Soal HOTS Bahasa Indonesia Kelas 4 tentang Asal Usul

Berikut adalah soal HOTS kelas 4 SD/MI untuk mata pelajaran Bahasa Indonesia kurikulum merdeka, dengan tujuan pembelajaran:
  • Memahami teks dari media audio.
  • Mengidentifikasi rima pada syair.
  • Memahami pesan dan informasi dari teks narasi 
  • Menggunakan kaidah kebahasan: kata penghubung antarkalimat (konjungsi).
Soal HOTS Kelas 4 SD/MI Bahasa Indonesia tentang Asal Usul

Contoh Soal HOTS Bahasa Indonesia Kelas 4 tentang Asal Usul

Soal Pertama

Stimulus Lagu:

"Nenek Moyangku"

Nenek moyangku orang pelaut
Gemar mengarung luas samudra
Menerjang ombak tiada takut
Menempuh badai sudah biasa

Angin bertiup layar terkembang
Ombak berdebur di tepi pantai
Pemuda b'rani bangkit sekarang
Ke laut kita beramai-ramai

A. Pilihan Ganda (5 Soal)

1. Setelah menyimak lagu "Nenek Moyangku", kegiatan apa yang dilakukan oleh nenek moyang menurut syair tersebut?
A. Bertani di sawah
B. Berdagang antar pulau
C. Menjadi pelaut yang tangguh
D. Membangun istana di tepi pantai

2. Pola rima yang tepat pada penggalan syair di atas adalah....
A. a-b-a-b
B. a-a-b-b
C. a-a-a-a
D. a-b-b-a

3. Kata "mengarung" dalam syair "Gemar mengarung luas samudra" memiliki makna ....
A. berenang di laut
B. berlayar menjelajahi
C. tenggelam dalam air
D. memancing di samudra

4. Berdasarkan syair tersebut, sifat nenek moyang yang paling menonjol adalah ....
A. penakut dan pemalas
B. pemberani dan ulet
C. sombong dan angkuh
D. pelupa dan ceroboh

5. Sikap yang dapat diteladani dari isi syair tersebut adalah ....
A. hanya diam ketika melihat bahaya 
B. menghindari kerja sama dengan orang lain 
C. mudah menyerah saat menghadapi kesulitan 
D. berani dan tidak takut menghadapi tantangan

B. Menjodohkan (4 Soal)

Jodohkan setiap kata di kolom A memiliki pasangan di kolom B yang berima dalam syair.
Kolom A Kolom B
1. pelaut A. biasa
2. samudra B. sekarang
3. terkembang C. ramai
4. pantai D. takut
E. bangkit

Kunci Jawaban:
  1. D
  2. A
  3. B
  4. C

C. Benar atau Salah (5 Soal)

Berilah tanda centang (✓) pada kolom Benar atau Salah berdasarkan isi syair lagu "Nenek Moyangku"!
Pernyataan Benar Salah
1. Nenek moyang digambarkan sebagai orang yang takut menghadapi ombak.
2. Kata "terkembang" dan "sekarang" memiliki bunyi akhir yang sama.
3. Pada bait kedua, pemuda diajak untuk diam di daratan.
4. Syair tersebut menggunakan pola rima a-b-a-b pada setiap bait.
5. Nenek moyang sudah biasa menempuh badai.

D. Pilihan Ganda Kompleks (5 Soal)

Pilihlah dua jawaban yang paling benar!

1. Perhatikan pola rima pada bait pertama syair "Nenek Moyangku". Pernyataan berikut yang benar tentang pola rima tersebut adalah ....
A. Baris 1 dan 3 memiliki rima akhir yang sama (aut dan ut)
B. Baris 2 dan 4 memiliki rima akhir yang sama (ra dan sa) 
C. Baris 1 dan 2 memiliki rima sempurna
D. Pola rima bait pertama adalah a-a-b-b 

2. Berikut adalah beberapa peristiwa dalam syair yang tidak urut.
(1) Pemuda bangkit sekarang
(2) Menerjang ombak
(3) Angin bertiup layar terkembang
(4) Ke laut beramai-ramai
(5) Menempuh badai
Urutan yang paling logis berdasarkan teks adalah ....
A. (3) – (2) – (5) – (1) – (4)
B. (1) – (3) – (2) – (5) – (4)
C. (2) – (5) – (3) – (1) – (4)
D. (3) – (1) – (2) – (5) – (4)

3. Makna tersirat dari baris "Pemuda b'rani bangkit sekarang" dalam syair tersebut adalah ....
A. Pemuda zaman sekarang harus berani seperti nenek moyang. 
B. Pemuda tidak perlu berlayar karena sudah ada kapal modern.
C. Semangat kepahlawanan harus diteruskan oleh generasi muda. 
D. Pemuda sebaiknya tinggal di rumah saja.

4. Perhatikan pasangan kata berikut. Pasangan kata yang memiliki persamaan bunyi di bagian akhir (rima) adalah ....
A. pelaut - takut → sama (vokal u + konsonan t) 
B. samudra - biasa → sama (vokal a) 
C. terkembang - pantai → beda (ang vs ai)
D. bangkit - sekarang → beda (it vs ang)

5. Pesan moral yang dapat dipetik dari syair "Nenek Moyangku" adalah ....
A. Kita harus takut pada ombak dan badai.
B. Kegigihan dan keberanian adalah warisan berharga. 
C. Generasi muda diajak untuk malas-malasan.
D. Cinta tanah air dan jiwa petualang perlu dilestarikan. 

E. Essay (2 Soal)

  1. Setelah menyimak lagu "Nenek Moyang", bandingkan pola rima pada bait pertama dan bait kedua! Menurutmu, mengapa lagu tersebut memilih pola rima seperti itu? Jelaskan dengan bahasamu sendiri! (Minimal 3 kalimat)
  2. Buatlah dua pasang kata baru yang berima (sama bunyi akhirnya) dengan tema "laut" atau "petualangan"! Kata-kata tersebut tidak boleh sama dengan yang ada di syair. Kemudian, buatlah satu kalimat yang menggunakan salah satu pasangan kata tersebut!
Panduan Jawaban:
  1. Kunci Jawaban:
    1. Bait pertama: rima antara baris 1&3 (pelaut-takut) dan baris 2&4 (samudra-biasa). Pola a-b-a-b.
    2. Bait kedua: rima antara baris 1&3 (terkembang-sekarang) dan baris 2&4 (pantai-ramai). Pola a-b-a-b juga.
    3. Tujuan: membuat syair mudah diingat, enak didengar, dan memberikan irama yang teratur sehingga pesan kepahlawanan mudah diterima anak-anak.
  2. Kunci Jawaban:
    1. Pasangan 1: gelombang -ombak (tidak tepat, karena sama-sama 'ombak'? Gelombang berima dengan "ombang"? Tidak. Contoh baik: "ombak" - "ombak" tidak boleh sama. Pasangan: "badai" - "damai" (rima tak sempurna), "layar" - "sayang" (tidak). Lebih tepat: "berenang" - "tertang", tidak ada. Sederhana: "laut" - "paut" (berpaut), "ombak" - "tombak".
    2. Pasangan 2: "karang" - "terang", "pantai" - "rantai".
    3. Kalimat: "Ombak besar di laut itu tidak dapat dipaut oleh perahu kecil."
    4. Alternatif jawaban yang lebih baik:
      • Pasangan 1: berlayar - mengarung (tidak sama). Pasangan: "samudra" - "mudra" (bukan). Saya sarankan: "gelombang" - "ombang" (bukan kata). Lebih baik: "biasa" sudah ada. Buat sendiri: "pemberani" - "sejati", "petualang" - "pulang".
      • Kalimat: "Seorang pemberani sejati tidak takut pada badai laut."

Soal Kedua

Stimulus Cerita:

Pada masa dahulu, di daerah Semarang hiduplah seorang pedagang makanan keturunan Tionghoa bernama Tjoa dan seorang perempuan Jawa bernama Mbok Rono. Tjoa membuat makanan khas dari negeri leluhurnya, yaitu kulit tipis berisi rebung, telur, dan daging. Makanan itu terasa lezat, tetapi belum cocok dengan selera masyarakat setempat.

Suatu hari, Mbok Rono mencicipi makanan itu. Ia memberi saran agar isinya diubah menjadi lebih sederhana dan sesuai dengan lidah orang Jawa. Tjoa menerima saran tersebut. Ia lalu mengganti beberapa bahan dan menambahkan bumbu yang lebih harum. Setelah itu, makanan tersebut menjadi lebih enak dan disukai banyak orang.

Karena hasil kerja sama mereka, makanan itu dikenal luas dengan nama lumpia atau lunpia. Makanan ini kemudian menjadi salah satu makanan khas Semarang yang terkenal sampai sekarang. Selain rasanya lezat, lumpia juga mengandung pesan penting, yaitu pentingnya kerja sama, saling menghargai perbedaan, dan menerima saran dengan baik.

Dari cerita tersebut, kita dapat belajar bahwa makanan tradisional tidak hanya lezat, tetapi juga menyimpan nilai kebersamaan dan persatuan. Oleh karena itu, lumpia menjadi simbol perpaduan budaya yang harmonis.

A. Pilihan Ganda (5 soal)

Pilihlah satu jawaban yang paling benar!

1. Berdasarkan cerita, apa yang paling tepat menjadi alasan lumpia disukai banyak orang?
A. Bahan sangat mahal
B. Bentuk sangat besar
C. Sesuai selera masyarakat
D. Dijual hari tertentu

2. Urutan peristiwa yang paling tepat dalam cerita tersebut adalah ....
A. terkenal → saran → dibuat
B. dibuat → saran → terkenal
C. saran → dibuat → terkenal
D. dijual → ditolak → hilang

3. Pesan utama yang dapat dipetik dari cerita tersebut adalah ....
A. ikuti pendapat sendiri
B. kerja sama hasilkan kebaikan
C. tradisi tidak boleh berubah
D. hindari perbedaan budaya

4. Kata penghubung antarkalimat yang paling tepat untuk melengkapi kalimat berikut adalah:
“Lumpia dibuat dengan bahan sederhana. …, rasanya sangat lezat dan digemari banyak orang.”
A. namun
B. karena
C. sehingga
D. lalu

5. Mengapa Mbok Rono memberi saran?
A. Ingin mengubah resep makanan
B. Tidak suka makanan Tjoa
C. Ingin meniru budaya lain
D. Agar makanan cepat habis

B. Soal Menjodohkan (5 Soal)

Petunjuk: Pasangkan pernyataan pada kolom A dengan jawaban yang tepat pada kolom B.
Kolom A Kolom B
1. Tjoa A. Makanan menjadi lebih sesuai dengan selera masyarakat
2. Mbok Rono B. Tokoh yang memberi saran perubahan resep
3. Lumpia C. Pedagang makanan keturunan Tionghoa
4. Kerja sama D. Makanan khas Semarang
5. Perubahan bahan dan bumbu E. Membuat hasil yang baik dan disukai banyak orang

Kunci Jawaban:
  1. C
  2. B
  3. D
  4. E
  5. A

C. Benar atau Salah (5 Soal)

Bacalah pernyataan berikut! Beri tanda centang (✓) pada kolom Benar atau Salah berdasarkan teks!
Pernyataan Benar Salah
1. Lumpia awalnya dibuat agar sesuai dengan selera masyarakat setempat.
2. Mbok Rono menerima makanan Tjoa lalu memberi saran perbaikan.
3. Lumpia menjadi terkenal karena kerja sama dua tokoh yang saling menghargai.
4. Kata penghubung “namun” digunakan untuk menyatakan penambahan informasi.
5. Cerita tersebut menunjukkan bahwa perbedaan budaya dapat menjadi kekuatan jika dikelola dengan baik.

D. Pilihan Ganda Kompleks (5 Soal)

Pilihlah dua jawaban yang benar dari setiap soal!

1. Perhatikan kalimat berikut:
“Lumpia menjadi makanan khas Semarang karena rasanya lezat dan mudah diterima masyarakat.”
Mengapa lumpia disukai berdasarkan kalimat tersebut?
A. Rasanya lezat
B. Harganya selalu mahal
C. Mudah diterima masyarakat
D. Hanya dibuat oleh satu orang

2. Pilih urutan peristiwa yang benar berdasarkan cerita?
A. Tjoa membuat makanan khas
B. Lumpia langsung terkenal tanpa perubahan
C. Mbok Rono memberi saran
D. Makanan diubah agar sesuai selera masyarakat

3. Nilai moral yang terkandung dalam cerita adalah ....
A. saling menghargai
B. saling memaksa pendapat sendiri
C. bersikap sombong
D. kerja sama 

4. Kata penghubung antarkalimat yang dapat digunakan untuk menyatakan hubungan sebab-akibat adalah ....
A. oleh karena itu
B. namun
C. karena itu
D. tetapi

5. Informasi yang sesuai dengan isi teks adalah ....
A. berasal dari makanan laut
B. hasil kerja dua budaya 
C. hanya dikenal luar negeri
D. penting menerima saran 

F. Soal Essay (2 Soal)

  1. Jelaskan mengapa cerita asal-usul lumpia dapat dianggap sebagai cerita yang mengandung pesan persatuan!
  2. Buatlah dua kalimat baru yang menggunakan kata penghubung antarkalimat, lalu jelaskan fungsi kata penghubung tersebut!
Kunci Jawaban: 
  1. Pedoman jawaban: Peserta didik menjelaskan bahwa cerita lumpia menunjukkan kerja sama antara dua tokoh dari latar budaya berbeda. Mereka saling menghargai, menerima saran, dan menghasilkan makanan yang disukai banyak orang. Hal ini menggambarkan persatuan, kebersamaan, dan sikap menghormati perbedaan.
  2. Contoh jawaban:
    • “Aku sudah belajar membuat lumpia. Kemudian, aku membantu ibu menyiapkan bahan.”
    • “Lumpia terasa lezat. Oleh karena itu, banyak orang menyukainya.”
    • Penjelasan: “Kemudian” berfungsi untuk menyatakan urutan peristiwa. “Oleh karena itu” berfungsi untuk menyatakan akibat atau kesimpulan.