Modul Ajar Deep Learning Bahasa Inggris Kelas 3 Kurikulum Merdeka

Pengembangan modul ajar deep learning Bahasa Inggris kelas 3 SD/MI fase B dalam kurikulum merdeka merupakan langkah strategis untuk mewujudkan pembelajaran yang tidak hanya informatif, tetapi juga mendalam, menyenangkan, dan berkaitan dengan kehidupan siswa. Di fase ini, anak-anak sedang dalam masa eksplorasi yang sangat ideal, sehingga cara pembelajaran perlu disesuaikan untuk merangsang rasa ingin tahu, membangun kepercayaan diri, dan memperkuat kemampuan berbahasa secara alami.

Modul Ajar Deep Learning Bahasa Inggris Kelas 3 SD/MI

Sebagai bahasa global, Bahasa Inggris mempunyai peran yang signifikan dalam membentuk kemampuan global sejak usia dini. Kurikulum merdeka menekankan fleksibilitas, diferensiasi, dan kemampuan berpikir kritis. Oleh karena itu, penerapan pendekatan Deep Learning, Mindful Learning, Meaningful Learning, dan Joyful Learning menjadi penting dalam menciptakan pengalaman belajar yang menyeluruh.

Penerapan Deep Learning dalam Pembelajaran Bahasa Inggris Kelas 3

Penerapan modul ajar deep learning Bahasa Inggris kelas 3 SD/MI fase B kurikulum merdeka melibatkan kegiatan yang menekankan pemahaman yang mendalam, keterhubungan antar konsep, serta pengalaman belajar yang berhubungan dengan kehidupan sehari-hari siswa. Dalam konteks kurikulum merdeka, pembelajaran dibuat supaya siswa tidak hanya mengetahui kosakata atau frasa sederhana, tetapi juga bisa menggunakan bahasa tersebut dalam situasi nyata dengan cara yang alami dan bermakna.
  1. Para guru membimbing siswa untuk mengamati objek atau fenomena sebelum memperkenalkan kosakata baru. Misalnya, dalam materi tentang My Classroom, siswa diperintahkan untuk mengamati benda-benda di kelas seperti book, chair, table, dan eraser. Observasi tersebut membantu mereka menghubungkan kata dengan objek yang nyata.
  2. Pembelajaran juga mengarahkan siswa untuk mengaitkan kosakata dengan pengalaman pribadi mereka. Dalam materi My Family, siswa menceritakan tentang anggota keluarganya dengan kalimat sederhana. Hal ini mengasah keterampilan berbahasa dan menunjukkan fungsi bahasa untuk mengungkapkan realitas diri.
  3. Modul ajar deep learning kurikulum merdeka diimplementasikan melalui kegiatan kolaboratif seperti permainan kelompok dan bermain peran. Misalnya, dalam materi Daily Activities, siswa mensimulasikan percakapan mengenai rutinitas harian. Kegiatan tersebut meningkatkan kemampuan komunikasi serta kepercayaan diri siswa.
  4. Guru bisa memanfaatkan media multimodal, seperti video dan lagu, untuk memperkaya pengalaman belajar. Media ini membantu siswa memahami bahasa melalui berbagai saluran indera.
  5. Pembelajaran diakhiri dengan refleksi singkat, di mana siswa mengevaluasi apa yang telah mereka pelajari dan bagaimana cara menggunakannya. Refleksi ini berfungsi untuk membantu mengingat kegiatan belajar, memperkuat pemahaman, serta meningkatkan kesadaran diri dalam penggunaan bahasa.
Penerapan modul ajar deep learning Bahasa Inggris kelas 3 kurikulum merdeka tidak lagi berfokus pada hafalan, melainkan pada pemahaman yang mendalam, relevan, dan aplikatif dalam kehidupan sehari-hari siswa. Dengan cara tersebut, siswa tidak hanya mengenali bahasa, tetapi juga bisa menggunakannya dengan efektif dalam berbagai situasi sederhana.

Integrasi Mindful Learning

Pengertian Mindful Learning

Mindful Learning adalah pendekatan yang memprioritaskan kesadaran penuh, fokus, dan kehadiran siswa selama pembelajaran berlangsung. Mindfulness membantu siswa dalam mengenali emosi mereka, meningkatkan konsentrasi, dan menanggapi kegiatan belajar dengan lebih tenang.

Teknik Mindfulness untuk Siswa Kelas 3

  • Latihan pernapasan sederhana sebelum pembelajaran
  • Memusatkan perhatian pada suara guru atau audio Bahasa Inggris
  • Mengamati gambar sebelum mulai menghafal kosakata
  • Memberikan waktu untuk refleksi

Contoh Kegiatan Mindfulness dalam Pembelajaran Bahasa Inggris Kelas 3

  1. Guru menunjukkan gambar hewan, lalu siswa mengamati selama 30 detik sebelum menyebutkan namanya dalam Bahasa Inggris.
  2. Aktivitas "pengamatan diam" sebelum memulai diskusi kelompok.

Integrasi Meaningful Learning

Konsep Meaningful Learning

Meaningful Learning terjadi saat siswa bisa mengaitkan materi yang dipelajari dengan pengalaman, kebutuhan, serta kehidupan sehari-hari mereka. Materi tidak hanya sekadar dihafal, tetapi juga berpenuh makna dan relevan.

Strategi Menghubungkan Materi dengan Pengalaman Siswa

  1. Mengajarkan kosakata bagian tubuh melalui permainan “Touch Your…”
  2. Memperkenalkan warna menggunakan benda nyata di kelas
  3. Mengaitkan materi keluarga dengan anggota keluarga masing-masing siswa

Contoh Aktivitas Meaningful Learning dalam Bahasa Inggris Kelas 3

  • Membuat proyek kecil “My Favorite Animal” berdasarkan pengalaman pribadi.
  • Menyusun kartu kosakata dari objek-objek di sekitar sekolah.

Integrasi Joyful Learning 

Arti Joyful Learning bagi Siswa SD

Joyful Learning adalah cara belajar yang menghadirkan kesenangan, dorongan, dan kegembiraan melalui kegiatan kreatif. Pembelajaran yang menarik telah terbukti bisa meningkatkan daya ingat anak dan mengurangi kecemasan saat belajar bahasa.

Teknik Pembelajaran yang Interaktif dan Menarik

  1. Permainan pendidikan seperti Pencarian Kata, Simon Bilang, atau Bingo
  2. Lagu dan chant dalam Bahasa Inggris
  3. Video animasi dan kartu bergambar yang menarik

Contoh Aktivitas Pembelajaran Menyenangkan dalam Bahasa Inggris

  • Bernyanyi “Head, Shoulders, Knees, and Toes” untuk materi body parts
  • Bermain peran sebagai anggota keluarga untuk materi My Family

Rancangan Kegiatan Pembelajaran Berbasis Deep Learning

Rancangan kegiatan pembelajaran dalam modul ajar deep learning Bahasa Inggris kelas 3 kurikulum merdeka direncanakan untuk menciptakan pengalaman belajar yang menyeluruh, mendalam, dan terintegrasi dengan keterampilan abad ke-21. Dengan pendekatan ini, siswa tidak hanya belajar kosakata atau struktur bahasa, tetapi juga meningkatkan kemampuan memahami konteks, berpikir kritis, berkolaborasi, serta menghubungkan materi dengan kehidupan sehari-hari. Dalam kurikulum merdeka, pembelajaran berfokus pada siswa sehingga kegiatan dibuat untuk memberikan ruang eksplorasi, kreativitas, dan refleksi.

Pembelajaran yang berorientasi pada Deep Learning menekankan tiga hal utama: proses konstruksi pengetahuan, keterlibatan aktif siswa, dan pendalaman makna terhadap materi yang diajarkan. Oleh karena itu, rancangan kegiatan harus mencakup empat komponen kunci, yaitu kegiatan pembuka, kegiatan inti, kegiatan penutup, serta pemanfaatan media dan sumber belajar yang bervariasi. Penggabungan Mindful Learning, Meaningful Learning, dan Joyful Learning di setiap tahap kegiatan menjadi kunci sukses dalam penerapan modul ajar deep learning kelas 3 SD/MI fase B.

Dalam modul ajar deep learning Bahasa Inggris kelas 3 kurikulum merdeka, rancangan kegiatan pembelajaran dibuat supaya siswa bisa menjalani kegiatan belajar secara bertahap: mulai dari pengenalan kosakata, eksplorasi makna, penerapan dalam konteks, hingga refleksi terhadap pengalaman belajar. Rancangan ini juga memberikan kesempatan bagi siswa untuk belajar melalui pengamatan, diskusi, permainan pendidikan, proyek sederhana, dan kegiatan kreatif yang mengajak pemahaman mendalam terhadap bahasa.

Rancangan kegiatan pembelajaran yang mengombinasikan Deep Learning dengan tiga pendekatan holistik ini menghadirkan pengalaman belajar yang lebih kaya, bermakna, dan menyenangkan. Dengan struktur yang terarah, kegiatan pembelajaran bisa membuat ruang bagi siswa untuk mengembangkan kemampuan komunikasi, kolaborasi, kreativitas, dan percaya diri dalam menggunakan Bahasa Inggris secara alami dan kontekstual.

Download Modul Ajar Deep Learning Bahasa Inggris Kelas 3

Di bawah ini modul ajar Bahasa Inggris kelas 3 SD/MI fase B kurikulum merdeka dengan metode deep learning:

Semester 1 (Ganjil)



Semester 2 (Genap)



Kesimpulan

Modul ajar deep learning Bahasa Inggris kelas 3 SD/MI fase B kurikulum merdeka yang mengintegrasikan Mindful Learning, Meaningful Learning, dan Joyful Learning menyediakan kerangka pembelajaran yang utuh dan menyeluruh. Pendekatan ini tidak hanya membantu siswa memahami materi, tetapi juga menumbuhkan rasa percaya diri, motivasi, serta hubungan emosional positif terhadap bahasa yang dipelajari. Dengan merancang aktivitas yang relevan, menyenangkan, dan mendalam, pembelajaran Bahasa Inggris menjadi pengalaman yang berarti dan berkelanjutan.