Soal HOTS Pendidikan Pancasila Kelas 5 Norma dalam Kehidupanku
Berikut adalah soal HOTS Pendidikan Pancasila kelas 5 SD/MI kurikulum merdeka, dengan tujuan pembelajaran:
- Mengidentifikasi bentuk-bentuk norma, hak, dan kewajiban dalam kedudukannya sebagai anggota keluarga, warga sekolah, dan warga negara dan menunjukkan contoh-contohnya.
- Menyajikan hasil identifikasi bentuk-bentuk norma, hak, dan kewajiban dalam kedudukannya sebagai anggota keluarga, warga sekolah, dan warga negara.
- Mempraktikan norma, hak, dan kewajiban dalam kedudukan sebagai anggota keluarga, warga sekolah, dan warga negara.
- Mempraktikkan musyawarah dalam kehidupan keluarga dan sekolah.
- Mensimulasikan kegiatan musyawarah yang ada di lingkungan masyarakat.
Contoh Soal HOTS Pendidikan Pancasila Kelas 5 tentang Norma dalam Kehidupanku
Soal Pertama
Stimulus Cerita:
Puji dan Penerapan Norma, Hak, dan Kewajiban
Puji adalah murid kelas 5 SD Mulia Bangsa. Setiap pagi sebelum berangkat sekolah, Puji selalu membantu ibu menyapu halaman dan merapikan tempat tidur. Ayahnya mengajarkan Puji untuk selalu berbicara sopan dan meminta izin jika hendak pergi. Di rumah, Puji juga mendapat hak untuk belajar, bermain, dan makan bersama keluarga.
Di sekolah, Puji mempunyai kewajiban mengikuti pelajaran dengan baik, mengerjakan tugas tepat waktu, dan menjaga kebersihan kelas. Ia juga berhak menggunakan perpustakaan, mendapatkan nilai dari guru, dan bermain saat istirahat. Norma yang berlaku di sekolah adalah antre ketika membeli makanan di kantin, berpakaian seragam rapi, dan tidak menyontek saat ujian.
Sebagai warga negara Indonesia, Puji sudah memahami bahwa ia wajib mematuhi peraturan lalu lintas ketika naik kendaraan, menjaga lingkungan sekitar, dan ikut serta dalam kerja bakti. Haknya sebagai warga negara antara lain mendapatkan perlindungan hukum, memperoleh pendidikan dasar, dan mendapatkan pelayanan kesehatan. Puji juga belajar bahwa norma agama mengajarkan untuk jujur dan tolong-menolong.
Suatu hari, Puji melihat temannya, Jaka, membuang bungkus jajanan di lantai kelas. Puji pun menegur Jaka dengan sopan, “Jaka, membuang sampah sembarangan melanggar norma sekolah, dan itu bukan kewajiban kita sebagai warga sekolah. Seharusnya sampah dibuang di tong sampah.” Jaka tersadar, lalu memungut sampah tersebut dan membuangnya pada tempatnya. Puji merasa senang karena telah mengingatkan teman dengan cara yang baik.
A. Pilihan Ganda (6 Soal)
Petunjuk: Pilihlah satu jawaban yang paling benar!
1. Berdasarkan cerita, bentuk norma yang berlaku di sekolah Puji adalah…
a. Berbicara sopanb. Antre di kantinc. Kerja baktid. Meminta izin
2. Perhatikan pernyataan berikut!
Manakah yang merupakan kewajiban Puji sebagai anggota keluarga?(1) Puji membantu menyapu halaman(2) Puji mendapat makan bersama keluarga(3) Puji meminta izin kepada ayah(4) Puji menggunakan perpustakaan sekolah
a. (1) dan (2)b. (2) dan (4)c. (1) dan (3)d. (3) dan (4)
3. Perhatikan peristiwa berikut!
Urutan peristiwa yang benar ketika Puji menegur Jaka adalah…1. Jaka memungut sampah2. Puji menegur Jaka dengan sopan3. Jaka membuang sampah di lantai4. Puji merasa senang
a. 1-2-3-4b. 2-3-1-4c. 3-2-1-4d. 3-1-2-4
4. Jika Puji tidak mengerjakan tugas tepat waktu di sekolah, hal yang paling mungkin terjadi adalah…
a. Puji mendapat nilai bagusb. Puji kehilangan hak bermainc. Puji tidak boleh ke perpustakaand. Puji tetap mendapat pujian dari guru
5. Berdasarkan cerita, hak Puji sebagai warga negara yang diperolehnya adalah…
a. Membantu ibu menyapub. Menegur teman yang salahc. Mengikuti upacara benderad. Mendapatkan pelayanan kesehatan
6. Perhatikan gambar berikut!
Peristiwa pada gambar termasuk norma ….a. agamab. hukumc. kesopanand. kebiasaan
B. Menjodohkan (5 Soal)
Petunjuk: Jodohkan pernyataan di kolom A dengan jawaban yang tepat di kolom B!
| Kolom A | Kolom B |
|---|---|
| 1. Kewajiban Puji di rumah | a. Mendapat nilai |
| 2. Hak Puji di sekolah | b. Membantu menyapu |
| 3. Norma yang dilakukan Puji saat menegur Jaka | c. Berbicara sopan |
| 4. Kewajiban Puji sebagai warga negara | d. Membayar pajak |
| 5. Hak Puji sebagai anak | e. Mematuhi rambu lalu lintas |
| f. Mendapat perlindungan hukum |
Kunci Jawaban:
- b
- a
- c
- e
- f
C. Benar atau Salah (5 Soal)
Petunjuk: Berilah tanda centang (✓) pada kolom Benar atau Salah sesuai pernyataan berdasarkan cerita!
| Pernyataan | Benar | Salah |
|---|---|---|
| 1. Puji berkewajiban merapikan tempat tidur setiap pagi. | ✓ | |
| 2. Hak Puji sebagai warga negara adalah membuang sampah pada tempatnya. | ✓ | |
| 3. Norma di sekolah Puji melarang murid menyontek saat ujian. | ✓ | |
| 4. Jaka membuang sampah di lantai kelas, itu merupakan contoh pelaksanaan hak. | ✓ | |
| 5. Puji mempraktikkan norma dengan menegur Jaka secara sopan. | ✓ |
D. Pilihan Ganda Kompleks (5 Soal)
Petunjuk: Pilihlah dua jawaban yang paling benar dari setiap soal!
1. Berikut yang merupakan kewajiban Puji sebagai warga sekolah adalah…
a. Mendapat nilaib. Mengerjakan tugasc. Bermain saat istirahatd. Menjaga kebersihan kelas
2. Manakah urutan yang benar tentang langkah mempraktikkan norma antre di kantin?
a. Datang – menyela antrean – membayarb. Datang – berdiri di belakang – melayanic. Mengantre – memotong antrean – membayard. Mengantre – menunggu giliran – membayar
3. Hak Puji sebagai warga negara yang disebut dalam cerita adalah…
a. Membayar pajakb. Mematuhi rambu lalu lintasc. Mendapat perlindungan hukumd. Memperoleh pendidikan dasar
4. Dari cerita tersebut, tindakan yang mencerminkan penerapan norma agama adalah…
a. Puji berbicara sopan kepada ayahb. Puji membantu ibu menyapuc. Puji menegur Jaka dengan jujurd. Puji tolong-menolong dengan teman
5. Hak Puji sebagai anak di rumah adalah…
a. Meminta izin sebelum pergib. Mendapat kasih sayangc. Belajar dengan tenangd. Membantu ibu menyapu
E. Essay (2 Soal)
Petunjuk: Jawablah pertanyaan berikut dengan uraian yang jelas dan tepat!
- Berdasarkan cerita “Puji dan Penerapan Norma, Hak, dan Kewajiban”, identifikasilah masing-masing satu contoh norma, hak, dan kewajiban Puji sebagai warga sekolah! Jelaskan alasan mengapa contoh tersebut termasuk norma, hak, atau kewajiban!
- Jika kamu menjadi Puji, berikan masing-masing satu contoh konkret bagaimana cara kamu mempraktikkan kewajiban sebagai anggota keluarga dan hak sebagai warga negara dalam kehidupan sehari-hari (tidak harus dari cerita)!
Kunci jawaban:
- Pedoman jawaban nomor 1:
- Norma: Tidak menyontek saat ujian (karena aturan yang harus dipatuhi).
- Hak: Menggunakan perpustakaan (karena fasilitas yang diperoleh).
- Kewajiban: Mengerjakan tugas tepat waktu (karena harus dilakukan).
- (Alternatif: antre di kantin, mendapat nilai, menjaga kebersihan kelas, dll.)
- Pedoman jawaban nomor 2:
- Kewajiban sebagai anggota keluarga: Misalnya membantu orang tua membersihkan rumah, merapikan kamar sendiri, atau menjaga adik.
- Hak sebagai warga negara: Misalnya mendapatkan pendidikan gratis di sekolah, menggunakan fasilitas kesehatan di puskesmas, atau mendapatkan perlindungan dari bahaya.
Soal Kedua
Stimulus Cerita:
Musyawarah Keluarga, Sekolah, dan Masyarakat
Keluarga Joko sedang merencanakan liburan akhir tahun. Ayah mengusulkan pergi ke gunung, Ibu menginginkan pantai, sedangkan Joko ingin ke rumah nenek di desa. Mereka duduk bersama di ruang keluarga. Joko mengemukakan pendapatnya dengan santun, "Ayah, Ibu, ke rumah nenek selain liburan juga bisa berkumpul dengan sepupu-sepupu. Kita bisa belajar gotong royong di desa." Setelah berdiskusi dan mempertimbangkan semua usul, akhirnya mereka sepakat pergi ke rumah nenek. Keputusan diambil secara mufakat tanpa ada yang merasa terpaksa.
Di sekolah, kelas 5 akan mengadakan lomba kebersihan antarruang. Bu Guru Pendidikan Pancasila kelas 5 mengajak semua murid bermusyawarah menentukan bentuk lombanya. Ayu mengusulkan lomba antar kelompok belajar, sedangkan Andri mengusulkan lomba antar meja. Beberapa murid lain ikut memberikan pendapat. Setelah diskusi yang alot, mereka sepakat memilih lomba antar kelompok belajar karena dinilai lebih adil dan merata. Semua murid bersalaman dan berjanji akan melaksanakan keputusan bersama.
Di lingkungan RT 03, warga bermusyawarah tentang perbaikan jalan rusak. Pak RT memimpin jalannya musyawarah. Ada yang mengusulkan iuran dana, ada yang mengusulkan kerja bakti setiap Sabtu. Setelah mendengar semua usulan, Pak RT mengajak warga untuk mempertimbangkan kemampuan bersama. Akhirnya disepakati sistem gotong royong setiap Sabtu pagi. Pak RT mengingatkan bahwa hasil musyawarah harus dilaksanakan dengan tanggung jawab.
A. Pilihan Ganda (6 soal)
Petunjuk: Pilihlah satu jawaban yang paling tepat!
1. Musyawarah dalam cerita di atas adalah ….
a. diskusi mencari kesepakatan bersamab. adu argumen tanpa mendengar orang lainc. memaksakan kehendak kepada anggotad. diam saja saat rapat berlangsung
2. Jika keluarga Joko tidak bermusyawarah, kemungkinan yang terjadi adalah ….
a. liburan menjadi lebih menyenangkanb. salah satu anggota merasa terpaksac. tidak perlu memilih tempat liburand. ayah selalu memutuskan sendiri
3. Dari ketiga musyawarah dalam cerita, keputusan yang paling mencerminkan mufakat tanpa paksaan adalah ….
a. memilih ke gunungb. iuran dana perbaikan jalanc. pergi ke rumah nenekd. kerja bakti setiap Sabtu
4. Perhatikan kegiatan berikut!
Urutan langkah musyawarah yang benar berdasarkan cerita adalah ….1. Mengusulkan pendapat2. Menyepakati hasil3. Mempertimbangkan usulan4. Memimpin musyawarah
a. 4-1-3-2b. 1-3-2-4c. 3-1-4-2d. 2-4-1-3
5. Contoh musyawarah di sekolah pada cerita adalah ….
a. memilih tempat liburanb. lomba kebersihan antarruangc. kerja bakti Sabtu pagid. berkumpul dengan sepupu
6. Perhatikan gambar berikut!
Pada gambar, musyawarah dilakukan untuk membahas ....
a. Memilih juara lombab. Membeli alat musikc. Menentukan ketua RTd. Menyusun jadwal piket
B. Menjodohkan (5 soal)
Petunjuk: Jodohkan pernyataan di kolom A dengan jawaban yang tepat di kolom B!
| Kolom A | Kolom B |
|---|---|
| 1. Sikap Joko saat mengemukakan pendapat | a. Gotong royong setiap Sabtu |
| 2. Hasil musyawarah keluarga Joko | b. Lomba antar kelompok belajar |
| 3. Hasil musyawarah di lingkungan RT 03 | c. Santun dan tidak memaksa |
| 4. Usulan Ayu dalam musyawarah kelas | d. Pergi ke rumah nenek |
| 5. Tugas pemimpin musyawarah menurut cerita | e. Memilih pantai sebagai tujuan |
| f. Memfasilitasi diskusi dan mengambil kesimpulan |
Kunci Jawaban:
- c
- d
- a
- b
- f
C. Benar atau Salah (5 soal)
Petunjuk: Berilah tanda centang (✓) pada kolom Benar atau Salah pada setiap pernyataan!
| Pernyataan | Benar | Salah |
|---|---|---|
| 1. Dalam musyawarah, pendapat anak tidak perlu didengarkan. | ✓ | |
| 2. Musyawarah di kelas 5 berhasil karena semua murid memberikan usulan dan bersedia menerima keputusan bersama. | ✓ | |
| 3. Hasil musyawarah boleh tidak dilaksanakan jika tidak sesuai keinginan pribadi. | ✓ | |
| 4. Pak RT memimpin musyawarah dengan memaksakan usulannya sendiri. | ✓ | |
| 5. Keputusan ke rumah nenek diambil karena hanya Joko yang bersikeras. | ✓ |
D. Pilihan Ganda Kompleks (5 soal)
Petunjuk: Pilihlah dua jawaban yang paling benar dari setiap soal!
1. Faktor yang membuat musyawarah keluarga Joko berhasil adalah ….
a. semua anggota memaksakan pendapatb. Joko menyampaikan usul dengan santunc. ayah langsung memutuskan sendirid. mereka mempertimbangkan semua usulan
2. Manfaat musyawarah dalam menentukan lomba kebersihan adalah ….
a. keputusan diterima semua muridb. membuat sebagian murid kecewac. melatih tanggung jawab bersamad. hanya guru yang berhak menentukan
3. Ciri-ciri musyawarah yang sehat berdasarkan cerita adalah ….
a. ada pemimpin yang memfasilitasib. suara terbanyak selalu menangc. peserta bebas berpendapat santund. anak-anak tidak boleh bicara
4. Perhatikan kegiatan berikut!
Dari langkah-langkah berikut, dua langkah yang harus dilakukan pertama kali dalam musyawarah adalah ….1. Menyepakati hasil2. Mengusulkan pendapat3. Memimpin dan membuka musyawarah4. Mengevaluasi pelaksanaan
a. 1b. 2c. 3d. 4
5. Perilaku yang tidak sesuai dengan nilai musyawarah dalam cerita adalah ….
a. Pak RT mendengar semua usulanb. Joko memotong pembicaraan ayahc. murid berjabat tangan setelah sepakatd. warga memaksakan iuran dana
E. Essay (2 soal)
- Berdasarkan cerita musyawarah RT 03 tentang perbaikan jalan, jika kamu menjadi Pak RT dan ada dua warga yang bersikeras ingin iuran dana saja (tidak mau kerja bakti), bagaimana cara kamu memimpin musyawarah supaya tetap mencapai mufakat? Jelaskan langkah-langkah yang akan kamu lakukan!
- Ceritakan sebuah pengalaman musyawarah di keluargamu (boleh nyata atau khayalan) untuk memutuskan satu hal penting! Tuliskan:
- Masalah yang dimusyawarahkan
- Siapa saja yang ikut
- Bagaimana proses musyawarahnya (usulan, pertimbangan, keputusan)
- Sikapmu saat pendapatmu tidak diterima.
Kunci Jawaban:
Soal Essay 1
Jawaban yang diharapkan:
Jika saya menjadi Pak RT, langkah-langkah yang akan saya lakukan supaya tetap mencapai mufakat:
- Mendengarkan alasan kedua warga dengan sabar mengapa mereka bersikeras memilih iuran dana (misalnya karena tidak punya waktu kerja bakti atau karena faktor kesehatan).
- Mengingatkan tujuan bersama yaitu untuk memperbaiki jalan rusak demi kenyamanan semua warga, bukan untuk menang sendiri.
- Mengajak kompromi dengan memberikan alternatif, misalnya:
- Warga yang ingin iuran boleh membayar iuran, tetapi tetap ikut memantau pekerjaan.
- Atau menggabungkan sistem: iuran dana untuk membeli material, dan kerja bakti untuk pengerjaan.
- Mengutamakan musyawarah mufakat dengan meminta pendapat warga lain sebagai penengah, lalu mengambil keputusan yang paling bisa diterima banyak pihak.
- Menegaskan bahwa hasil musyawarah wajib dilaksanakan dengan tanggung jawab, dan tidak ada pihak yang dirugikan.
Soal Essay 2
Jawaban yang diharapkan (contoh jawaban ideal):
- Masalah yang dimusyawarahkan: Memilih tempat wisata untuk liburan sekolah.
- Siapa saja yang ikut: Ayah, Ibu, kakak, dan saya.
- Proses musyawarah:
- Usulan: Ayah mengusulkan ke kebun binatang, Ibu mengusulkan ke pantai, saya mengusulkan ke museum, kakak mengusulkan ke pegunungan.
- Pertimbangan: Kami membahas biaya, jarak, waktu, dan kesukaan semua anggota. Saya memberi alasan mengapa museum baik untuk belajar. Setelah diskusi, kami memutuskan menggabungkan dua tempat dalam satu hari.
- Keputusan: Akhirnya sepakat ke kebun binatang dulu, lalu ke museum karena lokasinya berdekatan.
- Sikap saat pendapat tidak diterima: Pendapat saya (ke museum) tidak diterima sepenuhnya karena hanya setengah hari. Saya tetap menerima keputusan dengan lapang dada, karena saya tahu musyawarah mengutamakan kepentingan bersama, bukan keinginan sendiri.


