Soal HOTS Pendidikan Pancasila Kelas 6 tentang Belajar Pancasila

Berikut adalah soal HOTS kelas 6 SD/MI untuk mata pelajaran Pendidikan Pancasila kurikulum merdeka, dengan tujuan pembelajaran:
  • Menjelaskan makna yang terkandung dalam sila-sila Pancasila serta keterhubungan sila satu dengan yang lain.
Soal HOTS Kelas 6 SD/MI Pendidikan Pancasila: Belajar Pancasila dengan Menyenangkan

Contoh Soal HOTS Pendidikan Pancasila Kelas 6 tentang Belajar Pancasila dengan Menyenangkan

Soal Pertama

Stimulus Cerita:

Kerja Bakti dan Musyawarah di SD Negeri 1

Di SD Negeri 1, murid sedang belajar Pendidikan Pancasila kelas 6. Bu Guru meminta mereka untuk menunjukkan contoh penerapan sila-sila Pancasila dalam kehidupan sehari-hari. Anak-anak antusias memberikan pendapat.

Pada hari Sabtu, diadakan kerja bakti membersihkan lingkungan sekolah. Semua murid ikut serta. Ada yang menyapu, membersihkan selokan, dan merapikan taman. Mereka bekerja sama tanpa membedakan suku dan agama. Mereka juga membagi tugas secara adil.

Saat istirahat, terjadi perselisihan antara Asfa dan Naya karena berebut makanan. Teman-teman segera melerai dan mengajak mereka berdiskusi. Mereka menyelesaikan masalah dengan musyawarah dan saling memaafkan. Asfa dan Naya akhirnya berdamai.

Di kelas, saat belajar kelompok, mereka menghargai pendapat masing-masing. Ketika ada yang kesulitan, teman-teman membantu. Mereka selalu mengutamakan kepentingan bersama daripada kepentingan pribadi. Bu Guru senang karena murid sudah menerapkan nilai Pancasila dengan baik.

A. Pilihan Ganda (5 soal)

Petunjuk: Pilih satu jawaban yang paling benar!

1. Makna sila "Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia" adalah...
a. Cinta tanah air 
b. Kebebasan beribadah
c. Musyawarah mufakat
d. Persamaan hak dan kewajiban

2. Berdasarkan cerita, sikap yang menunjukkan sila keempat adalah...
a. Bertengkar terus dengan teman-teman
b. Musyawarah menyelesaikan masalah
c. Memilih diam daripada disalahkan
d. Mengadu pada guru tentang nilai jelek

3. Perhatikan gambar berikut!
Soal Pendidikan Pancasila Kelas 6 SD/MI
Mengapa kegiatan kerja bakti tersebut menunjukkan hubungan antarsila Pancasila?
a. Tugas ketua kelas saja
b. Larangan berpendapat
c. Kerja sama dan keadilan 
d. Kebersihan tanpa persatuan 

4. Saling membantu saat ada teman kesulitan mencerminkan hubungan sila kedua dan...
a. Sila pertama
b. Sila ketiga
c. Sila keempat
d. Sila kelima

5. Pernyataan yang paling tepat tentang hubungan sila keempat dan kelima adalah...
a. Keadilan tanpa musyawarah 
b. Musyawarah untuk kepentingan pribadi
c. Musyawarah mufakat untuk keadilan bersama
d. Keputusan musyawarah mengabaikan keadilan

B. Menjodohkan (5 soal)

Petunjuk: Pasangkanlah antara perilaku dengan sila yang sesuai!
Perilaku Sila
1. Berdoa sebelum belajar. a. Sila ke-1
2. Tidak mengejek teman yang berbeda suku. b. Sila ke-2
3. Mengadakan rapat kelas untuk memutuskan jadwal piket. c. Sila ke-3
4. Membagi makanan secara merata. d. Sila ke-4
5. Menjenguk teman yang sakit. e. Sila ke-5

Kunci Jawaban: 
  1. c
  2. d
  3. e
  4. b

C. Benar/Salah (5 soal)

Petunjuk: Berilah tanda centang (✓) pada kolom Benar atau Salah pada setiap pernyataan!
Pernyataan Benar Salah
1. Menolong teman yang kesulitan adalah wujud kemanusiaan.
2. Dalam cerita, sikap Asfa yang berebut makanan menunjukkan pengamalan sila kedua.
3. Hubungan sila pertama dan kedua terletak pada keyakinan bahwa setiap orang berhak beribadah menurut agamanya.
4. Kerja bakti membersihkan sekolah hanya mencerminkan sila kelima.
5. Musyawarah untuk mencapai mufakat tanpa mempertimbangkan kepentingan kelompok adalah contoh pengamalan sila keempat.

D. Pilihan Ganda Kompleks (5 soal)

Petunjuk: Pilihlah dua jawaban yang benar!

1. Manakah makna yang terkandung dalam sila pertama?
A. Beriman dan bertakwa
B. Toleransi antar umat beragama
C. Musyawarah untuk mufakat
D. Keadilan sosial

2. Berdasarkan cerita, sikap yang mencerminkan sila keempat adalah...
A. Bertengkar berebut makanan
B. Bermusyawarah menyelesaikan masalah
C. Saling memaafkan
D. Mengambil keputusan bersama

3. Manakah contoh pengamalan sila kedua dalam cerita?
A. Kerja bakti membersihkan sekolah
B. Saling memaafkan setelah bertengkar
C. Membantu teman yang kesulitan belajar
D. Berdoa sebelum belajar

4. Perilaku yang mencerminkan hubungan sila pertama dan sila kedua adalah...
A. Beribadah sesuai agama masing-masing
B. Menghormati hak beribadah orang lain
C. Berteman tanpa membedakan suku
D. Mengutamakan musyawarah

5. Dalam satu kelas, semua murid ingin suasana rukun. Namun, ketika ada yang memaksakan kehendak, kelas menjadi tidak nyaman dan kerja kelompok terganggu. Apa akibat jika sila-sila Pancasila tidak saling terhubung?
A. Kerja sama menurun
B. Keputusan lebih adil
C. Persatuan semakin kuat
D. Konflik lebih mudah muncul

E. Essay (2 soal)

  1. Jelaskan hubungan antara sila ke-2 (Kemanusiaan yang adil dan beradab) dan sila ke-5 (Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia) berdasarkan cerita kerja bakti di SD Negeri 1! Berikan contoh konkret dari cerita yang menunjukkan keterhubungan tersebut!
  2. Bagaimana cara menunjukkan keterhubungan sila ke-3 (Persatuan Indonesia) dan sila ke-4 (Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan) saat mengikuti musyawarah kelas? Uraikan minimal dua contoh tindakanmu!
Kunci Jawaban:
  • Pedoman Jawaban Nomor 1:
    • Hubungan antara sila ke-2 dan sila ke-5 adalah bahwa sikap adil dan beradab terhadap sesama manusia (sila ke-2) merupakan landasan untuk mewujudkan keadilan sosial (sila ke-5). Tanpa rasa kemanusiaan yang adil, keadilan sosial tidak akan tercapai.
    • Contoh konkret dari cerita:
    • Dalam kerja bakti, semua murid membagi tugas secara adil (sila ke-5) karena mereka tidak membeda-bedakan suku dan agama (sila ke-2).
    • Sikap membantu teman tanpa pilih kasih menunjukkan bahwa keadilan sosial dimulai dari perilaku adil dan beradab kepada setiap orang.
  • Pedoman Jawaban Nomor 2:
    • Keterhubungan sila ke-3 dan sila ke-4 terletak pada musyawarah yang mengutamakan persatuan, bukan perpecahan. Keputusan bersama diambil dengan tetap menjaga rasa kebersamaan dan persatuan.
    • Contoh tindakan:
    • Mendengarkan dan menghargai semua pendapat teman tanpa memaksakan kehendak sendiri, karena perbedaan pendapat tidak boleh memecah belah persatuan kelas.
    • Menerima keputusan musyawarah meskipun tidak sesuai keinginan pribadi, demi kepentingan bersama dan menjaga kerukunan kelas.
    • Tidak membentuk kelompok yang saling menjatuhkan saat berunding, tetapi selalu mengedepankan semangat kekeluargaan dan persatuan.

Soal Kedua

Stimulus Cerita:

Gotong Royong di SD Bhinneka

Di SD Bhinneka, kelas 6 sedang dalam persiapan lomba kebersihan antar kelas. Ibu guru Pendidikan Pancasila kelas 6 meminta seluruh murid bekerja sama membersihkan kelas. Wardah mengajak teman-temannya untuk membagi tugas: ada yang menyapu, mengepel, membersihkan jendela, dan merapikan buku. Namun, Ibnu malah asyik bermain ponsel dan tidak mau membantu. Ketika ditegur, Ibnu berkata, "Ah, biarkan saja yang lain bekerja, saya mau main game dulu." Wardah kemudian mengingatkan bahwa gotong royong adalah contoh pengamalan Pancasila, dan setiap orang punya tanggung jawab bersama.

Melihat sikap Ibnu, Ketua kelas, Lala, mengajak musyawarah. Ibnu akhirnya sadar dan mau membantu setelah semua anggota kelas menjelaskan pentingnya kebersamaan. Mereka juga sepakat untuk tidak membeda-bedakan teman saat piket, karena semua punya hak dan kewajiban yang sama. Setelah bekerja sama, kelas mereka menjadi bersih, rapi, dan indah. Ibu guru pun memuji kerja keras mereka dan mengingatkan bahwa semangat persatuan adalah kunci keberhasilan.

Keesokan harinya, sekolah mengadakan kegiatan bakti sosial mengumpulkan donasi untuk korban bencana alam. Seluruh murid kelas 6 antusias menyumbang sesuai kemampuan. Ada yang menyumbang uang, ada yang menyumbang pakaian layak pakai, ada juga yang membantu mengemas bantuan. Lala mengingatkan bahwa saling tolong menolong adalah perbuatan baik yang sesuai dengan Pancasila. Ibnu yang sebelumnya malas, kini menjadi paling semangat membantu. Ia merasa senang bisa berbagi dengan orang lain. Ibu guru tersenyum bangga karena anak-anak telah menunjukkan perubahan sikap yang positif.

A. Soal Pilihan Ganda (5 Soal)

Petunjuk: Pilihlah satu jawaban yang paling benar!

1. Perbuatan Ibnu yang tidak baik pada awal cerita adalah...
a. bermain game di kelas
b. membersihkan jendela
c. mengajak musyawarah
d. menyumbang pakaian

2. Sila Pancasila yang paling sesuai dengan semangat persatuan saat kerja bakti adalah...
a. Ketuhanan Yang Maha Esa
b. Kemanusiaan yang Adil dan Beradab
c. Persatuan Indonesia
d. Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia

3. Gotong royong membersihkan kelas mencerminkan hubungan antara sila ketiga dan sila keempat karena...
a. musyawarah dilakukan setelah kerja bakti
b. persatuan memperkuat hasil musyawarah
c. ketuhanan menjadi dasar kerja sama
d. keadilan hanya untuk yang rajin

4. Jika ada teman yang seperti Ibnu (awal cerita), tindakan paling tepat sesuai nilai Pancasila adalah...
a. melaporkan kepada guru tanpa berdialog
b. membiarkan karena itu haknya
c. mengajak musyawarah kelas
d. mengucilkan teman tersebut

5. Urutan penyelesaian masalah di kelas yang benar berdasarkan cerita:
1. Ibnu mau membantu
2. Lala mengajak musyawarah
3. Wardah membagi tugas
4. Ibnu bermain ponsel
Urutan yang tepat adalah...
a. 3-4-2-1
b. 4-2-3-1
c. 2-4-3-1
d. 4-3-2-1

B. Soal Menjodohkan (5 Soal)

Petunjuk: Pasangkanlah antara perbuatan dengan sila Pancasila!
Perbuatan dalam Cerita Sila
1. Wardah mengajak teman membagi tugas piket a. Sila ke-1
2. Lala mengajak musyawarah saat ada konflik b. Sila ke-2
3. Ibnu menyumbang pakaian untuk korban bencana c. Sila ke-3
4. Ibu guru memuji kerja keras semua murid d. Sila ke-4
5. Tidak membeda-bedakan teman saat piket e. Sila ke-5

Kunci Jawaban:
  1. C
  2. D
  3. B
  4. E
  5. A

C. Soal Benar atau Salah (5 Soal)

Petunjuk: Berilah tanda centang (✓) pada kolom Benar atau Salah untuk setiap pernyataan berdasarkan cerita!
Pernyataan Benar Salah
1. Ibnu langsung mau membantu tanpa diajak musyawarah.
2. Kegiatan bakti sosial menunjukkan perbuatan baik sesuai Pancasila.
3. Persatuan dalam kerja bakti hanya menguntungkan ketua kelas.
4. Perubahan sikap Ibnu membuktikan musyawarah efektif menyelesaikan masalah.
5. Membeda-bedakan teman saat piket bertentangan dengan sila kelima.

D. Soal Pilihan Ganda Kompleks (6 Soal)

Petunjuk: Pilihlah dua jawaban yang paling benar pada setiap soal!

1. Berdasarkan cerita, perbuatan baik yang dilakukan murid kelas 6 adalah...
a. bermain game saat piket
b. menyapu dan mengepel kelas
c. mengemas bantuan donasi
d. tidak mau membantu teman

2. Kegiatan musyawarah di kelas mencerminkan pengamalan sila ke-4 sekaligus memperkuat sila ke-3 karena...
a. musyawarah menghasilkan keputusan bersama
b. persatuan hanya untuk kepentingan pribadi
c. hasil musyawarah mengutamakan kepentingan kelas
d. musyawarah boleh dilakukan dengan paksaan

3. Dampak positif dari bekerja sama dalam cerita adalah...
a. Ibnu tetap malas membantu 
b. kelas menjadi bersih dan rapi
c. mendapat pujian dari ibu guru
d. terjadi perpecahan antar murid

4. Berikut adalah urutan nilai yang muncul dari awal hingga akhir cerita adalah …
a. Sila ke-5 → Sila ke-3 → Sila ke-2
b. Sila ke-4 → Sila ke-2 → Sila ke-3
c. Sila ke-3 → Sila ke-4 → Sila ke-5
d. Sila ke-2 → Sila ke-4 → Sila ke-5 

5. Pancasila sebagai kesepakatan bersama dalam cerita terlihat dari...
a. keputusan membagi tugas piket
b. Ibnu bermain game sendiri
c. kesepakatan tidak membeda-bedakan teman
d. ibu guru memarahi Ibnu

6. Perhatikan gambar berikut!
Pendidikan Pancasila Kelas 6
Sikap yang mencerminkan sila kedua dan sila ketiga pada gambar adalah …
a. Menghormati teman berbeda
b. Mengejek kebiasaan teman yang berbeda
c. Menolong tanpa membedakan
d. Memilih teman sekelompok

E. Soal Essay (2 Soal)

Petunjuk: Jawablah pertanyaan berikut dengan uraian yang jelas dan tepat!
  1. Jelaskan hubungan antara sila ke-2 (Kemanusiaan yang Adil dan Beradab) dan sila ke-5 (Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia) berdasarkan kegiatan bakti sosial di cerita! Berikan contoh dari teks!
  2. Menurutmu, mengapa semangat persatuan (sila ke-3) sangat penting dalam menyelesaikan konflik seperti yang dialami Ibnu? Berikan alasanmu berdasarkan cerita dan pengetahuanmu tentang Pancasila sebagai konsensus berbangsa!
Pedoman Jawaban:
  1. Kunci jawaban: Sila ke-2 mengajarkan kita untuk bersikap adil dan beradab dengan tidak membeda-bedakan orang yang dibantu. Sila ke-5 mengajarkan keadilan sosial, yaitu hak setiap orang mendapat bantuan. Contoh dari cerita: semua murid menyumbang sesuai kemampuan (uang, pakaian, tenaga mengemas) tanpa paksaan dan bantuan diberikan kepada korban bencana secara merata.
  2. Kunci jawaban: Semangat persatuan (sila ke-3) penting karena dengan bersatu, konflik dapat diselesaikan secara damai melalui musyawarah. Dalam cerita, persatuan membuat Ibnu sadar dan mau berubah. Pancasila sebagai konsensus bangsa mengajarkan bahwa kepentingan bersama lebih utama daripada kepentingan pribadi. Tanpa persatuan, perbedaan pendapat bisa menyebabkan perpecahan.