Soal HOTS IPAS Kelas 5 tentang Di Mana Indonesia Berada?

Berikut adalah soal HOTS IPAS kelas 5 SD/MI kurikulum merdeka, dengan tujuan pembelajaran:
  • Peserta didik dapat mengidentifikasi letak geografis Indonesia melalui pengamatan peta.
  • Peserta didik dapat menganalisis pengaruh letak geografis Indonesia terhadap kehidupan masyarakatnya.
Soal HOTS Kelas 5 SD/MI IPAS tentang Di Mana Indonesia Berada?

Contoh Soal HOTS IPAS Kelas 5 tentang Di Mana Indonesia Berada?

Soal Pertama

Stimulus Teks:

Letak Geografis Indonesia yang Istimewa

Indonesia adalah negara kepulauan terbesar di dunia. Secara geografis, Indonesia terletak di antara dua benua, yaitu Benua Asia dan Benua Australia, serta di antara dua samudra, yaitu Samudra Hindia dan Samudra Pasifik. Posisi ini membuat Indonesia berada di jalur persimpangan dunia. Jika kamu melihat peta, wilayah Indonesia membentang dari Sabang di ujung barat hingga Merauke di ujung timur, serta dari Pulau Miangas di utara hingga Pulau Rote di selatan.

Batas-batas wilayah Indonesia sangat jelas. Di sebelah utara, Indonesia berbatasan dengan Malaysia, Singapura, Filipina, dan Laut Cina Selatan. Di sebelah selatan, berbatasan dengan Samudra Hindia, Australia, dan Timor Leste. Di sebelah barat, berbatasan dengan Samudra Hindia. Di sebelah timur, berbatasan dengan Samudra Pasifik dan Papua Nugini. Letak ini menyebabkan Indonesia mempunyai iklim tropis dengan dua musim, yaitu musim hujan dan musim kemarau, karena berada di garis khatulistiwa.

Keistimewaan letak geografis Indonesia sangat berpengaruh pada kehidupan sosial dan budaya masyarakat. Indonesia menjadi jalur perdagangan internasional sejak dulu, sehingga banyak budaya asing yang masuk dan berakulturasi. Selain itu, kekayaan laut dan daratan Indonesia sangat melimpah. Namun, posisi ini juga rawan bencana alam karena berada di kawasan Cincin Api Pasifik (Ring of Fire). Dengan memahami peta letak geografis, kita dapat mengetahui strategi pertahanan, potensi ekonomi, dan keragaman budaya yang dimiliki bangsa Indonesia.

A. Pilihan Ganda (5 Soal)

Petunjuk: Pilihlah satu jawaban yang paling tepat!

1. Urutan batas laut Indonesia dari utara, timur, selatan, dan barat yang benar adalah...
a. Samudra Hindia, Samudra Pasifik, Australia, Laut Cina Selatan
b. Laut Cina Selatan, Samudra Pasifik, Samudra Hindia, Samudra Hindia
c. Malaysia, Papua Nugini, Australia, Samudra Hindia
d. Samudra Pasifik, Laut Cina Selatan, Samudra Hindia, Australia

2. Berdasarkan letak geografisnya, Indonesia diapit dua benua yaitu...
a. Asia dan Eropa
b. Asia dan Australia
c. Australia dan Afrika
d. Asia dan Amerika

3. Mengapa letak geografis Indonesia menyebabkan rawan bencana alam?
a. Karena berada di garis khatulistiwa
b. Karena dikelilingi lautan luas
c. Karena berada di Cincin Api Pasifik
d. Karena berbatasan dengan banyak negara

4. Negara yang berbatasan langsung dengan Indonesia bagian timur adalah...
a. Malaysia
b. Singapura
c. Papua Nugini
d. Australia

5. Urutan pulau besar Indonesia dari barat ke timur berdasarkan peta adalah...
a. Sumatra, Jawa, Kalimantan, Sulawesi, Papua
b. Papua, Sulawesi, Kalimantan, Sumatra, Jawa 
c. Sumatra, Kalimantan, Jawa, Sulawesi, Papua
d. Kalimantan, Sumatra, Jawa, Sulawesi, Papua

B. Menjodohkan (5 Soal)

Petunjuk: Pasangkan pernyataan di kolom A dengan jawaban yang tepat di kolom B! 
Kolom A Kolom B
1. Batas laut sebelah utara Indonesia a. Samudra Hindia
2. Batas negara sebelah selatan Indonesia b. Malaysia
3. Samudra di sebelah barat Indonesia c. Samudra Pasifik
4. Negara yang berbatasan di Pulau Kalimantan d. Australia
5. Samudra di sebelah timur Indonesia e. Timor Leste
f. Laut Cina Selatan

Kunci Jawaban: 
  1. f
  2. d
  3. a
  4. b
  5. c

C. Benar atau Salah (5 Soal)

Petunjuk: Berilah tanda centang (✓) pada kolom Benar atau Salah sesuai pernyataan!
Pernyataan Benar Salah
1. Indonesia terletak di antara Benua Asia dan Benua Australia.
2. Letak geografis Indonesia menyebabkan negara ini mempunyai empat musim.
3. Batas darat Indonesia di Pulau Papua adalah negara Papua Nugini.
4. Posisi Indonesia di jalur khatulistiwa mengakibatkan curah hujan rendah sepanjang tahun.
5. Memahami peta letak geografis Indonesia bermanfaat untuk strategi pertahanan dan ekonomi.

D. Pilihan Ganda Kompleks (5 Soal)

Petunjuk: Pilihlah dua jawaban yang benar dari setiap soal!

1. Negara-negara yang berbatasan langsung dengan Indonesia melalui daratan adalah...
a. Malaysia
b. Singapura
c. Papua Nugini
d. Filipina

2. Pernyataan berikut yang sesuai dengan letak geografis Indonesia adalah...
a. Indonesia diapit dua samudra
b. Indonesia terletak di antara dua benua
c. Indonesia berada di belahan bumi utara saja
d. Indonesia tidak mempunyai batas laut dan samudra 

3. Berikut yang termasuk pengaruh positif letak geografis Indonesia bagi masyarakat adalah...
a. Musim kemarau berkepanjangan 
b. Kaya akan budaya hasil akulturasi
c. Sering terjadi gempa bumi dan tsunami 
d. Menjadi jalur perdagangan internasional

4. Samudra yang mengapit wilayah Indonesia di sebelah barat dan timur adalah...
a. Samudra Arktik
b. Samudra Hindia
c. Samudra Pasifik 
d. Samudra Atlantik 

5. Berdasarkan letak geografis, negara-negara di Asia Tenggara yang berbatasan laut dengan Indonesia adalah...
a. Filipina
b. Thailand
c. Vietnam
d. Singapura

E. Essay (2 Soal)

Petunjuk: Jawablah pertanyaan berikut dengan uraian yang jelas dan logis!
  1. Jelaskan tiga pengaruh letak geografis Indonesia terhadap kehidupan sosial budaya masyarakat! Berikan contoh konkret berdasarkan teks!
  2. Jika kamu menjadi seorang nelayan di Pulau Sumatra bagian barat, bagaimana kamu memanfaatkan pemahaman tentang letak geografis Indonesia untuk menentukan daerah tangkapan ikan yang aman dan menguntungkan? Hubungkan dengan batas laut dan potensi sumber daya!
Kunci Jawaban Essay:
  • Pedoman jawaban: (1) Menjadi jalur perdagangan internasional → banyak pedagang asing singgah, (2) Akulturasi budaya → contoh candi, bahasa, kuliner, (3) Keragaman budaya karena posisi silang dunia. Minimal 3 pengaruh dengan contoh.
  • Pedoman jawaban: Nelayan harus mengetahui bahwa sebelah barat Sumatra adalah Samudra Hindia yang kaya ikan, namun waspada karena berbatasan langsung dengan laut lepas. Perlu memahami peta untuk tidak melewati batas wilayah negara (ke arah Samudra Hindia bebas tapi harus berhati-hati dengan cuaca ekstrem). Menguntungkan karena banyak ikan tuna, cakalang. Aman dengan memperhatikan musim dan jalur pelayaran.

Soal Kedua

Stimulus Teks:

Kehidupan di Antara Dua Dunia: Laut dan Daratan

Indonesia terletak di posisi silang dunia, yaitu di antara dua samudra (Hindia dan Pasifik) dan dua benua (Asia dan Australia). Letak geografis ini membuat Indonesia mempunyai ribuan pulau dengan garis pantai terpanjang kedua di dunia. Akibatnya, sebagian besar wilayah Indonesia adalah lautan yang kaya akan ikan, terumbu karang, dan biota laut lainnya. Masyarakat di daerah pesisir seperti Sulawesi, Maluku, dan Nusa Tenggara banyak menggantungkan hidupnya pada sektor kelautan, menjadi nelayan, pemRudidaya rumput laut, atau pedagang antar pulau.

Namun, tidak semua wilayah Indonesia berfokus pada laut. Pulau Jawa, Sumatera, Kalimantan, dan sebagian Papua mempunyai daratan yang subur karena sering dilalui jalur pegunungan muda Sirkum Pasifik dan Mediterania. Abu vulkanik dari gunung berapi menyuburkan tanah sehingga cocok untuk pertanian. Masyarakat di daerah seperti Jawa Barat, Jawa Timur, dan Sumatera Utara terkenal sebagai petani padi, sayur, teh, dan kelapa sawit. Mereka hidup berdampingan dengan alam, mengatur irigasi, dan memanfaatkan musim hujan serta kemarau untuk bercocok tanam.

Sayangnya, letak geografis ini juga membawa tantangan. Indonesia berada di jalur pertemuan lempeng tektonik sehingga rawan gempa bumi, tsunami, dan letusan gunung berapi. Nelayan di pesisir Aceh dan Padang misalnya, harus waspada dengan potensi tsunami. Sementara petani di lereng Merapi menghadapi ancaman awan panas dan lahar dingin. Meski begitu, masyarakat telah beradaptasi dengan kearifan lokal, seperti membuat terasering di lereng gunung, atau membaca tanda-tanda alam sebelum melaut.

Dengan kondisi geografis yang unik ini, Indonesia dijuluki sebagai negara maritim sekaligus negara agraris. Sebagai negara maritim, transportasi laut menjadi tulang punggung penghubung antarpulau, dan hasil laut menjadi komoditas ekspor. Sebagai negara agraris, padi, jagung, dan rempah-rempah menjadi sumber pangan utama. Kehidupan masyarakat pun beragam: ada yang melaut setiap dini hari, ada pula yang menggarap sawah dari pagi hingga sore. Kedua sisi ini saling melengkapi dan membentuk identitas bangsa Indonesia.

A. Pilihan Ganda (6 Soal)

Petunjuk: Pilihlah satu jawaban yang paling tepat!

1. Indonesia disebut negara maritim karena...
A. mempunyai gunung berapi aktif
B. sebagian besar wilayahnya laut
C. tanahnya subur untuk pertanian
D. berada di jalur pegunungan muda

2. Perhatikan urutan berikut!
1. Tanah subur karena abu vulkanik
2. Rawan gempa dan tsunami
3. Mempunyai banyak gunung berapi aktif
4. Dijuluki sebagai negara agraris
Dampak dari letak Indonesia di jalur pertemuan lempeng tektonik yang paling tepat secara berurutan adalah...
A. 2) – 3) – 1) – 4) 
B. 1) – 2) – 3) – 4)
C. 3) – 4) – 1) – 2)
D. 4) – 2) – 3) – 1)

3. Berdasarkan teks, mengapa masyarakat di lereng Gunung Merapi membuat terasering?
A. Untuk mencegah banjir rob
B. Supaya sawah tidak kekeringan saat musim kemarau
C. Bentuk adaptasi terhadap lahan miring dan ancaman lahar
D. Supaya hasil panen lebih banyak karena tanahnya kurang subur

4. Pak Zaenal tinggal di tepi pantai Selatan Jawa, sedangkan Pak Rudi tinggal di lereng Gunung Bromo. Manakah perbedaan mata pencaharian yang paling mungkin terjadi?
A. Pak Zaenal beternak sapi, Pak Rudi beternak kambing
B. Pak Zaenal menjadi nelayan, Pak Rudi menjadi petani
C. Pak Zaenal menjadi pedagang, Pak Rudi menjadi nelayan
D. Pak Zaenal menjadi pengrajin, Pak Rudi menjadi pemandu wisata

5. Jika Indonesia hanya mempunyai lautan tanpa daratan yang subur, dampak yang paling mungkin terjadi terhadap ketahanan pangan nasional adalah...
A. Indonesia akan mengimpor sebagian besar bahan pangan
B. Penduduk akan beralih menjadi petani semua
C. Hasil pertanian akan meningkat pesat
D. Tidak ada perubahan pada ketahanan pangan

6. Perhatikan gambar berikut!
Soal IPAS Kelas 5 SD/MI
Mengapa banyak penduduk di wilayah pesisir bekerja sebagai nelayan?
A. Laut menyediakan ikan melimpah
B. Tanah pantai sangat subur untuk pertanian
C. Suhu pantai selalu dingin karena dekat air laut
D. Jauh dari permukiman penduduk

B. Menjodohkan (5 Soal)

Petunjuk: Jodohkan pernyataan di lajur kiri dengan jawaban yang tepat di lajur kanan!
Kolom A Kolom B
1. Julukan untuk Indonesia karena wilayah lautnya luas A. Nelayan
2. Mata pencaharian utama masyarakat pesisir berdasarkan teks B. Gempa dan tsunami
3. Dampak letak geografis Indonesia yang rawan bencana C. Negara Maritim
4. Jenis adaptasi masyarakat lereng Merapi terhadap lahan miring D. Terasering
5. Komoditas ekspor dari sektor agraris E. Negara Agraris
F. Kelapa sawit

Kunci Jawaban:
  1. C
  2. A
  3. B
  4. D
  5. F

C. Benar atau Salah (5 Soal)

Petunjuk: Berilah tanda centang (✓) pada kolom Benar atau Salah berdasarkan teks!
Pernyataan Benar Salah
1. Letak Indonesia di antara dua benua dan dua samudra menyebabkan Indonesia kaya akan ikan dan terumbu karang.
2. Masyarakat di Sulawesi dan Maluku lebih cocok bekerja sebagai petani padi dibandingkan nelayan.
3. Ancaman tsunami hanya dialami oleh nelayan di Aceh, sedangkan nelayan di Padang tidak perlu waspada.
4. Jika tidak ada gunung berapi aktif di Indonesia, tanah di Pulau Jawa akan tetap subur karena faktor lain.
5. Transportasi laut menjadi tulang punggung penghubung antarpulau karena Indonesia mempunyai ribuan pulau.

D. Pilihan Ganda Kompleks (5 soal)

Petunjuk: Pilihlah dua jawaban yang paling benar!

1. Berikut yang termasuk ciri-ciri negara agraris adalah...
A. Sebagian besar penduduknya nelayan
B. Mempunyai tanah yang subur
C. Hasil utamanya adalah ikan dan rumput laut
D. Mata pencaharian utama bertani dan berkebun

2. Letak geografis Indonesia di jalur Sirkum Pasifik dan Mediterania mengakibatkan...
A. Tanah menjadi tandus dan kering
B. Sering terjadi gempa bumi tektonik
C. Banyak gunung berapi yang menyuburkan tanah
D. Laut menjadi sempit dan dangkal

3. Adaptasi yang dilakukan masyarakat nelayan terhadap ancaman tsunami berdasarkan teks adalah...
A. Membuat rumah panggung di tepi pantai
B. Tidak pernah melaut lagi selamanya
C. Mengungsi ke dataran tinggi saat gempa terasa
D. Membaca tanda-tanda alam seperti air laut surut mendadak

4. Manakah hubungan sebab-akibat dari letak geografis Indonesia?
A. Indonesia di jalur silang dunia → menjadi jalur perdagangan internasional
B. Tanah vulkanik subur → masyarakat banyak bertani
C. Laut luas → penduduk semua menjadi peternak
D. Rawan gempa → masyarakat tidak boleh tinggal di pesisir

5. Berdasarkan teks, kesimpulan yang tepat tentang kehidupan masyarakat Indonesia adalah...
A. Masyarakat pesisir dan pegunungan tidak saling membutuhkan
B. Indonesia hanya mengandalkan hasil laut tanpa pertanian
C. Masyarakat telah beradaptasi dengan kondisi geografis yang beragam
D. Nelayan dan petani mempunyai kearifan lokal yang berbeda

E. Essay (2 Soal)

Petunjuk: Jawablah pertanyaan berikut dengan uraian yang jelas dan logis!
  1. Berdasarkan teks, jelaskan dua pengaruh positif dan satu pengaruh negatif dari letak geografis Indonesia terhadap kehidupan masyarakat! Berikan contoh konkret dari teks!
  2. Jika kamu menjadi seorang pemimpin di sebuah pulau yang mempunyai laut luas sekaligus daratan subur, bagaimana caramu memberdayakan kedua potensi tersebut secara seimbang supaya masyarakat sejahtera? Berikan minimal tiga usulan tindakan!

Kunci Jawaban Essay:
  • Panduan Jawaban Nomor 1:
    • Pengaruh positif (2 buah):
      • Tanah menjadi subur karena abu vulkanik: Indonesia berada di jalur pertemuan lempeng tektonik (Sirkum Pasifik dan Mediterania) sehingga banyak gunung berapi aktif. Abu vulkanik yang dikeluarkan saat letusan menyuburkan tanah.
        • Contoh dari teks: Masyarakat di Jawa Barat, Jawa Timur, dan Sumatera Utara menjadi petani padi, sayur, teh, dan kelapa sawit.
      • Laut yang luas kaya akan ikan dan biota laut: Indonesia terletak di antara dua samudra (Hindia dan Pasifik) sehingga mempunyai garis pantai terpanjang kedua di dunia. Laut yang luas menjadi sumber penghidupan. 
        • Contoh dari teks: Masyarakat pesisir Sulawesi, Maluku, dan Nusa Tenggara menjadi nelayan, pembudidaya rumput laut, atau pedagang antar pulau.
    • Pengaruh negatif (1 buah):
      • Rawan bencana alam gempa bumi, tsunami, dan letusan gunung berapi. Karena berada di jalur pertemuan lempeng tektonik, Indonesia sering mengalami gempa dan tsunami.
        • Contoh dari teks: Nelayan di pesisir Aceh dan Padang harus waspada terhadap potensi tsunami, serta petani di lereng Gunung Merapi menghadapi ancaman awan panas dan lahar dingin.
  • Panduan Jawaban Nomor 2:
    1. Mengembangkan sektor perikanan dan kelautan secara modern
      • Membangun pelabuhan perikanan yang memadai, menyediakan kapal motor bagi nelayan, serta memberikan pelatihan tentang teknologi penangkapan ikan ramah lingkungan.
      • Mendirikan pabrik pengolahan ikan (seperti ikan kaleng, ikan asap, atau kerupuk ikan) untuk meningkatkan nilai jual hasil laut.
      • Tujuan: Meningkatkan kesejahteraan nelayan dan mengurangi ketergantungan pada cuaca.
    2. Meningkatkan produktivitas pertanian di daratan subur
      • Membangun sistem irigasi yang baik supaya sawah tidak kekeringan saat musim kemarau.
      • Memberikan penyuluhan kepada petani tentang pupuk organik, rotasi tanam, dan bibit unggul.
      • Membentuk koperasi tani untuk memudahkan pemasaran hasil pertanian (padi, jagung, sayur, rempah).
      • Tujuan: Menjamin ketahanan pangan dan meningkatkan pendapatan petani.
    3. Membangun kerja sama dan koneksi antara nelayan dan petani
      • Membuat program barter atau sistem perdagangan lokal: nelayan menyuplai ikan untuk petani, petani menyuplai beras/sayur untuk nelayan.
      • Mengembangkan wisata bahari dan agrowisata secara terpadu (misalnya wisata memancing + berkebun) untuk menarik wisatawan.
      • Membangun transportasi darat dan laut yang menghubungkan daerah pesisir dengan pedalaman sehingga distribusi hasil laut dan hasil tani lancar.
      • Tujuan: Menciptakan ekonomi sirkular yang saling menguntungkan dan memperkuat persatuan masyarakat.