Soal HOTS Bahasa Indonesia Kelas 4 Meliuk dan Menerjang

Berikut adalah soal HOTS Bahasa Indonesia kelas 4 SD/MI kurikulum merdeka, dengan tujuan pembelajaran:
  • Memahami ide pokok suatu pesan lisan
  • Memahami ide pokok dan ide pendukung pada teks informatif
  • Berbicara menggunakan volume dan intonasi yang tepat sesuai konteks
  • Menulis teks wawancara dan melakukan wawancara
  • Menulis informasi mengenai hal-hal menarik di lingkungan sekitar
Soal HOTS Kelas 4 SD/MI Bahasa Indonesia: Meliuk dan Menerjang

Contoh Soal HOTS Bahasa Indonesia Kelas 4 tentang Meliuk dan Menerjang

Soal Pertama

Stimulus Cerita:

“Dikenal karena Menari”

Di sebuah desa, hiduplah seorang gadis bernama Naya. Naya dikenal karena kemampuannya menari. Setiap latihan, ia selalu memperagakan gerakan tari dengan tekun. Gerakannya gemulai bak angin semilir. Banyak teman yang mengaguminya.

Suatu hari, Naya menarikan tarian perang. Dalam tarian itu, ia menerjang ke depan dengan kuat, lalu sesekali meliuk lembut. Perpaduan gerakan keras dan lembut membuat tariannya indah. Ibunya bangga melihat kegigihan Naya.

Tarian Naya pernah dipentaskan di acara pentas seni sekolah. Semua penonton terpesona. Setelah dipentaskan, banyak anak ingin belajar tari. Naya pun mengajak mereka, “Ayo, lestarikan tarian tradisional kita!” Kalimat ajakan itu membuat semangat teman-temannya.

Dari pengalaman Naya, kita belajar bahwa menari bukan hanya gerak, tetapi juga ekspresi. Melestarikan tarian tradisional sangat penting supaya tidak punah. Hal-hal seperti latihan tekun, penampilan di pentas, dan ajakan untuk menari membuat seseorang dikenal karena kemampuannya.

A. Soal Pilihan Ganda (5 soal)

1. Ide pokok paragraf pertama cerita “Dikenal karena Menari” adalah ….
a. Naya pandai menari
b. Gerakan gemulai
c. Teman mengagumi
d. Desa yang indah

2. Jika Naya berbicara mengajak teman-temannya melestarikan tari, volume dan intonasi yang paling tepat adalah ….
a. berbisik dan cepat
b. lembut dan berapi-api
c. pelan dan sedih
d. keras dan marah

3. Kalimat persuasif dalam teks tersebut adalah ….
a. Naya dikenal karena menari
b. Gerakannya gemulai
c. Ayo, lestarikan tarian tradisional kita!
d. Tarian Naya dipentaskan

4. Berikut yang termasuk ide pendukung paragraf kedua adalah ….
a. Menerjang ke depan
b. Meliuk lembut
c. Menari sendirian
d. Semua benar

5. Urutan gerakan yang benar saat Naya menarikan tarian perang sesuai teks adalah ….
a. meliuk, lalu menerjang
b. menerjang, lalu meliuk
c. gemulai, lalu menerjang
d. menerjang, lalu gemulai

B. Soal Menjodohkan (5 soal)

Pasangkan pernyataan di kolom A dengan jawaban yang tepat di kolom B!
Kolom A Kolom B
1. Ide pokok paragraf 1 a. Naya pandai menari
2. Gerakan menerjang b. Keras dan jelas
3. Contoh kalimat persuasif c. Ayo lestarikan tarian
4. Ide pendukung paragraf 3 d. Dipentaskan di sekolah
5. Volume yang tepat saat mengajak menari e. Lembut dan lambat
f. Gerakan kuat ke depan

Kunci Jawaban: 
  1. a
  2. f
  3. c
  4. d
  5. b

C. Soal Benar atau Salah (5 soal)

Bacalah pernyataan berikut. Beri tanda centang (✓) pada kolom Benar atau Salah!
Pernyataan Benar Salah
1. Naya dikenal karena kemampuannya menyanyi.
2. Gerakan menerjang dan meliuk dilakukan secara bersamaan.
3. Tarian Naya dipentaskan di acara pentas seni sekolah.
4. Kalimat “Ayo, lestarikan tarian tradisional kita!” termasuk kalimat persuasif.
5. Volume berbicara yang tepat saat mengajak menari adalah berbisik.

D. Soal Pilihan Ganda Kompleks (5 soal)

1. Manakah kata yang menunjukkan gerakan tari yang lembut?
A. Menerjang
B. Meliuk
C. Memperagakan
D. Gemulai

2. Berikut ini ide pokok paragraf 1 dan paragraf 4 cerita “Dikenal karena Menari” adalah …
A. Naya pandai menari
B. Gerakan gemulai
C. Latihan tekun
D. Pentingnya melestarikan tari

3. Pernyataan yang benar tentang urutan gerakan tari perang Naya!
A. Naya menerjang sebelum meliuk
B. Naya meliuk setelah menerjang
C. Naya meliuk sebelum menerjang
D. Naya menerjang setelah meliuk

4. Berikut ini yang merupakan ide pendukung dari cerita “Dikenal karena Menari” adalah …
A. Latihan tekun
B. Dipentaskan di sekolah
C. Nama desa
D. Warna kostum

5. Saat menyampaikan kalimat persuasif “Ayo, lestarikan tarian tradisional kita!”, volume dan intonasi yang tepat adalah …
A. Volume sangat pelan
B. Intonasi bersemangat
C. Volume cukup keras
D. Intonasi datar

E. Soal Essay (2 soal)

  1. Jelaskan ide pokok dan dua ide pendukung dari cerita “Dikenal karena Menari” berdasarkan paragraf yang kamu baca!
  2. Jika kamu menjadi Naya, bagaimana cara kamu berbicara dengan volume dan intonasi yang tepat saat mengajak teman-teman melestarikan tari? Berikan alasanmu!
Kunci Jawaban:
  1. Pedoman jawaban: ide pokok = pentingnya melestarikan tari atau Naya pandai menari; ide pendukung = latihan tekun, gerakan menerjang-meliuk, dipentaskan di sekolah, ajakan melestarikan tari, dll.
  2. Pedoman jawaban: volume cukup keras supaya didengar semua, intonasi bersemangat dan meyakinkan karena ajakan harus membangkitkan minat; contoh: “Ayo kita lestarikan tari tradisional!” dengan nada gembira.

Selanjutnya ke soal kedua

Soal Kedua

Stimulus Cerita:

Di SD Pemuda Jaya, terdapat ekstrakurikuler pencak silat bernama "Perguruan Harimau Muda". Banyak murid tertarik mengikuti kegiatan ini, salah satunya Alif. Alif mendapat tugas menulis teks wawancara dari guru Bahasa Indonesia kelas 4. Ia memilih mewawancarai pelatihnya, Kak Syakir, untuk mengetahui lebih dalam tentang silat.

Alif mempersiapkan pertanyaan seputar sikap pasang, manfaat silat, dan cara melindungi diri. Kak Syakir menjelaskan bahwa sikap pasang adalah posisi dasar untuk menyerang dan bertahan. "Pencak silat mengajarkan kita melindungi diri dan orang lain," ujar Kak Syakir. Alif mencatat dengan saksama.

Saat wawancara, Alif bertanya, "Kak, apa tujuan utama latihan sikap pasang?" Kak Syakir menjawab, "Tujuannya supaya kita tanggap dan kuat melindungi tubuh dari serangan. Selain itu, silat juga melatih kedisiplinan." Alif merasa senang karena jawaban Kak Syakir sangat jelas.

Setelah wawancara, Alif menulis teks wawancara dengan format: judul, narasi, daftar pertanyaan dan jawaban. Ia belajar bahwa melakukan wawancara perlu persiapan, sikap sopan, dan mendengarkan dengan baik. Kini Alif semakin termotivasi mengikuti ekstrakurikuler pencak silat.

A. Pilihan Ganda (5 soal)

1. Berdasarkan cerita, nama ekstrakurikuler pencak silat di SD Pemuda Jaya adalah...
a. Perguruan Harimau Muda
b. Perguruan Pencak Silat Tangguh
c. Perguruan Harimau Sakti
d. Perguruan Ekstrakurikuler Perisai

2. Alif mewawancarai Kak Syakir bertujuan untuk...
a. mengajar teman
b. menulis teks wawancara
c. melatih sikap pasang
d. menjadi pendekar

3. Perhatikan langkah-langkah berikut!
(1) Mencatat jawaban
(2) Menyusun pertanyaan
(3) Menulis teks wawancara
(4) Bertanya kepada narasumber
Urutan langkah yang benar saat melakukan wawancara berdasarkan cerita adalah…
a. (4)-(2)-(1)-(3)
b. (1)-(2)-(3)-(4)
c. (2)-(4)-(1)-(3) 
d. (2)-(1)-(4)-(3)

4. Menurut Kak Syakir, manfaat pencak silat adalah...
a. menjadi sombong
b. mengalahkan lawan
c. menang bertarung lawan musuh
d. melindungi diri dan orang lain 

5. Berikut yang termasuk persiapan wawancara yang dilakukan Alif adalah...
a. langsung bertanya tanpa catatan
b. mempersiapkan pertanyaan tentang sikap pasang
c. mengajak teman ramai-ramai
d. meminta jawaban instan dari Kak Syakir

B. Menjodohkan (5 soal)

Pasangkan pernyataan dengan jawaban!
Pernyataan Jawaban
1. Narasumber dalam wawancara Alif A. Kak Syakir
2. Format tulisan hasil wawancara B. Teks wawancara
3. Posisi dasar untuk menyerang dan bertahan C. Sikap pasang
4. Nama ekstrakurikuler pencak silat di SD Pemuda Jaya D. Perguruan Harimau Muda
5. Orang yang melakukan wawancara E. Alif
F. Kuda-kuda

Kunci Jawaban: 
  1. A
  2. B
  3. C
  4. D
  5. E

C. Benar atau Salah (5 soal)

Berdasarkan cerita, beri tanda centang (✓) pada kolom Benar atau Salah!
Pernyataan Benar Salah
1. Ekstrakurikuler pencak silat di SD Pemuda Jaya bernama Perguruan Harimau Muda.
2. Sikap pasang hanya digunakan untuk menyerang saja.
3. Alif tidak mempersiapkan pertanyaan sebelum wawancara.
4. Tujuan utama latihan sikap pasang adalah supaya tanggap melindungi tubuh.
5. Kak Syakir adalah pelatih pencak silat.

D. Pilihan Ganda Kompleks (5 soal)

Setiap soal mempunyai 2 (dua) jawaban yang benar. Pilihlah kedua jawaban tersebut!

1. Manfaat mengikuti ekstrakurikuler pencak silat menurut cerita adalah... 
a. Sombong 
b. Menjadi pemarah
c. Melatih kedisiplinan
d. Melindungi diri

2. Sikap Alif saat melakukan wawancara yang baik adalah...
a. Mencatat dengan rapi
b. Memotong pembicaraan
c. Mendengarkan dengan baik
d. Bertanya tanpa izin

3. Berikut yang termasuk isi teks wawancara yang ditulis Alif adalah... 
a. Judul wawancara
b. Narasi singkat
c. Jadwal latihan teman
d. Harga perlengkapan silat 

4. Sebelum wawancara, Alif melakukan... 
a. Bertanya langsung 
b. Menyusun pertanyaan
c. Mempersiapkan alat tulis
d. Pulang ke rumah

5. Hal yang dipelajari Alif setelah wawancara adalah... 
a. Narasumber boleh diabaikan
b. Hasil wawancara tidak perlu ditulis
c. Mendengarkan narasumber itu penting
d. Wawancara perlu persiapan dan sikap sopan 

E. Essay (2 soal)

  1. Jelaskan dua hal yang harus dipersiapkan sebelum melakukan wawancara berdasarkan cerita!
  2. Buatlah satu contoh pertanyaan wawancara kepada Kak Syakir tentang sikap pasang beserta alasan mengapa pertanyaan itu penting!
Kunci Jawaban:
  1. Pedoman jawaban: (1) Menyusun pertanyaan yang akan diajukan, (2) Mempersiapkan alat tulis untuk mencatat jawaban.
  2. Pedoman jawaban: Contoh pertanyaan – "Kak, bagaimana cara melatih sikap pasang yang benar?" Alasan penting karena sikap pasang adalah gerakan dasar untuk melindungi diri dari serangan lawan.

Selanjutnya ke soal ketiga

Soal Ketiga

Keajaiban Tepuk Bulu

Di desa Mentari, hiduplah sekelompok anak yang suka bermain di lapangan rumput. Setiap sore, mereka bermain tepuk bulu, yaitu permainan menepuk-nepuk bulu ayam yang diikat pada tali. Bulu itu bernama Kok. Kok sangat lincah dan seolah-olah menari ditiup angin. Anak-anak bersorak, “Ayo, tepok bulunya!”

Suatu hari, Kok terjatuh di selokan. Ia terlihat murung karena basah dan kotor. Leli, salah satu anak, berkata, “Kok, jangan sedih. Aku akan membersihkanmu.” Angin berbisik lembut, “Bantu dia, Leli.” Leli mengangkat Kok dengan hati-hati.

Setelah dibersihkan, Kok kembali mengembang. Bulu-bulunya berkilau seperti tersenyum. Anak-anak bermain lagi. Mereka bergantian menepuk. Kok seolah berkata, “Ayo, tepok aku lebih keras!” Tepukan mereka semakin kompak.

Permainan tepuk bulu mengajarkan kerjasama dan kepedulian. Lingkungan sekitar yang bersih membuat bulu tetap indah. Leli menuliskan pengalamannya di buku harian. Ia menulis, “Hal menarik di sekitar: Kok yang ceria, angin yang bersahabat, dan tepok bulu yang seru.”

A. Pilihan Ganda (5 Soal)

Pilihlah satu jawaban yang paling tepat!

1. Urutan kejadian yang benar dalam cerita adalah …
A. Kok jatuh, dibersihkan, bermain
B. Bermain, Kok jatuh, dibersihkan
C. Dibersihkan, bermain, Kok jatuh
D. Kok jatuh, bermain, dibersihkan

2. Kalimat yang mengandung majas personifikasi adalah …
A. Angin berbisik lembut 
B. Bulu itu bernama Kok
C. Leli mengangkat Kok
D. Anak-anak bermain

3. Hal menarik yang ditulis Leli adalah …
A. Selokan yang kotor
B. Tali yang panjang
C. Kok yang ceria 
D. Rumput yang hijau

4. Kata “tepok” dalam cerita berarti …
A. Menarik tali 
B. Melempar ke atas 
C. Menepuk-nepuk pelan
D. Memukul dengan keras

5. Pesan yang diajarkan permainan tepuk bulu adalah …
A. Berkelahi dengan teman
B. Bermalas-malasan
C. Menang sendiri 
D. Kerjasama dan peduli

B. Menjodohkan (5 Soal)

Pasangkan pernyataan dengan jawaban yang tepat!
Pernyataan Jawaban
1. Tokoh yang membersihkan Kok a. Bulu
2. Perasaan Kok saat jatuh di selokan b. Angin yang bersahabat
3. Bunyi yang dihasilkan saat menepuk bulu (dari kata kunci) c. Personifikasi
4. Majas yang digunakan pada “bulu berkilau seperti tersenyum” d. Tepok
5. Hal menarik di lingkungan menurut Leli e. Murung
f. Leli

Kunci Jawaban:
  1. f
  2. e
  3. d
  4. c
  5. b

C. Benar atau Salah (5 Soal)

Berilah tanda centang (✓) pada kolom Benar atau Salah pada setiap pernyataan!
Pernyataan Benar Salah
1. Kok adalah nama bulu ayam dalam cerita.
2. “Angin berbisik” adalah contoh majas hiperbola.
3. Leli menulis tentang selokan yang kotor di buku hariannya.
4. Permainan tepuk bulu mengajarkan kerjasama.
5. Kata “kok” dalam cerita berarti kata tanya.

D. Pilihan Ganda Kompleks (5 Soal)

Pilihlah dua (2) jawaban yang benar pada setiap soal!

1. Berikut ini pasangan urutan kejadian yang benar sesuai cerita adalah …
A. Kok menari – anak-anak bermain
B. Kok jatuh – Leli membersihkan
C. Angin berbisik – Kok mengembang
D. Leli menulis – Kok ceria

2. Manakah yang termasuk majas personifikasi dalam cerita?
A. Bulu berkilau seperti tersenyum
B. Leli mengangkat Kok
C. Angin berbisik lembut
D. Kok terjatuh di selokan

3. Informasi yang sesuai dengan isi cerita tentang lingkungan sekitar adalah …
A. Lapangan rumput tempat bermain
B. Selokan yang bersih
C. Angin yang bersahabat
D. Tali yang putus

4. Sikap Leli yang patut dicontoh adalah …
A. Membiarkan Kok kotor
B. Membersihkan Kok yang jatuh
C. Menulis pengalaman menarik
D. Bermain sendiri

5. Kata yang muncul dalam cerita adalah …
A. Kok
B. Tepok
C. Ayam
D. Tali

E. Essay (2 Soal)

Jawablah pertanyaan berikut dengan uraian yang jelas!
  1. Tuliskan dua hal menarik di lingkungan sekitar yang disebutkan dalam cerita “Tepuk Bulu”! Jelaskan mengapa kedua hal tersebut menarik menurutmu!
  2. Buatlah satu kalimat majas personifikasi tentang angin di lingkungan sekolahmu! Kemudian jelaskan maksud kalimat tersebut!
Kunci Jawaban:
  1. Dua hal menarik di lingkungan sekitar dalam cerita “Tepuk Bulu” adalah:
    • Kok (bulu ayam) yang ceria – Menarik karena bulu tersebut seolah mempunyai perasaan dan bisa menari ditiup angin, sehingga permainan menjadi lebih seru.
    • Angin yang bersahabat – Menarik karena angin digambarkan seperti teman yang membantu dan berbisik lembut, membuat suasana bermain menyenangkan.
  2. Contoh jawaban benar:
    • Kalimat personifikasi: “Angin sekolahku berbisik riang di sela-sela daun pohon mangga.”
    • Penjelasan maksud: Kalimat itu bermaksud menggambarkan bahwa angin bertiup pelan dan terus-menerus di antara daun-daun pohon mangga sehingga seolah-olah angin sedang berbicara atau bernyanyi dengan riang. Ini membuat suasana di sekolah terasa sejuk dan ceria.