Soal HOTS Bahasa Indonesia Kelas 6 Temukan Minat, Tunjukkan Bakat
Berikut adalah soal HOTS Bahasa Indonesia kelas 6 SD/MI kurikulum merdeka, dengan tujuan pembelajaran:
- Menemukan informasi tersirat (inferensial) dari teks hasil wawancara sederhana yang dibacakan/didengar.
- Menjawab pertanyaan inferensial berdasarkan teks hasil wawancara secara lisan maupun tertulis.
- Menggunakan tanda petik dan tanda titik dua secara tepat dalam menyusun kalimat hasil wawancara.
- Menyajikan gagasan melalui teks hasil wawancara dengan pilihan kata yang beragam.
- Mengubah kalimat langsung menjadi kalimat tidak langsung atau sebaliknya.
- Menjawab pertanyaan inferensial secara lisan maupun tertulis berdasarkan hasil wawancara sederhana yang ditampilkan dalam gambar, video, atau rekaman suara.
- Menyusun hasil wawancara menjadi teks informasi yang runtut dengan struktur yang sesuai.
Contoh Soal HOTS Bahasa Indonesia Kelas 6 tentang Temukan Minat, Tunjukkan Bakat
Soal Pertama
Stimulus Teks:
Menjadi Wartawan Cilik: Wawancara dengan Asfa
Pada hari Sabtu pagi, tepat pukul 08.00 di halaman sekolah ada tugas wawancara dari guru Bahasa Indonesia kelas 6, Naya yang berperan sebagai pewawancara cilik bertemu dengan Asfa, teman sekelasnya. Naya sudah menentukan narasumbernya yaitu Asfa karena ia dikenal mempunyai bakat luar biasa dalam melukis. Sebelum wawancara, Naya mencari tahu tentang topik yang akan ditanyakan, yaitu "Minat dan Bakat Asfa". Ia juga menyiapkan pertanyaan-pertanyaan seperti, "Sejak kapan kamu suka melukis?" dan "Apa yang membuatmu tertarik pada seni?" Naya tidak lupa menyiapkan alat wawancara: buku catatan, pulpen, dan ponsel untuk merekam.
Wawancara dimulai. Naya bertanya dengan ramah, "Halo Asfa, selamat pagi. Bagaimana kabarmu?" Asfa menjawab, "Selamat pagi, Naya. Kabarku baik, terima kasih." Naya melanjutkan, "Asfa, bolehkah saya tahu apa minat dan bakatmu?" Asfa menjawab: "Minatku adalah menggambar, dan bakatku melukis pemandangan." Naya bertanya lagi: "Sejak kapan kamu mengasah bakat melukismu?" Asfa menjelaskan: "Saya sudah suka melukis sejak usia 5 tahun. Awalnya hanya coretan, tapi sekarang saya ikut les."
Naya mencatat setiap jawaban. Dia bertanya lebih dalam, "Apa saja prestasi yang pernah kamu raih dari melukis?" Asfa menjawab dengan bangga, "Saya pernah juara dua lomba melukis tingkat kota tahun lalu." Naya terkesan. "Wah, hebat! Apa pesanmu untuk teman-teman yang ingin mengembangkan bakat?" Asfa menjawab, "Jangan takut mencoba. Temukan bakatmu lalu asah terus. Gunakan waktu luang untuk berlatih." Naya mengakhiri wawancara, "Terima kasih, Asfa. Semoga sukses selalu!" Asfa menjawab, "Sama-sama, Naya. Terima kasih."
Dari wawancara itu, Naya belajar bahwa menggali informasi tidak hanya sekadar bertanya, tetapi juga mendengarkan dengan saksama. Ia menyadari pentingnya menggunakan tanda petik untuk menuliskan ucapan narasumber dan tanda titik dua sebelum kalimat langsung. Naya pun berhasil menulis laporan wawancara yang menarik. Pengalamannya menjadi wartawan cilik sungguh menyenangkan.
A. Pilihan Ganda (5 soal)
Petunjuk: Pilih satu jawaban yang paling benar!
1. Di mana dan kapan wawancara dalam teks dilakukan?
a. Senin pagi di perpustakaanb. Jumat siang di kelasc. Minggu sore di rumah Asfad. Sabtu pagi di halaman sekolah
2. Mengapa Naya memilih Asfa sebagai narasumber?
a. Karena Asfa anak yang pintar matematikab. Karena Asfa mempunyai bakat melukis yang luar biasac. Karena Asfa adalah ketua kelasd. Karena Asfa mau diwawancarai
3. Jika Naya ingin menggali informasi lebih dalam tentang kesulitan Asfa saat belajar melukis, pertanyaan yang tepat diajukan adalah...
a. "Siapa guru melukismu?"b. "Kapan kamu mulai les melukis?"c. "Apa kesulitan terbesar yang kamu hadapi saat belajar melukis?"d. "Berapa banyak lukisan yang sudah kamu buat?"
4. Perhatikan kalimat wawancara berikut!
Naya bertanya: "Sejak kapan kamu suka melukis?"
Penggunaan tanda baca yang tepat ditunjukkan oleh...
a. Tanda titik dua setelah kata 'bertanya' dan tanda petikb. Tanda koma setelah 'bertanya' dan tanda petikc. Tanda titik dua setelah 'Naya'd. Tanda petik saja tanpa titik dua
5. Perhatikan langkah-langkah berikut!
(1) Menyiapkan pertanyaan(2) Menentukan narasumber(3) Menyiapkan alat wawancara(4) Mencari tahu tentang topik
Urutan langkah-langkah yang benar sebelum melakukan wawancara menurut teks adalah...
a. (2)-(4)-(1)-(3)b. (1)-(2)-(3)-(4)c. (3)-(1)-(4)-(2)d. (4)-(2)-(3)-(1)
B. Menjodohkan (5 soal)
Petunjuk: Jodohkan pernyataan di kolom A dengan jawaban yang tepat di kolom B!
| Kolom A | Kolom B |
|---|---|
| 1. Pewawancara dalam teks | a. Asfa |
| 2. Narasumber dalam teks | b. Naya |
| 3. Topik wawancara | c. Sabtu pagi |
| 4. Waktu wawancara | d. Minggu sore |
| 5. Alat wawancara yang disiapkan Naya | e. Buku catatan, pulpen, ponsel |
| f. Minat dan bakat melukis |
Kunci Jawaban:
- b
- a
- f
- c
- e
C. Benar atau Salah (5 soal)
Petunjuk: Berilah tanda centang (✓) pada kolom Benar atau Salah sesuai pernyataan!
| Pernyataan | Benar | Salah |
|---|---|---|
| 1. Wawancara dilakukan di ruang kelas. | ✓ | |
| 2. Asfa sudah suka melukis sejak usia 5 tahun. | ✓ | |
| 3. Naya tidak menyiapkan pertanyaan sebelum wawancara. | ✓ | |
| 4. Asfa pernah meraih juara dua lomba melukis tingkat kota. | ✓ | |
| 5. Tanda titik dua digunakan sebelum kalimat langsung dalam wawancara. | ✓ |
D. Pilihan Ganda Kompleks (5 soal)
Petunjuk: Pilihlah dua (2) jawaban yang paling benar dari setiap soal!
1. Berikut ini yang merupakan informasi tersirat dari teks wawancara adalah...
a. Naya adalah wartawan profesionalb. Asfa sangat tekun mengembangkan bakat melukisnyac. Wawancara dilakukan tanpa persiapand. Naya mendengarkan dengan saksama jawaban Asfa
2. Hal-hal yang dilakukan Naya sebagai persiapan sebelum wawancara adalah...
a. Menghafal semua pertanyaanb. Membeli hadiah untuk Asfac. Menyiapkan pertanyaand. Menentukan Asfa sebagai narasumber
3. Berdasarkan teks, kalimat langsung yang menggunakan tanda petik dan titik dua dengan tepat adalah...
a. Naya bertanya: "Sejak kapan kamu suka melukis?"b. Asfa menjawab "Saya suka melukis"c. Naya: "Asfa, bolehkah saya tahu?"d. Asfa menjawab: "Minatku menggambar."
4. Sikap Naya sebagai pewawancara yang baik berdasarkan teks adalah...
a. Tidak mendengarkan jawabanb. Menyiapkan pertanyaan sebelumnyac. Mencatat setiap jawaban narasumberd. Mengakhiri wawancara tanpa ucapan terima kasih
5. Kata sapaan yang digunakan Naya kepada Asfa dalam teks wawancara adalah...
a. Bapakb. Asfa (nama)c. Kakd. Halo
E. Essay (2 soal)
Petunjuk: Jawablah pertanyaan berikut dengan uraian yang jelas!
- Berdasarkan teks wawancara "Minat dan Bakat Asfa", apa yang dapat kamu simpulkan tentang pentingnya persiapan sebelum melakukan wawancara? Jelaskan dengan bukti dari teks!
- Tulislah kembali kalimat tanya yang diajukan Naya kepada Asfa tentang prestasi melukisnya dengan menggunakan tanda petik dan tanda titik dua yang tepat!. Dan Buatlah satu pertanyaan inferensial tambahan (tidak ada di teks) yang sesuai dengan topik minat dan bakat Asfa!
Kunci Jawaban:
- Contoh Jawaban:
- Kesimpulan: Persiapan sangat penting supaya wawancara berjalan lancar dan informasi tergali secara mendalam.
- Bukti dari teks: Naya menentukan narasumber (Asfa), mencari tahu topik (minat dan bakat), menyiapkan pertanyaan, serta menyiapkan alat (buku catatan, pulpen, ponsel). Dengan persiapan ini, Naya dapat menanyakan hal-hal penting seperti prestasi dan pesan Asfa.
- Contoh Jawaban:
- aNaya bertanya: "Apa saja prestasi yang pernah kamu raih dari melukis?"
- Contoh pertanyaan inferensial: "Bagaimana perasaanmu saat menerima juara dua?" atau "Apa yang memotivasimu untuk terus melukis meskipun pernah mengalami kegagalan?" (jawaban bisa bervariasi, asal bersifat inferensial/menggali lebih dalam dari teks).
Soal Kedua
Stimulus Teks:
Bakat yang Bersinar
Di sebuah sanggar seni di pinggiran kota, seorang murid bernama Najwa mewawancarai Kak Ciko, seorang pelukis muda berbakat yang berhasil mengadakan pameran tunggal. Najwa ingin tahu bagaimana Kak Ciko menemukan inspirasi dan mengembangkan bakatnya. Wawancara berlangsung santai namun penuh makna.
Kak Ciko bercerita, “Awalnya saya suka menggambar di dinding rumah. Ibu saya tidak marah, malah memberi saya kertas besar. Beliau bilang, 'Setiap anak punya bakat, tinggal bagaimana kita menemukan dan mengasahnya'.” Kak Ciko juga mengikuti lomba menggambar sejak SD. Ia pernah menang, tetapi lebih sering tidak.
Najwa bertanya tentang kesulitan yang dihadapi. Kak Ciko menjawab bahwa ia pernah merasa putus asa karena karyanya tidak dihargai. “Tapi saya belajar dari kritik. Saya memperbaiki teknik dan terus berlatih,” ujarnya. Sekarang, karya Kak Ciko dipamerkan di galeri terkenal. Ia berpesan supaya tidak takut mencoba.
Dari wawancara itu, Najwa menyimpulkan bahwa inspirasi bisa datang dari mana saja, dan bakat harus diasah dengan kerja keras. Najwa berencana menulis hasil wawancara menjadi artikel untuk majalah sekolah dan tugas Bahasa Indonesia kelas 5. Ia ingin teman-temannya termotivasi menemukan bakat mereka.
A. Soal Pilihan Ganda (5 soal)
1. Kalimat langsung “Ibu saya bilang, 'Setiap anak punya bakat, tinggal bagaimana kita menemukan dan mengasahnya'.” jika diubah menjadi kalimat tidak langsung yang tepat adalah …
A. Ibu saya bilang setiap anak punya bakat, tinggal bagaimana kita menemukan dan mengasahnya.B. Ibu saya mengatakan bahwa setiap anak mempunyai bakat, tinggal bagaimana mereka menemukan dan mengasahnya.C. Ibu saya berkata setiap anak punya bakat dan tinggal bagaimana kita menemukan dan mengasahnya.D. Ibu saya bilang bahwasanya bakat setiap anak ditemukan dan diasah.
2. Berdasarkan hasil wawancara, mengapa Kak Ciko tidak menyerah meskipun karyanya tidak dihargai?
A. Karena ia sudah terkenal sejak SDB. Karena ibunya selalu memarahinyaC. Karena ia belajar dari kritikD. Karena ia tidak pernah ikut lomba
3. Perhatikan kegiatan berikut!
(1) Menulis kesimpulan(2) Membuat daftar pertanyaan(3) Mencatat jawaban narasumber(4) Menyusun paragraf pembuka
Urutan yang tepat dalam menyusun teks hasil wawancara adalah …
A. (1)-(2)-(3)-(4)B. (3)-(2)-(1)-(4)C. (2)-(3)-(1)-(4)D. (2)-(3)-(4)-(1)
4. Kata yang paling tepat untuk melengkapi kalimat “Najwa ingin . . . hasil wawancara menjadi artikel yang inspiratif” adalah …
A. menyusunB. mengarangC. melaporkanD. mendongeng
5. Struktur teks hasil wawancara yang benar adalah …
A. pembuka – daftar tanya – jawaban – penutupB. pendahuluan – isi wawancara – kesimpulanC. judul – paragraf pembuka – kutipan langsung – penutupD. pertanyaan – jawaban – komentar – saran
B. Soal Menjodohkan (5 soal)
Petunjuk: Jodohkan pernyataan di kolom A dengan jawaban yang tepat di kolom B!
| Kolom A | Kolom B |
|---|---|
| 1. Kalimat langsung yang diucapkan Kak Ciko saat menceritakan rasa putus asanya | A. Memberi kertas besar |
| 2. Tindakan ibu Kak Ciko saat melihatnya menggambar di dinding | B. Menulis artikel untuk majalah |
| 3. Kesimpulan Najwa setelah melakukan wawancara | C. “Tapi saya belajar dari kritik” |
| 4. Tujuan Najwa menulis artikel hasil wawancara | D. Bakat harus diasah dengan kerja keras |
| 5. Saran Kak Ciko kepada pembaca | E. Memotivasi teman-teman |
| F. Jangan takut mencoba |
Kunci Jawaban:
- C
- A
- D
- E
- F
C. Soal Benar atau Salah (5 soal)
Petunjuk: Berilah tanda centang (✓) pada kolom Benar atau Salah sesuai pernyataan!
| Pernyataan | Benar | Salah |
|---|---|---|
| 1. Kak Ciko pernah merasa putus asa karena karyanya tidak dihargai. | ✓ | |
| 2. Kalimat “Najwa bertanya tentang kesulitan yang dihadapi” adalah contoh kalimat langsung. | ✓ | |
| 3. Struktur teks hasil wawancara hanya terdiri dari pertanyaan dan jawaban tanpa pembuka. | ✓ | |
| 4. Ibu Kak Ciko memarahinya karena menggambar di dinding rumah. | ✓ | |
| 5. Inspirasi menurut Kak Ciko bisa datang dari mana saja. | ✓ |
D. Soal Pilihan Ganda Kompleks (5 soal)
Petunjuk: Pilihlah dua (2) jawaban yang paling benar dari setiap soal!
1. Manakah pernyataan yang sesuai dengan isi wawancara tentang perjuangan Kak Ciko?
A. Ia tidak pernah mengikuti lomba.B. Ia pernah menang lomba sejak SD.C. Ia belajar dari kritik yang diterima.D. Ia langsung sukses tanpa kesulitan.
2. Manakah langkah yang harus dilakukan sebelum menulis teks hasil wawancara?
A. Membuat daftar pertanyaanB. Menentukan narasumberC. Menulis kesimpulanD. Mencetak artikel
3. Berikut ini yang merupakan kalimat tidak langsung dari pernyataan Kak Ciko “Saya belajar dari kritik” adalah …
A. Kak Ciko mengatakan bahwa ia belajar dari kritik.B. “Saya belajar dari kritik,” ujar Kak Ciko.C. Kak Ciko belajar dari kritik menurut pengakuannya.D. Kak Ciko berkata, “Saya belajar dari kritik.”
4. Supaya hasil wawancara menjadi teks informasi yang runtut, penulis sebaiknya …
A. mencampur aduk jawaban tanpa urutanB. menambahkan opini pribadi yang berlebihanC. menyusun pertanyaan dan jawaban secara logisD. menggunakan kata penghubung supaya padu
5. Dari wawancara tersebut, Najwa mendapatkan inspirasi bahwa …
A. bakat bisa muncul tanpa latihanB. kerja keras sangat penting dalam mengasah bakatC. kritik hanya akan menjatuhkan semangatD. inspirasi dapat berasal dari lingkungan sekitar
E. Soal Essay (2 soal)
- Jika kamu menjadi Najwa, jelaskan dua cara menyajikan hasil wawancara dengan Kak Ciko supaya menarik dan mudah dipahami oleh teman-teman sekelas! Sertakan alasanmu.
- Ubahlah kalimat langsung berikut menjadi kalimat tidak langsung!
- Kak Ciko berkata, “Saya akan terus berkarya meskipun sulit.”
- Kemudian, jelaskan dua perubahan yang terjadi pada kalimat tersebut (misalnya perubahan kata ganti, tanda baca, atau struktur).
Kunci Jawaban:
- Contoh Jawaban Nomor 1:
- Contoh jawaban: Dua cara yang akan saya lakukan: pertama, menyajikan wawancara dalam bentuk komik singkat supaya lebih hidup. Kedua, menambahkan kotak “Fakta Inspirasi” yang berisi kutipan penting Kak Ciko. Alasannya karena teman-teman lebih suka gambar dan informasi ringkas.
- Contoh Jawaban Nomor 2:
- Contoh: Kak Ciko berkata bahwa ia akan terus berkarya meskipun sulit.
- Perubahan: (1) Kata ganti “saya” menjadi “ia”, (2) Tanda kutip hilang dan kata “bahwa” digunakan, (3) Struktur kalimat menjadi tidak langsung tanpa tanda petik.
