Soal HOTS Bahasa Indonesia Kelas 4 tentang Lihat Sekitar

Berikut adalah soal HOTS Bahasa Indonesia kelas 4 SD/MI kurikulum merdeka, dengan tujuan pembelajaran:
  • Memaknai kosakata baru mengenai hal-hal menarik di lingkungan sekitar
  • Memahami instruksi lisan yang berkaitan dengan hal-hal menarik di lingkungan sekitar
  • menulis teks deskripsi.
  • Menulis teks argumentasi
  • Menggunakan kaidah kebahasaan: awalan ‘ber-’
Soal HOTS Kelas 4 SD/MI Bahasa Indonesia: Lihat Sekitar

Contoh Soal HOTS Bahasa Indonesia Kelas 4 tentang Lihat Sekitar

Soal Pertama

Stimulus Cerita:

“Awas!”

Setiap pagi, Asfa mengayuh sepedanya menuju sekolah. Ia selalu memakai helm pengaman karena ibunya mengingatkan pentingnya keselamatan. Di perjalanan, Asfa melewati pertigaan yang mempunyai lampu lalu lintas. Suatu hari, lampu menunjukkan warna merah. Asfa segera mengerem sepedanya dengan sigap. Tiba-tiba, terdengar suara klakson keras dari belakang. Sebuah mobil hendak menyalip, namun Asfa tetap berhenti karena tahu aturan.

Pengendara mobil itu terburu-buru dan melanggar lampu merah. Asfa hanya bisa menggeleng melihat ketidaksabaran orang tersebut. Ia ingat cerita ayahnya tentang kecelakaan akibat melanggar rambu lalu lintas. "Awas! Jangan main-main di jalan raya," pesan ayah. Asfa pun semakin berhati-hati.

Tak jauh dari pertigaan, Asfa melihat seorang anak kecil yang hendak menyeberang di tempat yang salah. Dengan sigap, Asfa menghampiri dan mengingatkan. "Awas, nak! Menyeberanglah di zebra cross. Lihat lampu lalu lintas dulu." Anak itu tersenyum dan berterima kasih. Asfa merasa senang bisa membantu.

Sesampainya di sekolah, Asfa menceritakan kejadian itu kepada teman-temannya. Mereka sepakat bahwa rambu lalu lintas dan sikap sigap sangat penting untuk keselamatan. Asfa berpesan, "Jangan lupa pakai helm dan patuhi lampu lalu lintas. Lebih baik terlambat daripada celaka."

A. Pilihan Ganda (5 soal)

1. Apa yang dilakukan Asfa saat melihat lampu merah?
a. Mengayuh cepat
b. Mengerem sepeda
c. Membunyikan klakson
d. Melepas helm

2. Mengapa Asfa memakai helm setiap pagi?
a. Supaya terlihat keren
b. Karena ibunya memaksa
c. Demi keselamatan
d. Supaya tidak ditilang

3. Urutan peristiwa yang benar berdasarkan cerita adalah …
a. Mengerem di lampu merah – melihat anak kecil – mengingatkan 
b. Melihat anak kecil – mengerem di lampu merah – mengingatkan
c. Mengingatkan anak kecil – mengerem – melihat lampu merah
d. Melihat lampu merah – mengingatkan anak kecil – mengerem

4. Sikap Asfa terhadap pengendara mobil yang melanggar lampu merah adalah …
a. Marah dan mengejar
b. Menghampiri dan menegur
c. Membiarkan saja
d. Menggelengkan kepala  
 
5. Apa pesan utama cerita "Awas!" tersebut?
a. Jangan terburu-buru ke sekolah
b. Patuhi rambu lalu lintas
c. Sepeda lebih aman dari mobil
d. Anak kecil harus ditemani

B. Menjodohkan (5 soal)

Pasangkanlah kata istilah dengan makna yang tepat!
Kata Makna
1. Sigap a. Alat bunyi pada kendaraan
2. Helm b. Bergerak cepat dan tanggap
3. Mengayuh c. Penutup kepala pelindung
4. Klakson d. Mendorong pedal sepeda
5. Lampu lalu lintas e. Alat pengatur lalu lintas dengan warna
f. Alat pengereman

Kunci Jawaban:
  1. b
  2. c
  3. d
  4. a
  5. e

C. Benar atau Salah (5 soal)

Berdasarkan cerita, beri tanda centang (✓) pada kolom Benar atau Salah!
Pernyataan Benar Salah
1. Asfa mengendarai sepeda motor ke sekolah.
2. Lampu lalu lintas berwarna hijau saat Asfa mengerem.
3. Tujuan Asfa mengingatkan anak kecil adalah supaya anak itu selamat.
4. Suara klakson berasal dari mobil yang hendak menyalip.
5. Asfa melanggar lampu merah karena terburu-buru.

D. Pilihan Ganda Kompleks (5 soal)

Pilihlah dua jawaban yang benar pada setiap soal!

1. Tindakan sigap Asfa dalam cerita adalah …
a. Mengerem saat lampu merah
b. Mengayuh sepeda cepat
c. Menghampiri anak kecil
d. Membunyikan klakson keras 
 
2. Berikut manfaat memakai helm menurut cerita adalah … 
a. Terlihat gagah 
b. Terhindar dari tilang 
c. Melindungi kepala 
d. Aman dari kecelakaan

3. Urutan perilaku benar Asfa di lampu merah adalah …
a. Melihat lampu merah
b. Mengerem dengan sigap
c. Melanjutkan mengayuh
d. Membunyikan klakson

4. Hal yang dilakukan Asfa setelah sampai di sekolah …
a. Lupa kejadian
b. Berpesan tentang helm
c. Marah pada teman
d. Menceritakan kejadian 

5. Alasan Asfa tidak menyeberang di sembarang tempat adalah …
a. Takut pada polisi
b. Lampu lalu lintas merah
c. Ada zebra cross 
d. Ingin cepat sampai

E. Essay (2 soal)

  1. Jelaskan dua nilai moral yang dapat kamu petik dari cerita "Awas!" berkaitan dengan rambu lalu lintas!
  2. Jika kamu menjadi Asfa, bagaimana sikapmu saat melihat pengendara mobil melanggar lampu merah? Tuliskan alasanmu!
Kunci Jawaban:
  1. Nilai moral yang mungkin:
    • Patuh pada aturan lalu lintas (berhenti saat lampu merah)
    • Peduli keselamatan orang lain (mengingatkan anak kecil menyeberang di zebra cross)
    • Sigap dalam situasi darurat
  2. Contoh jawaban: Sikap saya tetap mematuhi lampu merah, tidak ikut-ikutan melanggar. Saya bisa mengingatkan pengendara dengan sopan atau mencatat nomor polisinya jika membahayakan. Alasan: keselamatan lebih utama daripada kecepatan, dan melanggar aturan dapat menyebabkan kecelakaan.

Selanjutnya ke soal kedua

Soal Kedua

Stimulus Cerita:

"Jauh dan Dekat"

Transportasi tradisional seperti dokar dan delman masih bisa kita jumpai di beberapa daerah. Kendaraan beroda dua ini ditarik oleh kuda dan biasa digunakan untuk bepergian jarak dekat. Meskipun lambat, banyak orang menyukai pengalaman berwisata menggunakan delman karena suasananya yang asri dan tidak terburu-buru. Di wilayah perairan, perahu dan sampan menjadi andalan masyarakat untuk beraktivitas. Perahu bertenaga dayung ini memungkinkan mereka menjangkau tempat-tempat yang tidak bisa dilewati kendaraan darat.

Sebaliknya, transportasi modern seperti pesawat dan kereta menawarkan kecepatan dan efisiensi. Dengan pesawat, seseorang dapat bepergian antar pulau hanya dalam hitungan jam. Kereta api pun menjadi pilihan favorit untuk perjalanan antarkota karena nyaman dan tepat waktu. Namun, kemajuan ini seringkali membuat manusia kehilangan momen berharga dalam perjalanan. Kesibukan dan target waktu membuat mereka lupa menikmati pemandangan di sekitar. Akibatnya, jarak yang dekat terasa jauh karena hati tidak terlibat, sementara jarak yang jauh bisa terasa dekat jika disikapi dengan penuh kesadaran.

Penggunaan kendaraan pribadi sebaiknya dikurangi demi kelestarian lingkungan. Beralih ke transportasi umum seperti kereta dan bus kota merupakan langkah bijak. Selain mengurangi kemacetan, kita juga turut berpartisipasi dalam menekan polusi udara. Dengan bersepeda atau berjalan kaki untuk jarak dekat, tubuh kita menjadi lebih sehat. Jadi, memilih moda transportasi bukan hanya soal kecepatan, tetapi juga dampaknya bagi diri sendiri dan bumi.

A. Pilihan Ganda (5 soal)

1. Apa tujuan utama teks argumentasi "Jauh dan Dekat"?
a. Menceritakan pengalaman
b. Meyakinkan pembaca
c. Mendeskripsikan tempat
d. Menghibur pembaca

2. Kata "berwisata" dalam paragraf 1 mempunyai makna …
a. Melakukan wisata
b. Tempat wisata
c. Hasil wisata
d. Orang yang wisata

3. Urutan argumen penulis dalam teks tersebut yang tepat adalah …
a. Kelebihan transportasi modern – kelemahan transportasi tradisional – ajakan beralih
b. Pengalaman naik delman – kecepatan pesawat – mengurangi kendaraan pribadi
c. Transportasi tradisional – transportasi modern – argumen pengurangan kendaraan pribadi
d. Dokar dan delman – pesawat dan kereta – polusi udara

4. Kalimat berikut yang menggunakan awalan 'ber-' dengan benar sesuai konteks teks adalah …
a. Ayah berkendara motor ke kantor
b. Mereka berjalan kaki bersama
c. Kami bersepeda tadi pagi
d. Adik bermain bola di lapangan

5. Berdasarkan teks, manakah pernyataan yang paling mendukung argumen penulis?
a. Pesawat lebih baik dari kereta
b. Kurangi kendaraan pribadi
c. Perahu lebih lambat dari sampan
d. Kereta lebih nyaman dari pesawat

B. Menjodohkan (5 soal)

Pasangkanlah pernyataan di kolom A dengan jawaban yang tepat di kolom B!
Kolom A Kolom B
1. Moda transportasi tradisional yang ditarik kuda a. Kereta
2. Kendaraan air tradisional bertenaga dayung b. Dokar/delman
3. Transportasi modern untuk antar pulau dengan cepat c. Perahu/sampan
4. Awalan 'ber-' pada kata 'berpergian' berarti… d. Melakukan pergian
5. Alasan utama penulis mengajak mengurangi kendaraan pribadi e. Kelestarian lingkungan
f. Pesawat

Kunci Jawaban:
  1. b
  2. c
  3. f
  4. d
  5. e

C. Benar atau Salah (5 soal)

Berdasarkan teks "Jauh dan Dekat", beri tanda centang (✓) pada kolom Benar atau Salah!
Pernyataan Benar Salah
1. Dokar dan delman termasuk transportasi tradisional.
2. Penulis berargumen bahwa pesawat lebih baik daripada kereta.
3. Kata 'beraktivitas' dalam paragraf 1 mengandung awalan 'ber-' yang berarti melakukan aktivitas.
4. Menurut teks, jarak yang dekat bisa terasa jauh karena hati tidak terlibat.
5. Penulis menyarankan untuk selalu menggunakan kendaraan pribadi.

D. Pilihan Ganda Kompleks (5 soal)

Pilihlah dua jawaban yang paling benar!

1. Berdasarkan teks, kendaraan tradisional yang disebut adalah …
a. Dokar
b. Delman 
c. Pesawat
d. Kereta

2. Keuntungan menggunakan transportasi umum menurut penulis adalah …
a. Mengurangi kemacetan
b. Lebih murah
c. Menekan polusi udara
d. Lebih nyaman

3. Kata berawalan 'ber-' yang terdapat dalam teks dan bermakna 'melakukan kegiatan' adalah …
a. Berwisata
b. Beraktivitas
c. Berpindah
d. Berhenti

4. Manakah pernyataan yang sesuai dengan isi paragraf 2?
a. Pesawat membuat perjalanan antar pulau cepat
b. Jarak dekat terasa dekat jika hati terlibat
c. Perjalanan modern membuat manusia kehilangan momen
d. Delman lebih nyaman dari kereta

5. Dampak positif jika mengurangi kendaraan pribadi menurut teks adalah …
a. Mengurangi biaya
b. Menghemat waktu
c. Tubuh lebih sehat
d. Menekan polusi udara 

E. Essay (2 soal)

  1. Tuliskan sebuah paragraf argumentasi singkat (minimal 4 kalimat) yang berisi pendapatmu tentang pentingnya melestarikan transportasi tradisional seperti dokar, delman, perahu, atau sampan. Gunakan minimal dua kata berawalan 'ber-' dalam paragrafmu!
  2. Jelaskan perbedaan makna kata 'berpergian' dan 'mempergian' berdasarkan awalan 'ber-' dan 'me-'. Berikan masing-masing satu contoh kalimat! Kemudian, kaitkan dengan isi teks "Jauh dan Dekat" tentang pengalaman bepergian menggunakan transportasi!
Kunci Jawaban:
  1. Contoh jawaban: "Transportasi tradisional seperti dokar dan delman sebaiknya tetap dilestarikan. Kita dapat berwisata dengan delman sambil menikmati udara segar. Masyarakat juga beraktivitas menggunakan perahu untuk menjangkau daerah terpencil. Dengan melestarikannya, kita turut menjaga warisan budaya bangsa."
  2. Contoh jawaban: 'Berpergian' berarti melakukan perjalanan (awalan 'ber-' menyatakan 'melakukan'), contoh: "Ayah berpergian ke Bandung naik kereta." 'Mempergian' berarti membuat atau menyuruh orang lain pergi (awalan 'me-'+pergi+kan), contoh: "Ibu mempergian adik ke rumah nenek." Dalam teks "Jauh dan Dekat", kata 'berpergian' muncul saat menggambarkan pengalaman menggunakan pesawat atau kereta. Penulis menekankan bahwa berpergian dengan transportasi modern memang cepat, tetapi sering membuat kita kehilangan momen karena terburu-buru. Sementara itu, berpergian dengan delman atau perahu justru terasa dekat karena hati terlibat menikmati perjalanan.

Selanjutnya ke soal ketiga

Soal Ketiga:

Stimulus Cerita:

Rute ke Sekolah

Fatimah mendapat tugas dari guru Bahasa Indonesia kelas 4 untuk menulis teks deskripsi tentang rute dari rumahnya ke sekolah. Fatimah belum hafal betul jalannya, karena biasanya diantar ayah. Ia pun bertanya pada kakaknya, Sabqie. Sabqie tersenyum dan memberikan instruksi lisan dengan sabar.

"Rute dari rumah kita ke sekolah, Fatimah. Mulai dari titik awal, yaitu halaman rumah. Setelah keluar gerbang, jalan lurus dulu sekitar 100 meter. Kamu akan menemukan pertigaan. Di pertigaan itu, kamu harus berbelok ke kiri. Lalu jalan terus sampai menemukan lampu merah. Di lampu merah, kamu menyeberang ke seberang jalan. Setelah menyeberang, kamu berbelok ke kanan. Dari situ, jalan lurus lagi sekitar 50 meter, dan sekolah berada di sebelah kiri jalan. Itu titik tujuannya."

Fatimah mendengarkan dengan saksama. Ia lalu menuliskan instruksi tersebut dalam paragraf deskripsi yang runtut. Ia menggunakan kata-kata seperti 'lurus', 'berbelok', 'menyeberang', 'di sebelah', 'start' dari rumah, dan 'finis' di sekolah. Fatimah pun berlatih memandu temannya yang baru pindah, dengan menjelaskan rute yang sama. Dengan begitu, Fatimah memahami betapa pentingnya kosakata arah untuk memudahkan seseorang mencapai tujuan.

A. 5 Soal Pilihan Ganda

1. Setelah keluar gerbang, langkah pertama yang harus dilakukan Fatimah adalah …
a. berbelok kiri
b. lurus
c. menyeberang
d. belok kanan

2.  Perhatikan langkah berikut:
1. berbelok ke kiri
2. menyeberang di lampu merah
3. berbelok ke kanan
4. jalan lurus
Urutan yang benar setelah keluar gerbang adalah …
a. 1-2-4-3
b. 1-4-2-3
c. 4-2-1-3
d. 4-1-2-3
 
3. Jika Fatimah lupa berbelok ke kiri di pertigaan dan terus lurus, apa yang akan terjadi?
a. sampai di sekolah lebih cepat
b. sampai di lampu merah tanpa melewati pertigaan
c. tersesat karena tidak sesuai rute
d. tetap sampai karena lurus terus

4. Menurutmu, mengapa Sabqie menyebutkan 'titik awal' dan 'titik tujuan' dalam instruksinya?
a. supaya terdengar ilmiah
b. supaya Fatimah tahu start dan finis
c. karena itu kata kunci wajib
d. supaya rute lebih panjang

5. Kata 'menyeberang' dalam teks berarti …
a. berjalan di pinggir
b. berpindah dari satu sisi ke sisi lain jalan
c. berbelok arah
d. berjalan lurus

B. 5 Soal Menjodohkan

Petunjuk: Pasangkanlah pernyataan di kolom A dengan jawaban yang tepat di kolom B!
Kolom A Kolom B
1. Titik awal a. Jalan yang harus ditempuh dari start ke finis
2. Berbelok b. Posisi sekolah terhadap jalan setelah belok kanan
3. Menyeberang c. Lurus terus sampai tujuan
4. Rute d. Berpindah ke sisi lain jalan
5. Di sebelah e. Mengubah arah dari lurus ke kiri atau kanan
f. Tempat dimulainya perjalanan

Kunci Jawaban:
  1. f
  2. e
  3. d
  4. a
  5. b

C. 5 Soal Benar/Salah

Petunjuk: Beri tanda centang (✓) pada kolom Benar atau Salah!
Pernyataan Benar Salah
1. Setelah menyeberang, Fatimah harus berbelok ke kiri.
2. Sekolah terletak di sebelah kanan jalan dari arah rumah.
3. Kata 'start' dalam teks merujuk pada halaman rumah.
4. Jika Fatimah berbelok kanan di pertigaan, dia akan lebih cepat sampai ke sekolah.
5. Instruksi Sabqie termasuk contoh instruksi lisan.

D. 5 Soal Pilihan Ganda Kompleks

Pilihlah dua jawaban yang paling benar!

1. Perhatikan urutan rute setelah keluar gerbang:
1) lurus, 2) belok kiri, 3) menyeberang, 4) belok kanan, 5) lurus sampai sekolah.
Langkah yang dilakukan Fatimah setelah menyeberang adalah …
a. lurus (langkah 1)
b. belok kiri lagi
c. belok kanan
d. lurus sampai sekolah

2. Kata kunci yang menunjukkan titik awal dan titik akhir dalam teks adalah …
a. start
b. finis
c. rute
d. lokasi

3. Manakah pernyataan yang benar tentang instruksi Sabqie?
a. Instruksi disampaikan secara lisan.
b. Sekolah berada di sebelah kanan jalan.
c. Terdapat empat kali belokan dalam rute.
d. Rute melewati lampu merah.

4. Hal yang harus diperhatikan supaya tidak tersesat saat mengikuti rute adalah …
a. mengingat urutan berbelok
b. berlari cepat
c. memperhatikan lampu merah
d. membawa bekal

5. Berdasarkan teks, fungsi dari menulis teks deskripsi rute adalah …
a. melatih kosakata arah
b. memudahkan orang lain mencapai tujuan
c. membuat cerita fiksi
d. menghafal nama jalan

E. 2 Soal Essay

  1. Buatlah teks deskripsi singkat (3–5 kalimat) tentang rute dari rumahmu ke sekolah atau ke tempat ibadah terdekat. Gunakan minimal 3 kosakata arah (lurus, berbelok, menyeberang, di sebelah, dll.) serta sebutkan titik awal dan titik tujuan secara jelas.
  2. Jika kamu menjadi Fatimah, bagaimana cara kamu memandu teman yang baru pindah supaya tidak salah jalan? Jelaskan langkah-langkah yang akan kamu lakukan selain memberikan instruksi lisan (misalnya dengan media lain atau strategi tertentu). Berikan alasan mengapa langkah itu penting.
Kunci Jawaban:

1. Contoh Jawaban yang Diharapkan:
"Titik awal perjalanan adalah halaman rumahku. Aku keluar gerbang lalu berjalan lurus menyusuri gang sampai pertigaan. Di pertigaan, aku berbelok ke kanan. Setelah itu, aku menyeberang di zebra cross dekat warung. Sekolahku berada di sebelah kiri jalan, tepat setelah lampu merah. Itulah titik tujuanku."

2. Contoh Jawaban yang Diharapkan:
"Selain memberikan instruksi lisan, saya akan melakukan langkah-langkah berikut:
  • Membuat gambar peta sederhana yang menunjukkan rute dari titik awal ke titik tujuan, lengkap dengan tanda panah arah. Alasan: Peta membantu teman melihat gambaran visual sehingga lebih mudah mengingat urutan jalan.
  • Memberi tanda pada titik-titik penting, misalnya 'di pertigaan ini belok kiri' atau 'di pohon mangga itu lurus terus'. Alasan: Dengan tanda nyata di lapangan, teman tidak mudah bingung karena bisa mencocokkan dengan instruksi.
  • Merekam suara instruksi di ponsel supaya teman bisa memutar ulang saat di perjalanan. Alasan: Instruksi lisan bisa dilupakan, rekaman suara bisa didengarkan berulang kali."