Soal HOTS Pendidikan Pancasila Kelas 6 tentang Provinsiku

Berikut adalah soal HOTS Pendidikan Pancasila kelas 6 SD/MI kurikulum merdeka, dengan tujuan pembelajaran:
  • Mengidentifikasi karakteristik wilayah provinsi tempat peserta didik tinggal sebagai bagian dari wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia
Pendidikan Pancasila Kelas 6 Provinsiku Bagian dari Wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia

Contoh Soal HOTS Pendidikan Pancasila Kelas 6 tentang Provinsiku Bagian dari Wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI)

Soal Pertama

Stimulus Cerita:

Menjelajahi Nusantara

Hari ini, Bu Guru yang mengajarkan Pendidikan Pancasila kelas 6 meminta murid untuk mempelajari pemerintahan daerah di Indonesia. “Indonesia terdiri dari berbagai provinsi,” jelas Bu Guru. “Setiap provinsi dipimpin oleh seorang gubernur yang dipilih secara demokratis. Provinsi adalah bagian penting dari Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Kita harus bangga dengan keberagaman dan sistem pemerintahan yang kita miliki.”

Indri, salah satu murid, penasaran dengan tugas yang diberikan. Ia mendapatkan daftar beberapa provinsi beserta ibu kotanya: Aceh dengan Banda Aceh, Jawa Barat dengan Bandung, Kalimantan Timur dengan Samarinda, dan Papua dengan Jayapura. Indri ingat bahwa gubernur bertanggung jawab kepada presiden melalui Menteri Dalam Negeri dan menjalankan otonomi daerah. “Gubernur harus memajukan daerahnya masing-masing,” pikir Indri.

Sambil mengerjakan tugas, Indri membaca bahwa daerah-daerah di Indonesia mempunyai keunikan tersendiri. Ada provinsi yang luas seperti Kalimantan, ada yang padat penduduk seperti Jawa Barat, dan ada yang mempunyai otonomi khusus seperti Aceh dan Papua. Ia juga belajar bahwa setiap provinsi mempunyai DPRD (Dewan Perwakilan Rakyat Daerah) yang berfungsi membuat peraturan daerah bersama gubernur.

Setelah selesai belajar, Indri merasa lebih memahami pentingnya provinsi dalam NKRI. Ia menyadari bahwa dengan mengenal pemerintahan di setiap provinsi, kita bisa lebih menghargai jasa para pemimpin daerah dan ikut serta dalam pembangunan. “Aku harus bisa membedakan ibu kota provinsi dan nama gubernurnya,” gumam Indri, semangat untuk mengikuti ujian besok.

A. Soal Pilihan Ganda (5 Soal)

1. Gubernur merupakan kepala daerah tingkat provinsi. Siapakah yang memilih gubernur?
a. Presiden
b. DPRD
c. Menteri Dalam Negeri
d. Rakyat secara langsung

2. Berdasarkan cerita, provinsi manakah yang mempunyai otonomi khusus?
a. Jawa Barat dan Kalimantan Timur
b. Aceh dan Papua
c. Sumatera dan Sulawesi
d. Papua dan Jawa Timur
e. Aceh dan Sumatera Utara

3. Perhatikan pernyataan berikut!
1. Merencanakan pembangunan nasional.
2. Membuat peraturan daerah bersama DPRD.
3. Mengelola keuangan negara secara keseluruhan.
4. Bertanggung jawab kepada presiden melalui Mendagri.
Tugas dan wewenang gubernur ditunjukkan oleh nomor...
a. 1 dan 2
b. 1 dan 3
c. 2 dan 4
d. 3 dan 4

4. Jika seorang gubernur ingin memajukan pendidikan di provinsinya, tindakan paling tepat yang harus dilakukan adalah...
a. Menunggu perintah dari presiden.
b. Membuat kebijakan bekerjasama dengan DPRD.
c. Meminta dana langsung dari rakyat.
d. Menyerahkan sepenuhnya kepada pemerintah pusat.

5. Urutan yang benar mengenai jenjang pemerintahan dari tingkat pusat hingga ke desa adalah...
a. Pusat – Provinsi – Kabupaten/Kota – Desa 
b. Pusat – Kabupaten/Kota – Provinsi – Desa
c. Provinsi – Kabupaten/Kota – Desa – Pusat
d. Desa – Kabupaten/Kota – Provinsi – Pusat

B. Soal Menjodohkan (5 Soal)

Petunjuk: Jodohkan pernyataan di kolom A dengan jawaban yang tepat di kolom B.
Kolom A Kolom B
1. Ibu kota Provinsi Jawa Barat a. Kalimantan Selatan
2. Provinsi dengan otonomi khusus di ujung barat Indonesia b. Samarinda
3. Ibu kota Provinsi Kalimantan Timur c. Bandung
4. Gubernur bertanggung jawab kepada d. Aceh
5. Provinsi yang berbatasan langsung dengan Malaysia di Pulau Kalimantan e. Presiden melalui Mendagri
f. Kalimantan Barat

Kunci Jawaban:
  1. c
  2. d
  3. b
  4. e
  5. f

C. Soal Benar atau Salah (5 Soal)

Petunjuk: Berilah tanda centang (✔) pada kolom Benar atau Salah!
Pernyataan Benar Salah
1. Provinsi dipimpin oleh seorang bupati.
2. DPRD berfungsi membuat peraturan daerah bersama gubernur.
3. Aceh dan Papua merupakan provinsi yang mempunyai otonomi khusus di Indonesia.
4. Jika gubernur tidak mampu menjalankan tugas, presiden dapat langsung menggantinya tanpa proses hukum.
5. Ibu kota Provinsi Papua adalah Jayapura.

D. Soal Pilihan Ganda Kompleks (5 Soal)

Pilihlah dua jawaban yang paling tepat!

1. Provinsi di Indonesia dipimpin oleh seorang gubernur. Berikut yang termasuk provinsi di Pulau Jawa adalah...
a. Lampung
b. Sumatera Utara
c. Jawa Timur
d. Banten

2. Berdasarkan cerita, peran gubernur yang benar adalah...
a. Mengangkat bupati dan walikota.
b. Menjalin kerjasama dengan DPRD.
c. Menetapkan undang-undang nasional.
d. Bertanggung jawab kepada presiden.

3. Pernyataan yang menunjukkan hubungan antara provinsi dan NKRI adalah...
a. Provinsi dapat memisahkan diri dari NKRI.
b. Provinsi adalah bagian dari wilayah NKRI.
c. Provinsi mempunyai pemerintahan daerah sendiri.
d. Provinsi tidak terikat dengan pemerintah pusat.

4. Urutan yang benar dalam struktur pemerintahan di Indonesia adalah...
a. Pusat, Provinsi, Kabupaten/Kota
b. Kabupaten/Kota, Provinsi, Pusat
c. Provinsi, Kabupaten/Kota, Desa
d. Pusat, Provinsi, Kelurahan

5. Berikut ini yang merupakan ibu kota provinsi di Pulau Sumatera adalah...
a. Bandung
b. Medan
c. Palembang
d. Samarinda

E. Soal Essay (2 Soal)

  1. Jelaskan mengapa setiap provinsi di Indonesia mempunyai kepala daerah yang berbeda-beda dan sebutkan 2 tugas pokok seorang gubernur!
  2. Jika kamu menjadi seorang gubernur, langkah-langkah apa yang akan kamu lakukan untuk memajukan pendidikan di provinsimu? Berikan minimal 3 usulan konkret!
Kunci Jawaban:
  • Essay nomor 1:
    1. Alasan setiap provinsi mempunyai kepala daerah yang berbeda-beda:
      • Indonesia adalah negara kepulauan yang sangat luas dengan keberagaman suku, budaya, bahasa, dan kondisi geografis yang berbeda-beda di setiap wilayah.
      • Setiap provinsi mempunyai kebutuhan, permasalahan, dan potensi yang spesifik dan tidak sama. Oleh karena itu, diperlukan seorang pemimpin (gubernur) yang benar-benar memahami kondisi lokal daerahnya dan dipilih langsung oleh rakyat di provinsi tersebut supaya pembangunan dapat berjalan sesuai dengan karakteristik dan prioritas daerahnya masing-masing.
    2. Dua tugas pokok gubernur:
      • Tugas 1: Memimpin penyelenggaraan pemerintahan daerah di provinsi dan membuat Peraturan Daerah (Perda) bersama DPRD provinsi.
      • Tugas 2: Bertanggung jawab kepada Presiden melalui Menteri Dalam Negeri serta menjalankan otonomi daerah untuk memajukan kesejahteraan masyarakat di provinsinya.
  • Essay nomor 2: Berikut adalah contoh usulan konkret yang dapat diberikan murid:
    1. Membangun dan merenovasi sekolah di daerah terpencil dan pedalaman supaya seluruh anak Indonesia, tanpa terkecuali, mendapatkan akses pendidikan yang layak dan tidak perlu menempuh jarak yang jauh.
    2. Memberikan beamurid penuh atau bantuan biaya pendidikan bagi murid dari keluarga kurang mampu tetapi berprestasi, serta menyediakan program bantuan seragam dan alat tulis gratis setiap tahun ajaran baru.
    3. Mengadakan pelatihan dan peningkatan kompetensi guru secara berkala (workshop, seminar, atau program magang) supaya metode mengajar guru lebih kreatif, inovatif, dan sesuai dengan perkembangan zaman (misalnya, penggunaan teknologi digital dalam pembelajaran).
    4. Menyediakan fasilitas penunjang belajar yang memadai di setiap sekolah, seperti perpustakaan yang nyaman, laboratorium komputer, akses internet gratis, serta ruang praktik keterampilan (vokasi).
    5. Menerapkan program wajib belajar 12 tahun secara efektif dengan bekerja sama dengan Dinas Pendidikan dan tokoh masyarakat untuk menekan angka putus sekolah (drop out).

Selanjutnya ke soal kedua

Soal Kedua

Stimulus Teks:

Keragaman budaya Indonesia adalah kekayaan yang tak ternilai. Di setiap provinsi, terdapat keunikan yang menjadi ciri khas dan kebanggaan masyarakatnya. Sebagai contoh, Provinsi Sulawesi Tenggara, yang dikenal dengan julukan "Bumi Anoa", menyimpan beragam potensi istimewa. Masyarakatnya hidup rukun dalam bingkai adat dan budaya yang kental, salah satunya adalah tradisi Mosehe atau menangkap ikan bersama di sungai yang dilakukan secara turun-temurun untuk menjaga kelestarian alam. Selain itu, kuliner khasnya, seperti Kabuto (olahongan kerang raksasa), mencerminkan kearifan lokal dalam mengolah hasil laut yang melimpah.

Selain potensi alam dan budaya, Sulawesi Tenggara juga mempunyai keistimewaan dalam seni dan kerajinan. Tenun Karowo, kain tradisional yang ditenun dengan motif-motif geometris yang sarat makna filosofis, menjadi simbol status sosial dan kebanggaan masyarakatnya. Motif-motif tersebut terinspirasi dari alam sekitar, seperti bunga, hewan, dan perahu. Keterampilan menenun ini diwariskan dari generasi ke generasi, menjadikannya sebagai salah satu warisan budaya tak benda yang perlu dilestarikan. Keistimewaan ini tidak hanya memperkaya khazanah budaya nasional, tetapi juga menjadi daya tarik wisata yang potensial.

Keistimewaan lain yang tak kalah penting adalah semangat gotong royong yang tercermin dalam berbagai aspek kehidupan masyarakat. Misalnya, dalam membangun fasilitas umum seperti rumah ibadah atau jalan desa, masyarakat bahu-membahu tanpa pamrih. Nilai-nilai luhur ini diajarkan sejak dini, baik di lingkungan keluarga, sekolah, maupun masyarakat. Semangat persatuan dan kesatuan ini menjadi perekat sosial yang kuat di tengah kemajemukan, serta menjadi modal penting dalam pembangunan daerah.

Dengan memahami dan menyajikan keistimewaan provinsi masing-masing, kita tidak hanya menunjukkan rasa cinta tanah air, tetapi juga ikut melestarikan budaya bangsa. Upaya pelestarian dapat dilakukan dengan berbagai cara, mulai dari mempelajari sejarah dan filosofinya, memakai produk lokal, hingga mempromosikannya melalui media sosial. Dengan demikian, kita telah mengambil peran nyata dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) yang kaya akan keistimewaan dari Sabang sampai Merauke.

A. 5 Soal Pilihan Ganda (PG)

Petunjuk: Pilihlah salah satu jawaban yang paling benar!

1. Berdasarkan teks, keistimewaan Provinsi Sulawesi Tenggara yang paling mencerminkan kearifan lokal dalam menjaga ekosistem adalah...
A. Tenun Karowo
B. Tradisi Mosehe
C. Kuliner Kabuto
D. Gotong Royong

2. Perhatikan pernyataan berikut!
(1) Menjaga kelestarian alam.
(2) Simbol status sosial.
(3) Warisan budaya tak benda.
(4) Perekat sosial kemasyarakatan.
Manakah pernyataan yang merupakan fungsi dari Tenun Karowo berdasarkan teks?
A. (1) dan (3)
B. (1) dan (4)
C. (2) dan (3) 
D. (2) dan (4)

3. Julukan yang diberikan untuk Provinsi Sulawesi Tenggara adalah...
A. Bumi Anoa 
B. Bumi Sriwijaya
C. Bumi Khatulistiwa
D. Bumi Serambi Mekah

4. Jika seorang murid ingin melestarikan Tenun Karowo di era digital, tindakan paling tepat yang bisa dilakukan adalah...
A. Menyimpan kain tenun di lemari
B. Membeli kain tenun dari luar negeri
C. Memakai tenun Karowo setiap hari
D. Mempromosikannya melalui media sosial

5. Perhatikan langkah-langkah berikut!
(1) Mempromosikannya
(2) Mempelajari sejarahnya
(3) Melestarikannya
Urutan langkah yang tepat untuk menunjukkan kecintaan terhadap keistimewaan daerah adalah...
A. (1) – (2) – (3)
B. (2) – (3) – (1)
C. (2) – (1) – (3)
D. (3) – (1) – (2)

B. 5 Soal Menjodohkan

Petunjuk: Pasangkanlah pernyataan pada kolom A dengan pilihan jawaban yang tepat pada kolom B!
Kolom A Kolom B
1. Tradisi menangkap ikan bersama a. Karowo
2. Kain tradisional Sulawesi Tenggara b. Kabuto
3. Olahan kerang raksasa c. Mosehe
4. Nilai yang tercermin dalam pembangunan desa d. Lulo
5. Makna dari motif tenun tradisional e. Filosofis
f. Gotong Royong

Kunci Jawaban:
  1. C
  2. A
  3. B
  4. F
  5. E

C. 5 Soal Benar atau Salah

Petunjuk: Berilah tanda centang (✓) pada kolom Benar atau Salah sesuai pernyataan berdasarkan teks!
Pernyataan Benar Salah
1. Sulawesi Tenggara mempunyai keistimewaan berupa tarian tradisional.
2. Tenun Karowo merupakan warisan budaya tak benda.
3. Tradisi Mosehe dilakukan untuk merusak ekosistem sungai.
4. Gotong royong menjadi perekat sosial di Sulawesi Tenggara.
5. Promosi melalui media sosial tidak efektif untuk melestarikan budaya.

D. 5 Soal Pilihan Ganda Kompleks (PGK)

Petunjuk: Pilihlah dua jawaban yang paling tepat!

1. Berikut ini yang termasuk keistimewaan Provinsi Sulawesi Tenggara berdasarkan teks adalah...
A. Tradisi Mosehe
B. Tari Kecak
C. Tenun Karowo
D. Rumah Gadang

2. Sikap yang menunjukkan upaya pelestarian keistimewaan daerah di era globalisasi adalah...
A. Mempelajari filosofi budaya
B. Malu memakai produk lokal
C. Mengikuti semua tren asing
D. Mempromosikan budaya lokal

3. Ciri khas yang menjadi kebanggaan masyarakat Sulawesi Tenggara, antara lain...
A. Motif batik parang
B. Semangat gotong royong
C. Tradisi menangkap ikan
D. Rumah panggung

4. Untuk memahami nilai-nilai luhur dalam tradisi Mosehe, terdapat berbagai urutan langkah yang logis. 
(1) Menyimpulkan nilai-nilainya
(2) Mengamati pelaksanaannya
(3) Mengetahui sejarahnya
Manakah urutan langkah yang tepat dalam memahami tradisi tersebut?
A. (3) – (2) – (1)
B. (2) – (3) – (1)
C. (3) – (1) – (2)
D. (2) – (1) – (3)

5. Dampak positif dari menampilkan keistimewaan provinsi secara nyata adalah...
A. Menumbuhkan rasa bangga
B. Menghilangkan budaya asli
C. Menarik wisatawan asing
D. Memecah persatuan bangsa

E. 2 Soal Essay

Petunjuk: Jawablah pertanyaan berikut dengan uraian yang jelas dan logis!
  1. Berdasarkan stimulus tentang Sulawesi Tenggara, analisislah bagaimana tradisi Mosehe dan semangat gotong royong dapat menjadi contoh nyata dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) di tengah masyarakat yang majemuk!
  2. Sebagai murid kelas 6, jelaskan tiga cara nyata yang dapat kamu lakukan untuk melestarikan keistimewaan daerahmu, seperti yang dilakukan oleh masyarakat Sulawesi Tenggara dalam melestarikan Tenun Karowo!
Kunci Jawaban:
  1. Contoh Jawaban: 
    • Tradisi Mosehe menunjukkan kepedulian terhadap lingkungan (menjaga kelestarian alam) yang merupakan salah satu wujud cinta tanah air.
    • Semangat gotong royong mencerminkan persatuan dan kesatuan, di mana perbedaan dilupakan demi tujuan bersama (membangun desa/fasilitas umum).
    • Kedua hal ini mengajarkan bahwa untuk menjaga NKRI, kita harus menjaga alam dan menjalin kerukunan antar sesama, tanpa memandang suku, agama, atau golongan.
  2. Contoh Jawaban:
    • Mempelajari dan memahami sejarah serta filosofi budaya daerah (misalnya: Tenun Karowo).
    • Menggunakan dan membanggakan produk-produk khas daerah (seperti memakai baju tenun atau mengonsumsi kuliner lokal).
    • Mempromosikan keistimewaan daerah melalui media sosial atau pameran sekolah supaya dikenal oleh banyak orang.