnya berbagai spesies (elang, ikan, dll).
  • Dampak sosial ekonomi: (1) gagal panen terus-menerus, (2) penduduk kehilangan mata pencaharian, (3) migrasi ke kota.
  • Alasan logis: karena rantai makanan terputus, siklus air terganggu, dan tidak ada daya dukung lingkungan.