Soal HOTS IPAS Kelas 4 tentang Menjadi Pahlawan Lingkungan

Berikut adalah soal HOTS IPAS kelas 4 SD/MI kurikulum merdeka, dengan tujuan pembelajaran:
  • Menunjukkan sikap peduli terhadap permasalahan lingkungan di sekitar. 
  • Berkontribusi dalam upaya melakukan mitigasi perubahan iklim melalui aktivitas sederhana yang bisa dilakukan dalam kehidupan sehari-hari.
  • Berkontribusi dalam upaya melestarikan budaya/ kearifan lokal di lingkungan sekitarnya.
Soal HOTS IPAS Kelas 4 SD/MI

Contoh Soal HOTS IPAS Kelas 4 tentang Menjadi Pahlawan Lingkungan

Soal Pertama

Stimulus Cerita:

Kisah Desa Alam Indah

Di Desa Alam Indah, warga mulai merasakan udara yang semakin panas dan musim hujan yang tidak menentu. Bu Syakila, seorang guru, mengajak murid-muridnya untuk peduli lingkungan. Mereka melakukan aksi nyata: menanam pohon di lahan kosong, memilah sampah organik dan anorganik, serta mengurangi penggunaan plastik. Setiap hari, Andre selalu membawa botol minum dan tas belanja dari rumah. Lala lebih memilih berjalan kaki ke sekolah daripada diantar motor. Pak RT mengimbau warga untuk mematikan lampu dan peralatan elektronik jika tidak digunakan. Namun, masih ada beberapa warga seperti Pak Oji yang sering membakar sampah plastik dan menggunakan AC seharian. Toko kelontong milik Bu Gustin masih memberikan kantong plastik sekali pakai kepada pembeli. Desa ini berusaha mengurangi jejak karbon dengan membuat taman desa dan lubang biopori.

A. Pilihan Ganda (5 Soal)

1. Perilaku yang menunjukkan pemborosan sumber daya alam adalah ...
a. Mematikan lampu di siang hari
b. Membiarkan keran air mengalir saat sikat gigi
c. Membawa tas belanja sendiri
d. Berjalan kaki ke sekolah

2. Aksi nyata yang dilakukan Andre untuk mengurangi sampah plastik adalah ...
a. Membeli air kemasan setiap hari
b. Membawa botol minum dari rumah
c. Menggunakan sedotan plastik
d. Membungkus makanan dengan plastik

3. Kegiatan berikut yang paling efektif mengurangi jejak karbon adalah ...
a. Menyalakan AC sepanjang hari
b. Membakar sampah di halaman
c. Berjalan kaki ke sekolah
d. Menggunakan kantong plastik baru

4. Perilaku Pak Oji yang mempercepat perubahan iklim adalah ...
a. Membakar sampah plastik
b. Menanam pohon
c. Mematikan lampu
d. Membawa botol minum

5. Urutan tindakan mengurangi jejak karbon dari yang paling mudah hingga paling sulit dilakukan sehari-hari adalah ...
a. Menanam pohon – mematikan lampu – berjalan kaki
b. Menanam pohon – berjalan kaki – mematikan lampu
c. Berjalan kaki – menanam pohon – mematikan lampu
d. Mematikan lampu – berjalan kaki – menanam pohon 

B. Menjodohkan (5 Soal)

Pasangkan perilaku/kejadian dengan dampak/upaya yang tepat!
Perilaku / Kejadian Dampak / Upaya
1. Membiarkan keran air mengalir saat cuci piring a. Menyuburkan tanah
2. Memilah sampah organik dan anorganik b. Menghemat penggunaan listrik
3. Berjalan kaki ke sekolah daripada naik motor c. Membuang-buang air bersih
4. Membakar sampah plastik di halaman d. Mengurangi emisi karbon
5. Membawa tas belanja sendiri ke pasar e. Memudahkan daur ulang sampah
f. Menghasilkan gas rumah kaca beracun

Kunci Jawaban:
  1. c
  2. e
  3. d
  4. f
  5. b

C. Benar atau Salah (5 Soal)

Berilah tanda centang (✓) pada kolom Benar atau Salah pada setiap pernyataan!
Pernyataan Benar Salah
1. Membawa botol minum sendiri dari rumah termasuk perilaku mengurangi sampah plastik.
2. Menggunakan AC sepanjang hari tidak berpengaruh terhadap jejak karbon.
3. Membakar sampah daun kering adalah cara terbaik untuk mengurangi sampah.
4. Berjalan kaki ke sekolah membantu mengurangi polusi udara.
5. Membiarkan lampu menyala saat tidur siang adalah perilaku hemat energi.

D. Pilihan Ganda Kompleks (5 Soal)

Pilihlah dua jawaban yang paling benar!

1. Aksi nyata yang dapat mengurangi jejak karbon di sekolah adalah ... 
a. Mematikan kipas angin saat jam istirahat
b. Membawa bekal dengan wadah plastik sekali pakai
c. Menanam pohon di halaman sekolah
d. Membuang sampah plastik ke sungai

2. Perilaku berikut yang termasuk pemborosan sumber daya alam di rumah adalah ... 
a. Mematikan TV saat tidak ditonton
b. Mandi dengan air mengalir terlalu lama
c. Menggunakan tas belanja kain
d. Membiarkan kulkas terbuka lama

3. Pernyataan yang benar tentang urutan langkah sederhana mengurangi sampah plastik!
a. Langkah pertama: membawa tas belanja sendiri
b. Langkah kedua: membuang sampah plastik ke sungai
c. Langkah ketiga: menggunakan botol minum isi ulang
d. Langkah keempat: membakar sampah plastik

4. Upaya yang dapat dilakukan warga Desa Alam Indah untuk mitigasi perubahan iklim adalah ... 
a. Membuat lubang biopori
b. Menanam pohon di lahan kosong 
c. Menggunakan AC 24 jam
d. Membakar sampah setiap hari

5. Perilaku peduli lingkungan yang ditunjukkan tokoh dalam cerita adalah ... 
a. Bu Gustin memberi kantong plastik
b. Pak Oji membakar sampah plastik
c. Lala berjalan kaki ke sekolah 
d. Andre membawa botol minum

E. Essay (2 Soal)

  1. Berdasarkan cerita "Desa Alam Indah", sebutkan 3 aktivitas sederhana yang dilakukan tokoh dalam cerita yang dapat mengurangi jejak karbon! Jelaskan bagaimana masing-masing aktivitas tersebut membantu mitigasi perubahan iklim!
  2. Jika kamu menjadi warga Desa Alam Indah, tuliskan 2 usulan kegiatan nyata yang bisa kamu lakukan untuk mengajak teman-temanmu mengurangi pembakaran sampah plastik di desa tersebut! Jelaskan alasanmu mengapa kegiatan itu efektif!
Kunci Jawaban:
  • Soal 1 (Skor maksimal 6: masing-masing aktivitas 2 poin: 1 nama aktivitas + 1 penjelasan)
    • Aktivitas 1: Berjalan kaki ke sekolah → mengurangi emisi karbon dari kendaraan bermotor.
    • Aktivitas 2: Membawa botol minum/tas belanja sendiri → mengurangi sampah plastik yang jika dibakar menghasilkan gas rumah kaca.
    • Aktivitas 3: Mematikan lampu/elektronik → menghemat listrik dari pembangkit fosil yang menghasilkan karbon.
    • (Aktivitas lain seperti menanam pohon, membuat biopori, memilah sampah juga diterima)
  • Soal 2 (Skor maksimal 4: masing-masing usulan 2 poin: 1 usulan + 1 alasan logis)
    • Membuat bank sampah plastik → memberi nilai ekonomi sehingga warga enggan membakar.
    • Sosialisasi bahaya asap plastik bagi kesehatan → warga sadar risiko dan berhenti membakar.
    • Menyediakan tempat sampah terpisah dan petugas angkut rutin → mengatasi kebiasaan karena tidak ada tempat buang.
    • Mengadakan lomba desa bersih tanpa asap → kompetisi positif memotivasi warga.

Soal Kedua

Stimulus Cerita:

Di Desa Abadi, dulu setiap hari Jumat warga bergotong royong membersihkan selokan dan jalan desa. Kegiatan ini disebut "Jumsih" (Jumat Bersih). Sekarang, banyak warga lebih memilih membayar petugas kebersihan karena sibuk dengan pekerjaan masing-masing. Tradisi "Mapag Sri" yaitu syukuran panen padi juga mulai jarang dilakukan. Anak-anak muda lebih tertarik bermain gawai daripada ikut serta. Permainan tradisional seperti egrang, congklak, dan gasing hampir tidak pernah dimainkan lagi; mereka lebih suka game online.

Namun, Bu RT, seorang guru, masih berusaha melestarikan batik tulis. Ia mengajak remaja belajar membatik setiap hari Minggu. Sayangnya, hanya sedikit yang berminat karena menganggap batik kuno. Untuk menarik minat, Bu RT mengadakan lomba permainan tradisional setiap bulan dan memberikan hadiah menarik. Beberapa anak mulai tertarik lagi. Pak Lurah juga mendukung dengan menyediakan alat-alat permainan tradisional di balai desa.

A. Pilihan Ganda (5 soal)

Petunjuk: Pilihlah satu jawaban yang paling benar!.

1. Berdasarkan cerita, perilaku yang paling menyebabkan pudarnya tradisi Jumsih (Jumat Bersih) adalah...
a. Membayar petugas kebersihan
b. Bermain gawai seharian
c. Tidak suka batik tulis
d. Malas ikut syukuran

2. Perhatikan perilaku tersebut!
  1. Anak muda lebih suka game online
  2. Warga membayar petugas kebersihan
  3. Tradisi Mapag Sri jarang dilakukan
  4. Remaja enggan belajar membatik
Urutan perilaku warga yang mengakibatkan kearifan lokal mulai ditinggalkan adalah...
a. 1 – 2 – 3 – 4
b. 2 – 1 – 4 – 3
c. 4 – 3 – 2 – 1
d. 3 – 4 – 1 – 2

3. Tindakan nyata Bu RT untuk melestarikan batik tulis adalah...
a. Membeli gawai untuk anak muda
b. Memarahi anak yang main game
c. Menghapuskan permainan tradisional
d. Mengajak remaja belajar membatik 

4. Dampak positif dari lomba permainan tradisional yang diadakan Bu RT adalah...
a. Anak-anak makin sibuk dengan gawai
b. Kearifan lokal mulai ditinggalkan
c. Minat anak terhadap tradisi meningkat
d. Warga malas gotong royong

5. Jika kamu menjadi ketua RT di desamu, langkah pertama yang paling tepat untuk melestarikan permainan tradisional adalah...
a. Melarang semua gadget
b. Mengadakan lomba egrang setiap minggu
c. Meminta dana ke pemerintah saja
d. Menghancurkan alat permainan modern

B. Menjodohkan (5 soal)

Petunjuk: Jodohkan antara perilaku/kearifan dengan dampak/penjelasan!
Perilaku / Kearifan Dampak / Penjelasan
1. Gotong royong Jumsih ditinggalkan A. Anak muda lebih tertarik game online
2. Tradisi Mapag Sri jarang dilakukan B. Membayar petugas kebersihan
3. Permainan tradisional ditinggalkan C. Karena dianggap kuno dan membosankan
4. Remaja enggan belajar membatik D. Warga semakin kompak dan sehat
5. Bu RT mengadakan lomba tradisional E. Upaya melestarikan kearifan lokal
F. Hasil panen padi menjadi berkurang

Kunci Jawaban:
  1. B
  2. F
  3. A
  4. C
  5. E

C. Benar atau Salah (5 soal)

Petunjuk: Berilah tanda centang (✓) pada kolom Benar atau Salah berdasarkan cerita!
Pernyataan Benar Salah
1. Warga Desa Abadi sekarang lebih suka gotong royong daripada membayar petugas kebersihan.
2. Tradisi Mapag Sri adalah syukuran panen padi.
3. Bu RT melarang anak-anak bermain gawai.
4. Pak Lurah mendukung pelestarian dengan menyediakan alat permainan tradisional.
5. Semua remaja di desa sangat antusias belajar membatik.

D. Pilihan Ganda Kompleks (5 soal)

Petunjuk: Pilihlah dua jawaban yang benar dari setiap soal!

1. Berikut ini yang termasuk kearifan lokal yang mulai ditinggalkan di Desa Abadi adalah...
a. Gotong royong Jumsih
b. Bermain game online
c. Tradisi Mapag Sri
d. Membayar petugas kebersihan

2. Perilaku warga yang menyebabkan pudarnya kearifan lokal di desa tersebut adalah...
a. Mengikuti lomba tradisional
b. Membayar petugas kebersihan
c. Belajar membatik setiap Minggu
d. Lebih suka game online daripada egrang

3. Tindakan nyata yang dilakukan Bu RT untuk melestarikan budaya adalah...
a. Melarang warga keluar rumah
b. Membeli gawai untuk semua anak
c. Mengadakan lomba permainan tradisional
d. Mengajak remaja belajar membatik 

4. Perhatikan tindakan tersebut!
  1. Mengenalkan permainan tradisional
  2. Melarang semua permainan modern di desa
  3. Mengadakan lomba permainan tradisional secara rutin
  4. Memberikan hukuman yang bermain permainan tradisional
Tindakan pelestarian yang tepat agar kearifan lokal tidak punah adalah nomor ...
a. 1
b. 2
c. 3
d. 4

5. Manfaat dari melestarikan permainan tradisional seperti egrang dan congklak adalah...
a. Melatih kerja sama dan sportivitas
b. Membuat anak malas bergerak
c. Mengurangi ketergantungan pada gadget
d. Menghilangkan budaya lokal

E. Essay (2 soal)

Petunjuk: Jawablah pertanyaan berikut dengan jelas dan lengkap!
  1. Ceritakan satu contoh perilaku di lingkungan tempat tinggalmu yang menyebabkan pudarnya kearifan lokal! Jelaskan mengapa perilaku tersebut bisa terjadi dan apa dampaknya bagi masyarakat!
  2. Jika kamu menjadi ketua karang taruna di desamu, tuliskan tiga tindakan nyata yang akan kamu lakukan untuk melestarikan permainan tradisional! Berikan alasan mengapa tindakan itu penting!
Kunci Jawaban:
  1. Contoh jawaban yang benar:
    • Contoh perilaku: Warga lebih memilih membayar petugas kebersihan daripada ikut gotong royong membersihkan lingkungan (seperti Jumsih).
    • Penyebab terjadi: Karena warga sibuk bekerja, merasa lebih praktis membayar, atau kurangnya kesadaran akan pentingnya kebersamaan.
    • Dampak bagi masyarakat: Rasa kebersamaan dan gotong royong luntur, lingkungan menjadi kurang terawat karena ketergantungan pada petugas, serta generasi muda tidak belajar nilai kerja sama dan tanggung jawab sosial.
  2. Contoh jawaban yang benar:
    • Mengadakan lomba permainan tradisional setiap bulan (misalnya egrang, congklak, gasing).
      • Alasan: Agar anak-anak tertarik, merasa bangga, dan memiliki alternatif hiburan sehat selain gawai.
    • Membuat jadwal latihan rutin di balai desa dengan hadiah menarik.
      • Alasan: Memberikan kegiatan positif yang terstruktur, mengurangi kecanduan game online, serta mempererat hubungan antarwarga.
    • Bekerja sama dengan sekolah untuk memasukkan permainan tradisional dalam ekstrakurikuler.
      • Alasan: Melestarikan kearifan lokal sejak dini, melatih fisik dan sportivitas, serta menanamkan nilai budaya pada generasi muda.