Modul Ajar Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) Akidah Akhlak Kelas 2 MI
Pendidikan dasar di Madrasah Ibtidaiyah bertujuan untuk menanamkan nilai-nilai keimanan serta akhlak sejak usia dini. Di kelas 2 MI, siswa berada di fase krusial untuk membangun karakter. Modul ajar kurikulum berbasis cinta (KBC) Akidah Akhlak kelas 2 berperan sebagai panduan yang informatif dan menyentuh hati.
Kurikulum berbasis cinta yang berlandaskan Panca Cinta, menawarkan pendekatan yang humanis dan bermakna dalam pendidikan Islam. Cinta menjadi sumber energi utama dalam kegiatan belajar, sehingga nilai akidah dan akhlak bisa diterima secara alami dalam kehidupan sehari-hari anak.
Struktur Modul Ajar KBC Akidah Akhlak Kelas 2
Struktur modul ajar kurikulum berbasis cinta (KBC) Akidah Akhlak kelas 2 MI merupakan panduan terstruktur untuk membantu pengajaran para guru. Dokumen tersebut tidak hanya berfungsi sebagai alat administratif tetapi juga sebagai instrumen pengajaran yang mencerminkan filosofi pendidikan, karakter siswa, dan pendekatan kurikulum. Untuk kelas 2 MI, modul ajar kurikulum merdeka ini dibentuk dengan pendekatan deep learning dan kurikulum berbasis cinta yang berlandaskan Panca Cinta, supaya nilai-nilai keimanan dan akhlak bisa berkembang dengan baik.
Modul ajar KBC kelas 2 ini berisi beberapa komponen utama yang saling terkait. Tiap komponen mempunyai peranan penting untuk memastikan pembelajaran terfokus pada pemahaman materi sekaligus pembentukan karakter Islami yang komprehensif.
Identitas Modul Ajar MI (Madrasah Ibtidaiyah)
Bagian identitas modul ajar MI adalah elemen awal yang memuat informasi dasar mengenai modul ajar kurikulum merdeka. Elemen tersebut meliputi nama lembaga pendidikan (Madrasah Ibtidaiyah), mata pelajaran (Akidah Akhlak), kelas dan fase (kelas 2, fase A), semester (ganjil/genap), waktu yang dijadwalkan, serta nama penyusun. Identitas modul ajar KBC kelas 2 berfungsi sebagai penanda administratif yang memudahkan guru dalam pengelolaan dan pendokumentasian perangkat pembelajaran secara teratur.
Dalam modul ajar KBC Akidah Akhlak kelas 2 MI yang menggunakan pendekatan Panca Cinta dan deep learning, identitas modul ajar bisa dilengkapi dengan penjelasan mengenai pendekatan yang diterapkan, yaitu kurikulum berbasis cinta dan deep learning. Penjelasan tersebut penting supaya sejak awal guru menyadari bahwa pembelajaran yang akan dilakukan tidak hanya bersifat kognitif, tetapi juga berorientasi pada penanaman nilai cinta dalam setiap kegiatan belajar.
Kompetensi Awal Siswa
Kompetensi awal merujuk pada kemampuan, pengetahuan, sikap, dan pengalaman belajar yang telah dimiliki siswa sebelum mengikuti pembelajaran di modul ajar kurikulum berbasis cinta (KBC) ini. Pada kelas 2 MI, kompetensi awal biasanya mencakup pengertian dasar tentang Allah SWT, Rasulullah SAW, serta perilaku sederhana yang menunjukkan akhlak yang baik.
Pemetaan kompetensi awal sangat penting supaya guru bisa menyesuaikan metode pembelajaran dengan kondisi aktual siswa. Dalam kurikulum berbasis cinta, pemahaman tentang kompetensi awal juga membantu guru menghindari metode yang terlalu menuntut, sehingga anak merasa aman, dihargai, dan dicintai dalam kegiatan belajar.
Dimensi Profil Lulusan
Dimensi Profil Lulusan merupakan representasi karakter ideal siswa yang ingin dicapai melalui pembelajaran Akidah Akhlak kelas 2. Profil ini meliputi sikap beriman dan takwa kepada Allah SWT, kewargaan, penalaran kritis, dan kolaborasi.
Dalam modul ajar KBC Akidah Akhlak kelas 2 yang berlandaskan Panca Cinta, dimensi ini secara jelas terintegrasi dengan lima dimensi cinta, yaitu cinta kepada Allah, cinta kepada Rasulullah, cinta kepada diri sendiri, cinta kepada orang lain, dan cinta kepada lingkungan serta bangsa. Dengan cara ini, setiap kegiatan pembelajaran diarahkan untuk mendukung pengembangan siswa yang tidak hanya saleh secara individu, tetapi juga dalam konteks sosial.
Tujuan Pembelajaran
Tujuan pembelajaran dirumuskan dengan jelas, terukur, dan disesuaikan dengan karakteristik siswa kelas 2 MI. Tujuan ini menggambarkan hasil belajar yang diharapkan setelah siswa menjalani proses pembelajaran dalam satu modul ajar KBC kelas 2.
Dalam kerangka kurikulum yang berlandaskan kasih sayang, tujuan pembelajaran tidak hanya berfokus pada pengetahuan, tetapi juga mencakup sikap dan keterampilan. Sebagai contoh, siswa diharapkan tidak hanya mampu mengidentifikasi sifat-sifat Allah, tetapi juga bisa menunjukkan rasa terima kasih dan cinta kepada-Nya melalui tindakan sederhana dalam kehidupan sehari-hari.
Pemahaman Bermakna dan Pertanyaan Pemantik
Pemahaman yang bermakna berisi inti nilai atau pesan penting yang ingin disampaikan kepada siswa. Bagian ini dibuat untuk membantu siswa memahami kaitan antara materi Akidah Akhlak kelas 2 MI dengan kehidupan mereka. Pertanyaan pemantik kemudian digunakan untuk merangsang rasa ingin tahu dan mendorong siswa untuk berpikir secara reflektif.
Dalam modul ajar kurikulum berbasis cinta (KBC) Akidah Akhlak kelas 2 MI, pemahaman yang bermakna dan pertanyaan pemantik dibuat dengan bahasa sederhana, hangat, dan mudah dipahami oleh anak-anak. Hal ini bertujuan supaya siswa merasa terlibat secara emosional, bukan hanya menjawab pertanyaan secara verbal.
Langkah-Langkah Kegiatan Pembelajaran
Tahapan pembelajaran diatur secara sistematis, meliputi kegiatan pendahuluan, inti, dan penutup. Pada tahap pendahuluan, guru membuat lingkungan belajar yang menyenangkan dan penuh kasih. Kegiatan inti diisi dengan kegiatan interaktif yang mengajarkan nilai akidah dan akhlak melalui cerita, permainan, diskusi sederhana, dan praktik langsung. Kegiatan penutup difokuskan pada refleksi dan penguatan nilai cinta yang telah dipelajari.
Asesmen Pembelajaran
Asesmen dalam modul ajar KBC Akidah Akhlak kelas 2 dibuat untuk menilai proses dan hasil belajar secara menyeluruh. Asesmen tidak hanya berupa tes tertulis, tetapi juga observasi terhadap sikap, penilaian unjuk kerja, dan refleksi dari siswa. Dalam pendekatan yang berlandaskan cinta, asesmen dilakukan dengan cara yang manusiawi, tanpa memberikan label negatif, serta bertujuan untuk mendukung perkembangan karakter anak.
Media dan Sumber Belajar
Struktur modul ajar kurikulum berbasis cinta (KBC) juga mencakup media dan sumber belajar yang digunakan. Media bisa berupa gambar, video, lagu anak islami, maupun lingkungan sekitar madrasah. Pemilihan media disesuaikan dengan prinsip pembelajaran yang menyenangkan dan penuh kasih sayang.
Refleksi Guru dan Tindak Lanjut
Bagian akhir struktur modul ajar KBC kelas 2 berisi refleksi guru tentang pelaksanaan pembelajaran serta rencana tindak lanjut. Refleksi ini membantu guru dalam mengevaluasi keefektifan strategi yang diterapkan dan merencanakan perbaikan untuk pembelajaran berikutnya.
Dengan struktur yang terencana dan didasarkan pada Panca Cinta, modul ajar kurikulum berbasis cinta (KBC) Akidah Akhlak kelas 2 MI diharapkan bisa menjadi media belajar yang tidak hanya cerdas, tetapi juga membangkitkan rasa cinta, empati, dan akhlak yang baik pada diri siswa sejak dini.
Download Modul Ajar KBC Akidah Akhlak Kelas 2
Semester 1 (Ganjil)
Semester 2 (Genap)
Perangkat ajar kurikulum berbasis cinta (KBC) Akidah Akhlak kelas 2 MI lainnya:
Kesimpulan
Modul ajar kurikulum berbasis cinta (KBC) Akidah Akhlak kelas 2 MI yang berlandaskan Panca Cinta adalah inovasi pembelajaran yang relevan dan sesuai konteks. Dengan menjadikan cinta sebagai pijakan, pembelajaran ini tidak hanya mengembangkan kecakapan intelektual, tetapi juga melunakkan hati serta membentuk karakter Islami sejak usia dini.
%20Akidah%20Akhlak%20Kelas%202%20MI.webp)