Soal HOTS IPAS Kelas 5 tentang Majulah Daerahku

Berikut adalah soal HOTS IPAS kelas 5 SD/MI kurikulum merdeka, dengan tujuan pembelajaran:
  • Peserta didik dapat memecahkan masalah kegiatan ekonomi yang ada di daerahnya.
Soal HOTS Kelas 5 SD/MI: IPAS Majulah Daerahku

Contoh Soal HOTS IPAS Kelas 5 tentang Majulah Daerahku

Soal Pertama

Stimulus Cerita:

Desa Subur Jaya

Desa Subur Jaya terletak di lereng gunung. Sebagian besar penduduknya bekerja sebagai petani sayur dan buah. Setiap pagi, para petani memanen hasil kebun seperti wortel, kubis, tomat, dan apel. Hasil panen yang melimpah kemudian dijual ke pasar tradisional di kota kecamatan. Namun, harga sayur dan buah seringkali jatuh saat panen raya karena pasokan melimpah sementara pembeli terbatas. Hal ini membuat pendapatan petani tidak menentu.

Pak Alif, Kepala Desa Subur Jaya, merasa prihatin. Beliau mengumpulkan warga untuk bermusyawarah. Mereka sepakat mendirikan Koperasi Tani Makmur. Koperasi ini berfungsi mengolah sayur dan buah menjadi produk olahan seperti keripik wortel, manisan tomat, dan saus apel. Selain itu, koperasi juga membuka toko oleh-oleh di pinggir jalan raya yang ramai dilalui wisatawan yang menuju gunung. Hasil olahan tersebut lebih tahan lama dan mempunyai harga jual lebih tinggi.

Kini, perekonomian Desa Subur Jaya semakin maju. Para petani tidak hanya menjual hasil panen mentah, tetapi juga mengolahnya menjadi aneka produk. Wisatawan yang singgah sering membeli produk olahan tersebut sebagai oleh-oleh. Penduduk desa yang tadinya hanya bertani, kini ada yang bekerja di koperasi, menjadi pengemasan, atau membuka kedai makanan. Kegiatan ekonomi di desa berjalan lebih beragam dan stabil.

A. SOAL PILIHAN GANDA (6 Soal)

Petunjuk: Pilihlah satu jawaban yang paling benar!

1. Mengapa harga sayur di Desa Subur Jaya sering jatuh saat panen raya?
a. Kualitas sayur rendah, pembeli ramai
b. Pembeli sangat banyak, panen melimpah
c. Pasokan melimpah, pembeli terbatas
d. Petani malas memanen karena kekeringan

2. Urutan proses kegiatan ekonomi yang benar di Desa Subur Jaya setelah ada koperasi adalah...
a. memanen → mengolah → menjual
b. menjual → memanen → mengolah
c. mengolah → memanen → menjual
d. memanen → menjual → mengolah

3. Kegiatan di bawah ini yang termasuk distribusi adalah...
a. Pak Alif memanen wortel
b. Koperasi membuat keripik wortel
c. Wisatawan membeli manisan tomat
d. Koperasi mengangkut hasil olahan ke toko

4. Produk olahan dari Desa Subur Jaya adalah...
a. beras dan jagung bakar
b. keripik wortel dan manisan tomat
c. ikan asin dan sambal terasi
d. kain tenun dan seragam batik

5. Dampak positif dari berdirinya koperasi bagi petani adalah...
a. petani kehilangan pekerjaan di desanya sendiri
b. pendapatan petani tidak menentu karena rugi
c. hasil panen lebih tahan lama dan harga naik
d. wisatawan enggan berkunjung ke Desa Subur Jaya

6. Perhatikan gambar berikut!
Soal Kelas 5 IPAS: Koperasi Desa
Dampak yang paling mungkin terjadi dari kegiatan tersebut adalah …
a. Harga lebih stabil
b. Hasil panen cepat busuk
c. Pasar menjadi sepi
d. Pedagang selalu rugi

B. SOAL MENJODOHKAN (5 Soal)

Petunjuk: Jodohkan pernyataan di kolom A dengan jawaban yang tepat di kolom B!
Kolom A Kolom B
1. Kegiatan menghasilkan barang jadi A. Distribusi
2. Menyalurkan barang dari produsen ke konsumen B. Konsumsi
3. Kegiatan memakai barang untuk memenuhi kebutuhan C. Produksi
4. Tempat petani menjual hasil panen sebelum ada koperasi D. Pasar modern
5. Lembaga yang mengolah sayur dan buah di desa E. Pasar tradisional
F. Koperasi Tani Makmur

Kunci Jawaban: 
  1. C
  2. A
  3. B
  4. E
  5. F

C. SOAL BENAR ATAU SALAH (5 Soal)

Petunjuk: Berilah tanda centang (✓) pada kolom Benar atau Salah!
Pernyataan Benar Salah
1. Produk olahan dari Desa Subur Jaya lebih tahan lama dibandingkan sayur mentah.
2. Wisatawan tidak tertarik membeli produk olahan dari Desa Subur Jaya.
3. Mengolah sayur menjadi keripik adalah solusi yang tepat saat harga sayur jatuh karena panen raya.
4. Kegiatan ekonomi di Desa Subur Jaya hanya berupa pertanian dan tidak ada kegiatan lain.
5. Pak Alif adalah Kepala Desa Subur Jaya.

D. SOAL PILIHAN GANDA KOMPLEKS (5 Soal)

Petunjuk: Pilihlah dua jawaban yang benar!

1. Berikut kegiatan ekonomi yang dilakukan warga Desa Subur Jaya setelah ada koperasi adalah ….
a. Memanen sayur
b. Menebang pohon di hutan
c. Mengolah sayur jadi keripik
d. Menambang pasir di sungai

2. Apa manfaat berdirinya koperasi Tani Makmur?
a. Harga sayur tetap murah
b. Pendapatan petani lebih stabil
c. Petani hanya bertani saja
d. Tersedia lapangan kerja baru

3. Apa hasil bumi yang dihasilkan Desa Subur Jaya?
a. Wortel dan apel
b. Padi dan kedelai
c. Kubis dan tomat
d. Kelapa sawit dan karet

4. Apa yang dilakukan petani saat harga sayur jatuh?
a. Membiarkan sayur busuk di ladang
b. Mengolah sayur menjadi produk olahan
c. Mencari tempat pemasaran baru
d. Menambah pupuk kimia berlebihan

5. Siapa pelaku ekonomi di Desa Subur Jaya?
a. Kepala Desa
b. Pak Alif
c. Petani
d. Koperasi

E. SOAL ESSAY (2 Soal)

Petunjuk: Jawablah pertanyaan berikut dengan uraian yang jelas dan lengkap!
  1. Jika kamu menjadi warga Desa Subur Jaya, selain mengolah sayur menjadi keripik dan manisan, apa 2 ide kreatif lain yang dapat kamu usulkan untuk mengatasi masalah harga sayur jatuh saat panen raya? Jelaskan alasanmu!
  2. Jelaskan secara berurutan proses kegiatan ekonomi yang terjadi di Desa Subur Jaya mulai dari hasil panen hingga sampai ke tangan wisatawan! Sebutkan 3 tahap beserta contohnya!
Kunci Jawaban:
  • Pedoman Jawaban Nomor 1:
    • Ide 1: Membuat jus sayur dan buah dalam kemasan (karena tahan lama dan praktis)
    • Ide 2: Bekerja sama dengan restoran atau hotel di kota (sebagai pemasaran baru)
    • Ide 3: Membuka layanan delivery sayur online (memperluas jangkauan pembeli)
    • Ide 4: Mengadakan festival panen raya (menarik wisatawan)
  • Pedoman Jawaban Nomor 2:
    • Tahap 1: Produksi - Petani memanen sayur (wortel, kubis, tomat) dan buah (apel)
    • Tahap 2: Distribusi - Koperasi mengangkut hasil panen ke pabrik olahan atau toko oleh-oleh
    • Tahap 3: Konsumsi - Wisatawan membeli dan mengonsumsi produk olahan (keripik wortel, manisan tomat, saus apel)
Selanjutnya ke soal kedua

Soal Kedua

Stimulus Cerita:

Desa Gelegar

Desa Gelegar terletak di pinggir sungai. Sebagian besar penduduknya bekerja sebagai nelayan sungai dan petani sayur. Namun, belakangan ini hasil tangkapan ikan menurun drastis karena banyaknya sampah rumah tangga yang dibuang ke sungai. Sayuran petani juga sering busuk sebelum sampai ke pasar karena akses jalan yang berlubang dan becek saat hujan.

Ibu Ani, seorang pedagang sayur keliling, mengeluh karena pembeli sepi. Anak-anak muda desa lebih memilih bekerja di luar kota. Pak RT mengusulkan untuk membersihkan sungai bersama-sama dan membuat jembatan darurat. Namun warga sibuk dengan urusan masing-masing dan kurang peduli.

Koperasi desa yang sudah ada hanya melayani simpan pinjam, tidak membantu pemasaran hasil perikanan dan pertanian. Harga ikan dan sayur sering ditekan tengkulak. Warga kesulitan mendapatkan pupuk dengan harga murah.

Pemerintah desa akhirnya mengadakan musyawarah. Beberapa keputusan diambil: membentuk tim bersih sungai setiap minggu, mengajukan perbaikan jalan ke dinas, mendirikan lumbung pangan desa, serta mengaktifkan kembali kelompok tani dan nelayan. Namun, dibutuhkan partisipasi aktif seluruh warga.

A. Pilihan Ganda (5 Soal)

1. Masalah utama ekonomi di Desa Gelegar berdasarkan cerita adalah?
a. Kurangnya koperasi
b. Sampah dan jalan rusak
c. Harga pupuk mahal
d. Anak muda pergi kota

2. Solusi tepat untuk mengatasi hasil tangkapan ikan menurun?
a. Buang sampah ke sungai
b. Impor ikan dari luar negeri
c. Tangkap ikan lebih banyak
d. Buat kelompok bersih sungai 

3. Sikap warga yang diperlukan dalam musyawarah desa?
a. Egois dan acuh
b. Pasrah menerima
c. Aktif dan peduli
d. Menyalahkan pemerintah

4. Urutan prioritas penanganan masalah desa yang benar?
a. Jalan - sungai - lumbung
b. Jalan - lumbung - sungai 
c. Lumbung - sungai - jalan
d. Sungai - jalan - lumbung

5. Apa penyebab sayur busuk sebelum sampai pasar?
a. Harga sayur murah
b. Jalan rusak dan becek
c. Tidak ada koperasi
d. Pembeli sepi

B. Menjodohkan (5 Soal)

Pasangkan pernyataan di kolom A dengan jawaban yang tepat di kolom B!
Kolom A Kolom B
1. Masalah ekonomi yang dihadapi nelayan sungai a. Menjual sayur ke kota
2. Solusi yang diusulkan untuk mengatasi sampah sungai b. Membersihkan sungai bersama
3. Penyebab sayur petani busuk c. Jalan rusak dan becek
4. Sikap yang sebaiknya dimiliki warga dalam musyawarah d. Partisipatif
5. Upaya koperasi yang sudah ada di desa e. Melayani simpan pinjam
f. Hasil tangkapan ikan menurun

Kunci Jawaban:
  1. f
  2. b
  3. c
  4. d
  5. e

C. Benar atau Salah (5 Soal)

Bacalah pernyataan berikut. Berilah tanda centang (✓) pada kolom Benar atau Salah!
Pernyataan Benar Salah
1. Sampah rumah tangga yang dibuang ke sungai menyebabkan hasil tangkapan ikan menurun.
2. Koperasi desa sudah membantu pemasaran hasil perikanan dan pertanian.
3. Membuang sampah ke sungai adalah sikap yang mencerminkan kepedulian ekonomi.
4. Perbaikan jalan dapat mengatasi masalah sayur busuk sebelum ke pasar.
5. Musyawarah desa memutuskan membersihkan sungai setiap hari.

D. Pilihan Ganda Kompleks (6 Soal)

Pilihlah dua jawaban yang paling tepat dari setiap soal!

1. Manakah masalah ekonomi di Desa Gelegar?
A. Ikan menurun
B. Jalan bagus
C. Sayur busuk
D. Pupuk murah

2. Solusi tepat untuk mengatasi harga ikan ditekan tengkulak adalah ….
A. Jual sendiri ke pasar
B. Membentuk koperasi pemasaran
C. Menambah tangkapan ikan
D. Menyimpan ikan di rumah

3. Sikap yang harus dimiliki warga saat musyawarah?
A. Mendengarkan pendapat
B. Memaksakan kehendak
C. Menghargai keputusan bersama
D. Tidak hadir musyawarah

4. Prioritas utama penanganan masalah ekonomi desa berdasarkan cerita?
A. Bersihkan sungai
B. Perbaiki jalan
C. Dirikan lumbung
D. Buat koperasi baru

5. Siapa saja pelaku ekonomi yang disebut dalam cerita?
A. Nelayan sungai
B. Dokter desa
C. Petani sayur
D. Guru sekolah

6. Perhatikan gambar berikut!
Soal Kelas 5 SD/MI IPAS: Pengrajin Limbah Plastik
Solusi yang tepat untuk masalah sampah adalah ....
A. Mendaur ulang limbah
B. Menutup usaha pengrajin
C. Mengolah jadi produk baru
D. Menumpuk sampah plastik

E. Essay (2 Soal)

  1. Berdasarkan cerita, jelaskan dua langkah pemecahan masalah yang dapat dilakukan untuk mengatasi rendahnya partisipasi warga dalam kegiatan bersih sungai! Berikan alasanmu.
  2. Menurut pendapatmu, sikap apa yang paling penting dimiliki oleh setiap pelaku ekonomi di Desa Gelegar supaya perekonomian desa membaik? Jelaskan dengan contoh dari cerita!
Kunci Jawaban:
  • Nomor 1:
    • Langkah 1: Mengadakan sosialisasi dan penyuluhan tentang pentingnya sungai bersih bagi hasil tangkapan ikan. Alasan: warga akan termotivasi jika tahu manfaat langsung.
    • Langkah 2: Memberikan insentif atau penghargaan bagi warga yang aktif membersihkan sungai. Alasan: dapat meningkatkan semangat dan rasa mempunyai.
  • Nomor 2:
    • Sikap yang paling penting adalah gotong royong dan kepedulian. Contoh: dalam cerita, warga sibuk sendiri dan kurang peduli sehingga usulan bersih sungai tidak berjalan. Jika setiap pelaku ekonomi (nelayan, petani, pedagang) peduli dan bergotong royong membersihkan sungai, memperbaiki jalan, serta aktif dalam musyawarah, maka perekonomian desa akan membaik karena produksi ikan dan sayur meningkat, harga lebih stabil, dan pasar menjadi lancar.