Soal HOTS Bahasa Indonesia Kelas 4 tentang Sudah Besar

Berikut adalah soal HOTS Bahasa Indonesia kelas 4 SD/MI kurikulum merdeka, dengan tujuan pembelajaran:
  • Memaknai teks narasi
  • Menggunakan kaidah kebahasaan berupa kalimat transitif dan intransitif
  • Memaknai kosakata baru dari teks mengenai hal-hal menarik di lingkungan sekitar
  • Menggunakan kosakata baru dengan makna denotatif
  • Memahami arti dari kosakata.
Soal HOTS Kelas 4 SD/MI Bahasa Indonesia tentang Sudah Besar

Contoh Soal HOTS Bahasa Indonesia Kelas 4 tentang Sudah Besar

Soal Pertama

Stimulus (Teks Cerita):

Tak Muat Lagi

Puji dan Hanif adalah kakak-adik. Kamar tidur mereka cukup sempit. Suatu hari, Ibu membelikan Hanif sebuah rak buku baru. Hanif sangat gembira. Ketika rak buku itu dibawa masuk, Puji berkata, "Rak itu tak muat lagi di sini!" Hanif menjawab, "Ayo kita menata ulang mainan-mainan ini." Puji menghela napas. "Tapi sepatuku di sini." Mereka berdua berpikir keras. Akhirnya, mereka memutuskan memindahkan beberapa barang ke gudang. Ibu tersenyum. "Kerja sama yang baik, Nak," ujar Ibu. Hanif pun memeluk Puji. Mereka belajar bahwa berbagi ruang butuh kompromi.

A. Pilihan Ganda (5 soal)

Pilihlah satu jawaban yang paling benar!

1. Apa makna kata "kompromi" dalam cerita "Tak Muat Lagi"?
a. Bertengkar hebat
b. Saling mengalah
c. Menang sendiri
d. Membagi rata

2. Kalimat berikut yang merupakan kalimat transitif adalah....
a. Ibu tersenyum.
b. Mereka belajar.
c. Puji menghela napas.
d. Hanif memeluk Puji.

3. Mengapa Puji berkata, "Rak itu tak muat lagi di sini!"?
a. Karena rak itu terlalu berat
b. Karena kamar mereka sempit
c. Karena Hanif tidak mau menata
d. Karena Ibu marah

4. Perhatikan peristiwa berikut!
(1) Hanif memeluk Puji.
(2) Ibu membelikan rak buku.
(3) Puji berkata rak tak muat.
(4) Mereka memindahkan barang ke gudang.
Urutan peristiwa yang benar dalam cerita adalah....
a. (2)-(3)-(4)-(1)
b. (2)-(4)-(3)-(1)
c. (3)-(2)-(1)-(4)
d. (1)-(2)-(3)-(4) 
 
5. Pesan moral utama dari cerita "Tak Muat Lagi" adalah....
a. Kakak harus mengalah pada adik
b. Barang baru lebih penting dari kerukunan
c. Kerja sama menyelesaikan masalah
d. Kamar sempit tidak nyaman untuk ditempati

B. Menjodohkan (5 soal)

Pasangkan pernyataan di kolom A dengan jawaban yang tepat di kolom B!
Kolom A Kolom B
1. Pelaku yang membelikan rak buku a. Puji menangis
2. Perasaan Hanif saat mendapat rak buku b. Memindahkan barang
3. Tindakan yang dilakukan Puji dan Hanif setelah berdiskusi c. Gembira
4. Contoh kalimat transitif dalam cerita d. Hanif memeluk Puji
5. Kata lain dari 'kompromi' dalam konteks cerita e. Saling mengalah
f. Ibu

Kunci Jawaban:
  1. f
  2. c
  3. b
  4. d
  5. e

C. Benar atau Salah (5 soal)

Berdasarkan cerita "Tak Muat Lagi", beri tanda centang (✓) pada kolom Benar atau Salah!
Pernyataan Benar Salah
1. Ibu membelikan rak buku untuk Hanif.
2. Puji dan Hanif tinggal di rumah mewah.
3. Kata "sempit" dalam cerita berarti luas.
4. Kalimat "Mereka belajar bahwa berbagi ruang butuh kompromi" menggunakan tanda baca titik dengan benar.
5. Hanif tidak mau bekerja sama dengan Puji.

D. Pilihan Ganda Kompleks (5 soal)

Pilihlah dua jawaban yang paling benar!

1. Berdasarkan cerita, pernyataan berikut yang benar tentang urutan peristiwa adalah....
a. Ibu membelikan rak buku sebelum Puji protes.
b. Hanif memeluk Puji sebelum rak buku masuk.
c. Mereka memindahkan barang setelah Puji protes.
d. Puji protes setelah memindahkan barang.

2. Kata yang memiliki makna 'menata' atau 'merapikan' adalah....
a. Mengacaukan
b. Merapikan
c. Mengatur
d. Membiarkan

3. Berikut ini yang merupakan kalimat transitif dari teks adalah....
a. Puji menghela napas.
b. Ibu tersenyum.
c. Hanif memeluk Puji.
d. Mereka memindahkan barang.

4. Perilaku yang mencerminkan hubungan baik kakak-adik dalam cerita adalah.... 
a. Bertengkar memperebutkan rak
b. Berdiskusi memecahkan masalah
c. Saling menyalahkan
d. Bekerja sama memindahkan barang

5. Pesan yang dapat diambil dari cerita tentang kehidupan kakak-adik adalah....
a. Kakak harus selalu menang
b. Adik harus selalu menurut
c. Perlu kompromi dalam berbagi ruang
d. Kerja sama sangat penting

E. Essay (2 soal)

  1. Jelaskan makna kata "kompromi" berdasarkan cerita "Tak Muat Lagi"! Menurutmu, apakah tindakan Puji dan Hanif sudah mencerminkan kompromi? Berikan alasanmu!
  2. Tulislah sebuah cerita pendek (minimal 4 kalimat) tentang kebaikan kakak atau adik! Gunakan satu kalimat transitif dan satu kalimat intransitif. Garis bawahi kedua kalimat tersebut!
Kunci Jawaban:
  1. Jawaban yang diharapkan
    • Makna "kompromi" dalam cerita adalah saling mengalah atau mencari jalan tengah agar kedua pihak nyaman.
    • Ya, tindakan Puji dan Hanif sudah mencerminkan kompromi karena mereka sama-sama berpikir keras dan memindahkan barang ke gudang tanpa saling memaksakan kehendak.
  2. Contoh jawaban:
    • Kakakku sangat baik. Hari Minggu lalu, dia membelikanku es krim (kalimat transitif, karena ada objek 'es krim'). Aku tersenyum senang (kalimat intransitif, tanpa objek). Kami duduk di teras bersama. Aku sayang kakakku.

Soal Kedua

Stimulus Cerita:

Hani sangat suka membaca buku cerita di perpustakaan sekolah. Ia tidak suka jika halaman buku kotor atau robek. Setiap hari Sabtu, Hani meminjam dua buku. Adiknya, Andre, suka bermain bola di lapangan belakang rumah. Andre tidak suka hujan karena lapangan menjadi becek dan licin. Ibu suka memasak sayur bayam untuk keluarga. Ibu tidak suka jika sayur sudah layu saat dibeli. Ayah suka menanam bunga mawar di halaman. Ayah tidak suka tanah yang kering karena bunga bisa mati.

A. Pilihan Ganda (5 soal)

Petunjuk: Pilihlah satu jawaban yang paling benar!

1.  Kata "licin" pada cerita bermakna....
a. jalan terjal 
b. tanah berair
c. permukaan kasar
d. permukaan sulit dilewati basah

2. Setelah hujan deras, jalan tanah di depan rumah menjadi....
a. layu
b. becek
c. robek
d. kering

3. Urutan kegiatan yang benar dari cerita "Suka dan Tidak Suka" adalah....
a. Andre bermain bola → Hani membaca → Ibu memasak → Ayah menanam
b. Hani membaca → Ibu memasak → Andre bermain → Ayah menanam
c. Ayah menanam → Andre bermain → Hani membaca → Ibu memasak
d. Ibu memasak → Ayah menanam → Hani membaca → Andre bermain

4. Kata "kering" dalam cerita bermakna....
a. tidak menarik
b. gaji pas-pasan
c. tanah tidak berair 
d. habis uang

5. Bunga mawar ayah menjadi layu karena....
a. tanah kering
b. halaman becek
c. daun robek
d. akar licin

B. Menjodohkan (5 soal)

Petunjuk: Pasangkan kata di kolom kiri dengan makna denotatif yang tepat di kolom kanan! 
Kata Makna Denotatif
1. Layu a. Keadaan tanah basah dan berlumpur
2. Becek b. Banyak air dan segar
3. Licin c. Tanaman tidak segar karena kekurangan air
4. Robek d. Keadaan tanpa air
5. Kering e. Rusak pada bagian tipis (kertas/kain)
f. Permukaan yang sulit dilewati karena basah

Kunci Jawaban:
  1. C
  2. A
  3. F
  4. E
  5. D

C. Benar atau Salah (5 soal)

Petunjuk: Beri tanda centang (✓) pada kolom Benar jika pernyataan sesuai cerita atau makna denotatif, dan Salah jika tidak!
Pernyataan Benar Salah
1. Kata "becek" menggambarkan lapangan setelah hujan
2. Hani tidak suka membaca buku di perpustakaan
3. Bunga mawar ayah layu karena tanahnya terlalu becek
4. Lawan kata "kering" dalam konteks tanah adalah "basah"
5. "Hati Andre layu mendengar kabar itu" menggunakan makna denotatif kata layu.

D. Pilihan Ganda Kompleks (5 soal)

Petunjuk: Setiap soal memiliki 2 (dua) jawaban yang benar. Pilihlah kedua jawaban tersebut!

1. Berikut ini yang merupakan urutan kegiatan tokoh dalam cerita "Suka dan Tidak Suka" adalah....
a. Hani membaca buku
b. Andre bermain bola setelah hujan
c. Ibu memasak sayur layu
d. Ayah menanam bunga di tanah kering

2. Dari cerita, kata yang menunjukkan kondisi yang tidak disukai oleh tokoh adalah....
a. layu
b. becek
c. segar
d. bersih

3. Berikut yang bukan makna denotatif dari kata "robek" adalah....
a. kertas sobek
b. kain terbelah
c. perasaan sakit hati
d. hubungan retak

4. Penggunaan kata "licin" yang tepat sesuai makna denotatif adalah....
a. Kariernya terasa licin menuju sukses
b. Jalan setapak itu licin tertutup lumut
c. Lantai kamar mandi licin karena air
d. Ucapannya sangat licin sehingga dipercaya

5. Jika tanah kering, maka akibat yang mungkin terjadi (berdasarkan cerita) adalah....
a. sayur menjadi segar
b. bunga mawar layu 
c. lapangan menjadi becek 
d. tanaman membutuhkan air

E. Essay (2 soal)

Petunjuk: Jawablah pertanyaan berikut dengan uraian yang jelas!
  1. Dalam cerita, Ibu tidak suka sayur yang layu. Ayah tidak suka tanah kering karena bunga bisa mati. Menurutmu, mengapa penting bagi kita untuk memahami makna denotatif dari kata "layu" dan "kering" ketika berbelanja sayur atau merawat tanaman? Berikan dua alasan beserta contoh konkret!
  2. Gunakan kata-kata: layu, becek, robek, kering, licin. Buatlah sebuah cerita pendek (3-4 kalimat) yang menceritakan pengalaman seseorang yang tidak suka pada suatu kondisi. Di dalam ceritamu, harus mengandung urutan logis dari sebab ke akibat serta menggunakan minimal 3 dari 5 kata denotatif di atas. Beri judul ceritamu!
Kunci Jawaban:
  • Esai 1:
    • Alasan 1: Agar tidak membeli sayur yang sudah tidak segar (layu) sehingga tidak rugi. Contoh: saat membeli bayam, kita periksa daunnya apakah masih segar atau sudah layu.
    • Alasan 2: Agar tanaman tidak mati karena kekeringan. Contoh: menyiram bunga mawar setiap pagi jika tanah terlihat kering.
  • Esai 2:
    • Judul: "Hari yang Buruk"
    • Hari Minggu hujan deras membuat halaman belakang becek dan licin. Sepatu Andi yang baru robek terjebak lumpur. Ia tidak suka hari hujan karena semua jadi kotor.