Modul Ajar Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) Akidah Akhlak Kelas 3 MI

Pendidikan pada tingkat Madrasah Ibtidaiyah (MI) adalah dasar penting untuk mengembangkan karakter dan kepribadian anak yang sesuai dengan nilai-nilai Islam. Pelajaran Akidah Akhlak kelas 3 MI, memainkan peranan utama dalam proses ini. Anak-anak yang berusia 8-3 tahun berada dalam tahap pertumbuhan kognitif dan moral yang pesat, di mana mereka mulai mengerti ide yang lebih abstrak, mengembangkan rasa keadilan, serta membentuk interaksi sosial yang lebih kompleks. Oleh karena itu, metode pembelajaran yang diterapkan perlu bersifat menyeluruh, menyentuh emosi, dan berlandaskan pada nilai-nilai Islam yang universal.

Modul Ajar Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) Akidah Akhlak Kelas 3

Salah satu pendekatan yang inovatif dan relevan adalah Kurikulum Berbasis Cinta, yang dalam konteks pendidikan Islam di Indonesia bisa dijelaskan melalui filosofi Panca Cinta dan Deep Learning. Pendekatan tersebut tidak hanya berfokus pada penyampaian pengetahuan (kognitif) tetapi lebih menekankan pada pembentukan sikap (afektif) dan tindakan (psikomotorik) yang berdasarkan cinta dalam arti yang luas dan mendalam.

Integrasi Panca Cinta dalam Modul Ajar KBC Akidah Akhlak Kelas 3

Modul ajar kurikulum berbasis cinta (KBC) Akidah Akhlak kelas 3 Madrasah Ibtidaiyah yang umumnya mencakup materi seperti pengenalan sifat wajib dan mustahil Allah (seperti Wujud, Qidam, Baqa'), kisah teladan Nabi dan Rasul, adab sehari-hari (di toilet, saat makan-minum, berbicara), serta sikap jujur, amanah, dan hormat kepada orang tua, bisa dibuat kembali dengan memasukkan nilai-nilai Panca Cinta dalam setiap aktivitas pembelajaran.

1. Cinta kepada Allah SWT (Hubbullah)

Aktivitas pembelajaran tidak hanya terbatas pada menghafal nama dan makna sifat seperti Ar-Rahman (Maha Pengasih) dan Ar-Rahim (Maha Penyayang). Guru perlu mengajak siswa untuk "merasakan" cinta Allah melalui pengamatan. Aktivitas bisa berupa proyek sederhana "Berkah di Sekitarku": siswa diajak menulis atau menggambar satu hal dari alam (bunga, hewan peliharaan, hujan) serta menjelaskan bagaimana hal tersebut menunjukkan kasih sayang Allah. Diskusi lebih menekankan pada rasa syukur, bukan sekadar pengetahuan. Doa-doa diajarkan dengan penekanan pada komunikasi penuh cinta kepada Allah Swt.

2. Cinta kepada Rasulullah SAW (Hubbur Rasul)

Cerita-cerita tentang Nabi (seperti kejujurannya yang dikenal sebagai Al-Amin) tidak hanya diceritakan, tetapi dihubungkan dengan konteks kehidupan sehari-hari siswa. Guru bisa menggunakan metode bermain peran atau drama kecil di kelas. Pertanyaan refleksi seperti, "Bagaimana perasaanmu jika temanmu meneladani sikap jujur Nabi?" atau "Apa yang bisa kita lakukan untuk membuat orang lain tersenyum seperti Rasulullah?" bisa diajukan. Tujuannya, untuk menumbuhkan rasa cinta yang mendorong keinginan meniru, bukan sekadar mengetahui.

3. Cinta kepada Keluarga (Hubbul 'Ailah)

Modul ajar KBC Akidah Akhlak kelas 3 MI dibuat dengan aktivitas yang melibatkan keluarga. Misalnya, tugas "Malam Cinta Keluarga": siswa diarahkan melakukan satu tindakan spesifik untuk membahagiakan orang tua (memijat, membantu menyiapkan makan malam) dan menceritakan pengalaman tersebut. Di kelas, siswa didorong untuk membuat kartu ucapan terima kasih untuk orang tua. Pembahasan difokuskan pada konsep birrul walidain (berbakti) sebagai ungkapan cinta dan penghargaan, bukan sekadar kewajiban.

4. Cinta kepada Sesama Manusia (Hubbun Nas)

Penanaman nilai dilakukan melalui pengalaman langsung. Untuk mempraktekkan kejujuran, bisa dibuat "Kotak Kejujuran" di kelas. Untuk aktivitas tolong-menolong, guru bisa memulai proyek kelas seperti mengumpulkan donasi untuk teman yang sakit atau membersihkan lingkungan sekolah bersama. Diskusi mengenai perasaan ketika dibantu dan membantu sangat ditekankan. Empati dibangun melalui cerita tentang perbedaan kondisi teman (ekonomi, fisik) dan bagaimana mengekspresikan cinta dalam perbedaan tersebut.

5. Cinta kepada Alam Lingkungan (Hubbul 'Alam)

Pembelajaran dilakukan di luar ruang kelas (pembelajaran luar ruangan). Siswa diajak ke taman sekolah untuk menyelidiki berbagai jenis tanaman, serangga, atau awan. Mereka diajari doa untuk mengagumi keindahan. Aktivitas menanam pohon atau merawat tanaman di kelas menjadi bentuk nyata dari pelajaran. Pesan yang disampaikan adalah bahwa cinta kepada lingkungan merupakan bagian dari iman, karena alam adalah tanda-tanda dari Allah yang terlihat (kauniyah).

Strategi Pembelajaran dan Penilaian dalam Kerangka Cinta

Modul ajar KBC kelas 3 perlu dilengkapi dengan berbagai strategi:
  1. Bercerita (Qishah): Memanfaatkan cerita dengan karakter yang mudah dihubungkan.
  2. Bernyanyi dan Bermain Peran: Membangun suasana yang ceria dan ekspresif.
  3. Pembiasaan (Habit Forming): Melaksanakan ritual positif seperti salam, senyum, dan sapaan, doa bersama, serta kalimat baik.
  4. Proyek Kebaikan (Community Project): Aktivitas sederhana yang melibatkan kasih sayang terhadap sesama dan alam.
  5. Refleksi Harian: Waktu singkat untuk menilai perasaan dan tindakan berdasarkan cinta.
Penilaian tidak hanya harus bersifat kognitif. Penilaian autentik lebih diutamakan:
  • Portofolio: Kumpulan karya kreatif, kartu, laporan proyek kecil.
  • Observasi Guru: Perilaku sehari-hari di kelas dan interaksi sosial.
  • Jurnal Refleksi Sederhana: Gambar atau kalimat pendek mengenai perasaan siswa setelah melakukan kegiatan berbasis cinta.
  • Umpan Balik dari Orang Tua: Perubahan perilaku dan sikap di rumah.

Tantangan dan Harapan

Penerapan pendekatan ini pasti menghadapi beberapa tantangan, seperti perlunya kreativitas dan komitmen tinggi dari guru, serta perhatian dari seluruh anggota madrasah. Namun, hasil yang akan diperoleh sangat menjanjikan. Modul ajar kurikulum berbasis cinta (KBC) Akidah Akhlak kelas 3 MI yang diterapkan dengan berdasarkan Panca Cinta dan Deep Learning akan menghasilkan pembelajaran yang dinamis, bermakna, dan mendalam. Anak-anak tidak hanya akan mengetahui sifat Allah yang Maha Pengasih, tetapi juga akan belajar untuk menerapkan sifat tersebut. Mereka tidak hanya akan menghafal kisah para Nabi, tetapi juga termotivasi untuk mencontoh akhlak mereka dalam kehidupan sehari-hari.

Download Modul Ajar KBC Akidah Akhlak Kelas 3

Semester 1 (Ganjil)





Semester 2 (Genap)






Perangkat ajar kurikulum berbasis cinta (KBC) Akidah Akhlak kelas 3 Madrasah Ibtidaiyah (MI) lainnya:







Kesimpulan

Dengan merancang modul ajar kurikulum berbasis cinta (KBC) Akidah Akhlak kelas 3 MI yang tidak hanya kaya informasi tetapi juga transformatif yang berlandaskan Panca Cinta dan Deep Learning, kita sedang membangun dasar spiritual dan sosial yang kuat. Anak-anak kelas 3 Madrasah Ibtidaiyah akan mengalami aktivitas belajar yang menyenangkan dan bermakna, di mana pemahaman tentang Tuhan (akidah) secara alami terwujud dalam tindakan yang sopan, peduli, dan penuh kasih (akhlak). Akhirnya, tujuan pendidikan Islam untuk mencetak individu yang beriman, bertakwa, dan berakhlak mulia akan tercapai melalui cinta, karena sebagaimana diajarkan dalam Islam, iman yang paling sempurna adalah iman yang disertai cinta.