Soal HOTS Pendidikan Pancasila Kelas 4 tentang Kerja Sama di Lingkunganku

Berikut adalah soal HOTS kelas 4 SD/MI untuk mata pelajaran Pendidikan Pancasila kurikulum merdeka, dengan tujuan pembelajaran:
  • Melakukan kerja sama dalam berbagai bentuk keberagaman sosial, dan budaya di Indonesia yang terkait persatuan dan kesatuan.
  • Menunjukkan sikap kompak dan bersatu dalam berbagai bentuk keberagaman sosial dan budaya di Indonesia yang terkait persatuan dan kesatuan. 
  • Menunjukkan sikap bangga menjadi anak Indonesia yang memiliki bahasa Indonesia sebagai bahasa persatuan di lingkungan masyarakat.
Soal HOTS Kelas 4 SD/MI Pendidikan Pancasila tentang Kerja Sama di Lingkunganku

Contoh Soal HOTS Pendidikan Pancasila Kelas 4 tentang Kerja Sama di Lingkunganku

Soal Pertama

Stimulus Cerita

Festival Budaya di Kampung Jaya

Kampung Jaya akan mengadakan Festival Budaya untuk memperingati Hari Kemerdekaan. Warga kampung terdiri dari beragam suku, seperti Jawa, Sunda, Batak, dan Dayak. Mereka semua antusias. Ibu-ibu bergotong royong membuat makanan khas: getuk, pecel, saksang, dan ketupat. Bapak-bapak bersama-sama membuat panggung dan menghias kampung dengan umbul-umbul. Anak-anak sekolah diminta menampilkan tarian tradisional dari berbagai daerah. Mereka berlatih setiap sore.

Namun, ada beberapa anak yang tidak mau ikut latihan, yaitu Aufar dan Riski. Mereka lebih suka bermain game di rumah. Saat latihan, Aufar sering mengejek gerakan tarian temannya yang salah, sedangkan Keenand selalu membantu teman yang kesulitan. Pak RT lalu mengajak semua warga untuk membersihkan lingkungan kampung. Keenand dan teman-temannya dengan kompak membersihkan selokan, sementara Aufar hanya diam saja di rumah. Berkat kerja sama, festival berjalan meriah dan semua warga merasa bangga.

A. Pilihan Ganda (5 Soal)

Pilihlah satu jawaban yang paling tepat!

1. Berdasarkan cerita, siapakah yang menunjukkan sikap mencintai tanah air melalui partisipasinya dalam festival budaya?
a. Aufar dan Riski
b. Keenand dan Ibu-ibu
c. Pak RT sendiri
d. Anak yang bermain game

2. Dalam persiapan festival, anak-anak diminta menampilkan tarian tradisional. Sikap yang tepat saat latihan berkelompok adalah...
a. Mengejek teman yang salah gerakan
b. Memilih tarian yang paling mudah
c. Mengerjakan tugas sendiri
d. Membantu teman yang kesulitan 

3. Perhatikan tugas-tugas berikut!
(1) Ibu-ibu membuat makanan khas
(2) Bapak-bapak membuat panggung
(3) Aufar bermain game di rumah
(4) Keenand membersihkan selokan
Yang merupakan peran dalam kegiatan gotong royong di kampung adalah...
a. (1), (2), dan (4)
b. (1), (2), dan (3)
c. (2), (3), dan (4)
d. (1), (3), dan (4)

4. Berdasarkan cerita, bentuk praktik gotong royong yang dilakukan warga kampung adalah...
a. Berlomba membuat makanan sendiri
b. Membersihkan lingkungan bersama
c. Menonton festival dari rumah
d. Membeli panggung dari luar kampung

5. Perhatikan langkah-langkah berikut!
  1. Membersihkan lingkungan kampung
  2. Membuat panggung dan menghias
  3. Latihan tarian tradisional
  4. Membuat makanan khas
Urutan langkah kerja sama warga Kampung Jaya dalam menyukseskan festival yang benar adalah...
a. 2-4-3-1
b. 3-1-2-4
c. 4-2-3-1 
d. 1-3-4-2

B. Menjodohkan (5 Soal)

Pasangkan pernyataan di kolom A dengan jawaban yang tepat di kolom B!
Kolom A Kolom B
1. Sikap yang ditunjukkan Keenand saat latihan tarian. a. Membuat panggung
2. Kegiatan gotong royong yang dilakukan bapak-bapak. b. Membantu teman yang kesulitan
3. Contoh keberagaman budaya di Kampung Jaya. c. Mengejek teman
4. Sikap Aufar yang tidak mencintai tanah air. d. Makanan khas dari berbagai suku
5. Manfaat kerja sama dalam festival. e. Bermain game saat latihan
f. Mempererat persatuan

Kunci Jawaban: 
  1. b
  2. a
  3. d
  4. c
  5. f

C. Benar atau Salah (5 Soal)

Berilah tanda centang (✓) pada kolom Benar atau Salah berdasarkan isi cerita!
Pernyataan Benar Salah
1. Keenand menunjukkan sikap kompak dengan membantu teman yang kesulitan menari.
2. Aufar dan Riski ikut serta dalam gotong royong membersihkan lingkungan.
3. Keberagaman suku di Kampung Jaya justru menghambat jalannya festival.
4. Sikap mencintai tanah air dapat ditunjukkan dengan berpartisipasi dalam kegiatan budaya.
5. Gotong royong hanya dilakukan oleh orang dewasa, bukan anak-anak.

D. Pilihan Ganda Kompleks (5 Soal)

Pilihlah dua jawaban yang paling tepat!

1. Berdasarkan cerita, manfaat gotong royong yang dirasakan warga kampung antara lain...
a. Festival menjadi meriah
b. Makanan menjadi habis
c. Warga merasa bangga
d. Anak-anak tidak perlu latihan

2. Ciri-ciri sikap kompak yang ditunjukkan Keenand dan teman-temannya adalah...
a. Saling membantu saat kesulitan
b. Bekerja sendiri tanpa bantuan
c. Mengejek gerakan teman
d. Membersihkan selokan bersama-sama

3. Contoh keberagaman budaya yang ada di Kampung Jaya adalah...
a. Hanya ada satu jenis tarian
b. Berbagai suku: Jawa, Sunda, Batak, Dayak 
c. Makanan khas yang beragam
d. Semua warga berasal dari suku yang sama

4. Sikap yang menunjukkan cinta tanah air dalam festival adalah...
a. Tidak mau ikut latihan
b. Merusak hiasan kampung
c. Melestarikan tarian tradisional
d. Ikut serta dalam kegiatan festival 

5. Berikut ini langkah-langkah dalam gotong royong membersihkan selokan. Dua langkah pertama yang mencerminkan sikap kompak adalah...
a. Membagi tugas membersihkan
b. Berdiskusi menentukan area 
c. Langsung bekerja sendiri-sendiri
d. Bermain game dulu

E. Essay (2 Soal)

Jawablah pertanyaan berikut dengan uraian yang jelas dan lengkap!
  1. Berdasarkan cerita, bandingkan sikap Keenand dan Aufar dalam menghadapi keberagaman budaya di kampungnya! Menurutmu, sikap siapa yang lebih baik untuk menjaga persatuan? Jelaskan alasannya!
  2. Jika kamu menjadi ketua kelompok dalam persiapan festival budaya, bagaimana cara kamu mengajak teman-teman yang malas seperti Aufar untuk ikut bergotong royong? Tuliskan minimal 3 cara yang baik!
Kunci Jawaban Essay:
  1. Membandingkan:
    • Sikap Keenand : membantu teman, ikut latihan, bersih-bersih (cinta tanah air, kompak).
    • Sikap Aufar : mengejek, malas, bermain game (tidak cinta tanah air).
    • Sikap Keenand lebih baik karena menjaga persatuan, menghargai keberagaman, dan menunjukkan gotong royong.
  2. Cara mengajak:
    • Memberi contoh ikut serta dengan semangat.
    • Menjelaskan manfaat gotong royong (festival meriah, bangga).
    • Memberi tugas ringan yang disukai.
    • Mengajak diskusi dan mendengarkan pendapatnya.

Soal Kedua

Stimulus Cerita

Lomba Pidato di Desa Harapan Jaya

Di Desa Harapan Jaya, penduduknya berasal dari berbagai suku: Jawa, Sunda, Batak, Madura, dan Dayak. Setiap hari mereka menggunakan bahasa daerah masing-masing saat berbicara dengan keluarga atau teman sebaya. Namun, ketika berkumpul di balai desa atau saat ada acara resmi, mereka selalu menggunakan bahasa Indonesia.

Suatu hari, diadakan lomba pidato antar RW dengan tema "Aku Bangga Berbahasa Indonesia". Peserta lomba adalah anak-anak usia 9-12 tahun. Gustin (Suku Jawa), Andre (Suku Batak), Septi (Suku Sunda), dan Asyrofi (Suku Madura) ikut serta. Awalnya, Andre merasa malu karena ia lebih terbiasa berbahasa Batak. Septi juga sering tergagap saat mencari kata dalam bahasa Indonesia. Gustin dan Asyrofi justru sangat antusias.

Mereka kemudian berlatih bersama setiap sore. Gustin mengajak teman-temannya untuk selalu menggunakan bahasa Indonesia selama latihan, meskipun kadang salah ucap. Lambat laun, Andre dan Septi menjadi lebih percaya diri. Mereka sadar bahwa bahasa Indonesia adalah bahasa persatuan yang menghubungkan semua suku di Indonesia. Pada hari lomba, mereka semua tampil dengan bangga menggunakan bahasa Indonesia. Warga desa pun salut dan semakin giat menggunakan bahasa Indonesia dalam kegiatan sehari-hari.

A. 5 Soal Pilihan Ganda

1. Berdasarkan cerita, bahasa yang digunakan saat lomba pidato adalah...
A. Bahasa persatuan 
B. Bahasa daerah
C. Bahasa asing
D. Bahasa sehari-hari

2. Sikap Andre yang paling tepat setelah berlatih bersama adalah...
A. Tetap berbahasa Batak
B. Menolak ikut lomba
C. Minta pakai bahasa Inggris
D. Bangga berbahasa Indonesia 

3. Perhatikan urutan sikap berikut!
(1) Bangga berbahasa Indonesia
(2) Malu menggunakan bahasa Indonesia
(3) Mengajak teman berbahasa Indonesia
(4) Berlatih pidato bahasa Indonesia
Urutan yang menunjukkan perubahan sikap dari tidak bangga menjadi bangga adalah...
A. (1)-(3)-(4)-(2)
B. (2)-(1)-(4)-(3)
C. (2)-(4)-(3)-(1) 
D. (3)-(2)-(1)-(4)

4. Septi sebaiknya melakukan ini saat lupa kata dalam bahasa Indonesia...
A. Diam saja selamanya
B. Tetap berusaha bicara
C. Langsung berbahasa Sunda
D. Menangis di atas panggung

5. Rasa bangga menjadi anak Indonesia ditunjukkan dengan...
A. Malu berbahasa Indonesia
B. Menolak bahasa persatuan
C. Lebih suka bahasa daerah
D. Bangga berbahasa Indonesia 

B. 5 Soal Menjodohkan

Petunjuk: Jodohkan pernyataan di kolom A dengan jawaban yang tepat di kolom B
Kolom A Kolom B
1. Bahasa yang digunakan Gustin, Andre, Septi, dan Asyrofi saat lomba a. Bangga dan percaya diri
2. Perasaan yang dialami Andre di awal cerita b. Bahasa Indonesia
3. Cara Gustin mengajak teman-temannya berlatih c. Malu
4. Manfaat utama bahasa Indonesia di Desa Harapan Jaya d. Tetap menggunakan bahasa daerah
5. Sikap yang muncul setelah mereka berlatih bersama e. Menggunakan bahasa Indonesia
f. Pemersatu berbagai suku

Kunci Jawaban:
  1. b
  2. c
  3. e
  4. a

C. 5 Soal Benar atau Salah

Petunjuk: Berilah tanda centang (✓) pada kolom Benar atau Salah berdasarkan isi cerita!
Pernyataan Benar Salah
1. Bahasa Indonesia adalah bahasa persatuan bangsa Indonesia.
2. Gustin sebaiknya menggunakan bahasa Jawa saat berbicara dengan Andre yang berasal dari Batak.
3. Sikap malu menggunakan bahasa Indonesia menunjukkan rasa bangga sebagai anak Indonesia.
4. Mengajak teman bermain menggunakan bahasa Indonesia adalah contoh sikap bangga.
5. Bahasa daerah tidak boleh digunakan sama sekali oleh warga Desa Harapan Jaya.

D. 5 Soal Pilihan Ganda Kompleks

Petunjuk: Pilihlah dua jawaban yang paling benar!

1. Manakah contoh penggunaan bahasa Indonesia yang benar dalam cerita?
A. Berpidato di lomba
B. Bicara bahasa Batak di rumah
C. Berlatih pidato bersama
D. Berdialog bahasa Inggris

2. Sikap bangga berbahasa Indonesia yang ditunjukkan Gustin adalah...
A. Merasa malu saat salah ucap
B. Mengajak teman berbahasa Indonesia
C. Tetap antusias berlatih
D. Mengejek bahasa daerah teman

3. Berikut urutan berbahasa Indonesia yang santun saat bertemu teman baru. Manakah dua urutan yang benar?
A. Salam – tanya kabar – bicara topik
B. Salam – bicara topik – tanya kabar
C. Tanya kabar – salam – bicara topik
D. Bicara topik – salam – tanya kabar

4. Manfaat menggunakan bahasa Indonesia di lingkungan masyarakat seperti Desa Harapan Jaya adalah...
A. Memperkuat persatuan antarsuku
B. Menghilangkan semua bahasa daerah
C. Memudahkan komunikasi sehari-hari
D. Membuat orang tua tidak mengerti

5. Alasan mengapa Andre dan Septi akhirnya bangga berbahasa Indonesia adalah...
A. Karena dipaksa oleh Gustin
B. Karena sadar bahasa Indonesia pemersatu
C. Karena ingin menang lomba saja
D. Karena setelah latihan menjadi percaya diri

E. 2 Soal Essay

Petunjuk: Jawablah pertanyaan berikut dengan jelas dan lengkap berdasarkan cerita dan pendapatmu sendiri!
  1. Dalam cerita, Andre awalnya malu menggunakan bahasa Indonesia. Setelah berlatih bersama, ia berubah menjadi bangga. Menurutmu, mengapa Andre bisa berubah? Sebutkan dua faktor penyebabnya dan jelaskan!
  2. Jika kamu memiliki teman seperti Septi yang masih tergagap dan kurang percaya diri saat menggunakan bahasa Indonesia, bagaimana caramu mengajaknya agar mau dan bangga menggunakan bahasa Indonesia? Berikan tiga contoh kegiatan yang bisa kamu lakukan bersama teman tersebut!
Kunci Jawaban Essay:
  • No. 1
    • Faktor 1: Adanya teman yang mengajak dan mendukung (Gustin dan Asyrofi)
    • Faktor 2: Latihan terus-menerus sehingga percaya diri
    • Faktor 3: Kesadaran bahwa bahasa Indonesia adalah bahasa persatuan
  • No. 2
    • Mengajak bermain tebak kata dalam bahasa Indonesia
    • Berlatih pidato pendek bersama di depan cermin
    • Memberi pujian setiap kali ia berhasil menggunakan bahasa Indonesia
    • Menonton video anak-anak berpidato bahasa Indonesia