Modul Ajar Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) SKI Kelas 11 MA

Sejarah Kebudayaan Islam (SKI) kelas 11 di Madrasah Aliyah (MA) bukan hanya sekedar pelajaran tentang peristiwa yang sudah lalu. Ia berfungsi sebagai cermin yang mencerminkan nilai-nilai peradaban Islam, perjuangan manusia dengan cita-cita, serta kompleksitas dinamika sosial politik. Namun, seringkali proses pembelajarannya terperangkap dalam penghafalan tanggal, nama, dan peristiwa, tanpa menyentuh aspek emosional hati dan kesadaran murid. Ini menyebabkan sejarah terasa jauh, membosankan, dan tidak relevan dengan kehidupan mereka.

Modul Ajar Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) SKI Kelas 11 Madrasah Aliyah

Untuk mengatasi masalah tersebut, diperlukan perubahan signifikan dalam metode pengajaran. Modul ajar KBC SKI kelas 11 Madrasah Aliyah perlu dibuat ulang dengan menggabungkan dua kerangka utama: Pendekatan Deep Learning (Meaningful, Mindful, dan Joyful) dan Kurikulum Berbasis Cinta yang didasari oleh Panca Cinta. Penggabungan tersebut bertujuan untuk menghadirkan pengalaman belajar yang tidak hanya memenuhi aspek kognitif, tetapi juga menggerakkan perasaan, meningkatkan kesadaran, dan mengajak rasa cinta terhadap warisan sejarah sebagai bagian dari identitas dan inspirasi dalam kehidupan.

Memahami Dua Kerangka Konseptual: Deep Learning dan Panca Cinta

Sebelum mengembangkan modul ajar kurikulum berbasis cinta (KBC) SKI kelas 11 Madrasah Aliyah, penting untuk mengetahui inti dari kedua pendekatan ini.

1. Pendekatan Deep Learning (Meaningful, Mindful, Joyful)

  • Meaningful: Pembelajaran SKI kelas 11 MA sebaiknya relevan dengan kehidupan sehari-hari murid, konteks masa kini, dan isu-isu aktual. Murid perlu mengetahui alasan di balik pembelajaran yang mereka lakukan dan manfaatnya.
  • Mindful: Pembelajaran perlu mengajak renungan yang dalam, kontemplasi, dan sikap kritis. Murid diarahkan untuk tidak menerima informasi secara mentah-mentah, melainkan memahami motivasi, nilai, dan pelajaran dari setiap peristiwa sejarah.
  • Joyful: Aktivitas belajar dibuat supaya menarik, kreatif, dan menggunakan berbagai metode belajar. Lingkungan kelas yang positif dan menyenangkan bisa meningkatkan motivasi intrinsik murid.

2. Kurikulum Berbasis Cinta yang Mengacu pada Panca Cinta

Konsep tersebut dalam modul ajar KBC kelas 11 menekankan filosofi pendidikan yang menjadikan cinta sebagai dasar dan tujuan. Panca Cinta bisa dijelaskan sebagai berikut:
  • Cinta kepada Allah: Ini merupakan dasar utama. Setiap pembelajaran diarahkan untuk memahami kebesaran, hukum Allah, serta kasih sayang-Nya dalam perjalanan sejarah.
  • Cinta kepada Rasulullah dan Keluarganya: Mengembangkan contoh teladan dan keterikatan emosional-spiritual kepada figur utama pembawa peradaban.
  • Cinta kepada Ilmu: Membangkitkan rasa ingin tahu, sikap ilmiah, dan penghargaan terhadap pengetahuan Islam di masa lalu.
  • Cinta kepada Sesama dan Alam: Mempelajari sejarah melalui perspektif kemanusiaan, keadilan sosial, dan tanggung jawab terhadap lingkungan yang diajarkan dalam Islam.
  • Cinta kepada Tanah Air dan Peradaban: Membangun rasa bangga yang kritis dan berkontribusi terhadap warisan peradaban Islam dan konteks kebangsaan.

Integrasi dalam Modul Ajar SKI KBC Kelas 11: Sebuah Rencana Pembelajaran

Materi pokok SKI kelas 11 MA umumnya membahas masa kejayaan dan kemunduran dari berbagai dinasti Islam (seperti Umayyah di Andalusia, Abbasiyah, sampai kerajaan-kerajaan Islam di Nusantara), perkembangan ilmu pengetahuan, serta interaksi dengan dunia luar. Berikut adalah contoh integrasi untuk salah satu topik ke dalam modul ajar KBC SKI kelas 11 Madrasah Aliyah:

Topik: Dinasti Umayyah di Andalusia: Konflik, Koeksistensi, dan Warisan Arsitektur.

  1. Desain Pembelajaran Deep Learning:
    • Meaningful: Dihubungkan dengan isu-isu modern tentang toleransi, multikulturalisme, dan konflik antaragama. Murid bisa membandingkan model koeksistensi di Andalusia dengan kondisi masyarakat beragam di Indonesia.
    • Mindful: Murid diarahkan untuk merenungkan secara kritis: apa saja faktor yang memungkinkan terbentuknya kerukunan? Dan faktor apa yang menyebabkan keruntuhannya? Mereka diminta untuk menyadari risiko dari fanatisme, ketidakadilan, dan perpecahan sosial. Melakukan bermain peran dalam dewan musyawarah untuk menyelesaikan masalah di masyarakat Andalusia.
    • Joyful: Pembelajaran melalui penjelajahan virtual (VR/atau video tour) ke Alhambra, Masjid Cordoba, dan Istana Alcazar. Murid membuat vlog seakan-akan mereka adalah pemandu wisata yang menjelaskan sejarah dan filosofi dari bangunan tersebut. Atau membuat replika kecil menggunakan bahan sederhana.
  2. Integrasi Panca Cinta:
    • Cinta kepada Sesama Manusia: Menekankan ajaran tentang menghargai berbagai perbedaan, keadilan bagi semua warga negara (dhimmi), serta kerjasama antar budaya.
    • Cinta kepada Allah Swt: Menghargai keindahan seni dan arsitektur sebagai bentuk pengungkapan kebesaran Tuhan.
    • Cinta kepada Tanah Air dan Peradaban: Mengambil pelajaran tentang bagaimana membuat peradaban yang inklusif dan damai, relevan untuk Indonesia. Juga belajar dari penyebab kehancurannya.

Strategi Asesmen Terintegrasi

Asesmen atau penilaian dalam modul ajar kurikulum berbasis cinta (KBC) SKI kelas 11 Madrasah Aliyah mesti sesuai dengan pendekatan deep learning dan nilai-nilai Panca Cinta.
  • Penilaian Proyek (Meaningful dan Joyful): Presentasi, film pendek, blog, maket, atau pameran yang menunjukkan hasil eksplorasi sejarah dari sudut pandang modern.
  • Jurnal Refleksi (Mindful dan Panca Cinta): Murid menuliskan pemikiran, perasaan, dan pelajaran yang mereka peroleh, serta hubungannya dengan nilai-nilai Panca Cinta.
  • Diskusi dan Debat Terpimpin (Mindful dan Cinta Ilmu): Mengasah kemampuan berpikir kritis dan menghargai pendapat orang lain.
  • Portofolio (Holistik): Koleksi karya terbaik murid yang menunjukkan perkembangan pemahaman sejarah dan penerapan nilai.

Tantangan dan Harapan

Pelaksanaan modul ajar kurikulum berbasis cinta (KBC) SKI kelas 11 Madrasah Aliyah semacam ini membutuhkan komitmen yang tinggi dari guru. Guru harus berfungsi sebagai fasilitator, motivator, dan pendamping spiritual. Mereka perlu kreatif dalam membuat aktivitas serta mempunyai pemahaman yang mendalam dan kemampuan dalam membimbing refleksi. Dukungan fasilitas dan sumber belajar yang memadai juga sangat penting.

Namun, hasil yang diharapkan adalah sangat mulia: Mencetak generasi muslim yang tidak hanya mengetahui sejarah tetapi juga merasakan dan mempunyai sejarah. Mereka adalah pelajar yang mempunyai kesadaran sejarah yang mendalam (mindful), mampu memberi makna pada pelajaran sejarah bagi kehidupan mereka (meaningful), dan menjalani aktivitas belajar dengan semangat (joyful). Lebih dari itu, mereka adalah individu yang berkembang dengan cinta, cinta kepada Allah Swt, ilmu, sesama, dan peradaban yang mereka bangun bersama. Dengan demikian, pembelajaran Sejarah Kebudayaan Islam berfungsi sebagai sarana untuk membentuk individu yang bijak, humanis, dan berkontribusi bagi peradaban dunia. Modul ajar KBC kelas 11 yang terintegrasi tersebut bukan hanya sekadar bahan pembelajaran, tetapi juga sebagai petunjuk perjalanan spiritual-intelektual menuju pemahaman diri dan kontribusi yang lebih bermakna.

Download Modul Ajar KBC SKI Kelas 11

Semester 1 (Ganjil)




Semester 2 (Genap)




Perangkat ajar kurikulum berbasis cinta (KBC) SKI kelas 11 Madrasah Aliyah lainnya: