Modul Ajar Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) Al-Qur’an Hadis Kelas 12 MA

Pengembangan modul ajar KBC Al-Qur’an Hadis kelas 12 Madrasah Aliyah yang mengintegrasikan pendekatan deep learning (Mindful, Meaningful, dan Joyful Learning) serta kurikulum berbasis cinta dengan dasar Panca Cinta merupakan salah satu langkah strategis dalam menjawab tantangan pendidikan saat ini. 

Modul Ajar Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) Al-Qur’an Hadis Kelas 12 Madrasah Aliyah

Modul ajar kurikulum berbasis cinta (KBC) tidak hanya dimaksudkan sebagai sekumpulan materi dan soal latihan, tetapi juga sebagai alat pengajaran yang menyeluruh, dibuat untuk meningkatkan kesadaran, pemahaman yang mendalam, dan kegembiraan dalam kegiatan belajar.

Urgensi Penggabungan Deep Learning dan Kurikulum Berbasis Cinta

Pendekatan deep learning menekankan pentingnya pembelajaran yang kaya makna, reflektif, dan fokus pada pemahaman yang mendalam. Sebaliknya, kurikulum berbasis cinta yang berlandaskan Panca Cinta menegaskan bahwa pendidikan harus didasarkan pada nilai-nilai kasih sayang, kepedulian, dan tanggung jawab. Dengan menggabungkan kedua pendekatan ini dalam modul ajar kurikulum berbasis cinta (KBC) Al-Qur’an Hadis kelas 12 Madrasah Aliyah, diharapkan kegiatan pembelajaran bisa mencerdaskan pikiran, sekaligus menyentuh hati dan membentuk karakter murid secara menyeluruh.

Pendekatan Deep Learning dalam Pendidikan

Definisi Deep Learning dalam Konteks Pembelajaran

Dalam dunia pendidikan, deep learning mengacu pada metode pembelajaran yang berfokus pada pemahaman yang mendalam, refleksi kritis, dan relevansi antara materi yang dipelajari dengan kehidupan sehari-hari. Murid diarahkan untuk tidak hanya mengenali “apa”, tetapi juga memahami “mengapa” dan “bagaimana” suatu konsep diterapkan.

Dimensi Mindful Learning

Mindful learning mengarahkan murid untuk mempunyai kesadaran penuh saat belajar. Murid diarahkan untuk memahami tujuan mereka dalam belajar, proses yang dilalui, serta arti dari setiap materi yang mereka pelajari. Dalam konteks pembelajaran Al-Qur’an Hadis kelas 12 Madrasah Aliyah, pendekatan tersebut bisa diwujudkan melalui kegiatan seperti refleksi, tadabbur ayat, dan diskusi yang meminta murid untuk merenungkan pesan-pesan ilahi dengan lebih mendalam.

Dimensi Meaningful Learning

Meaningful learning menekankan supaya pembelajaran tidak hanya berhenti pada teori, tetapi juga terhubung dengan kenyataan di hidup sehari-hari. Ayat-ayat Al-Qur’an dan hadis Nabi Muhammad saw. harus menjadi pedoman hidup yang relevan dengan berbagai isu saat ini, seperti etika dalam pergaulan, tanggung jawab sosial, dan kepedulian terhadap lingkungan.

Dimensi Joyful Learning

Joyful learning menyoroti pentingnya membuat ruang belajar yang menyenangkan, aman, dan memotivasi. Pembelajaran Al-Qur’an Hadis kelas 12 MA tidak harus selalu terjadi dalam suasana yang kaku dan monoton. Dengan menghadirkan berbagai metode, media, dan kegiatan, murid bisa merasakan bahwa mempelajari agama adalah suatu pengalaman yang menggembirakan dan mendamaikan.

Kurikulum Berbasis Cinta dan Panca Cinta

Konsep Kurikulum Berbasis Cinta

Kurikulum berbasis cinta (KBC) berangkat dari keyakinan bahwa pendidikan yang sejatinya harus didasari oleh nilai-nilai kasih sayang, kepedulian, dan penghargaan terhadap martabat manusia. Pada konteks ini, cinta bukan hanya sekadar emosi, melainkan komitmen untuk membawa kebaikan, keadilan, dan manfaat dalam setiap aspek pendidikan.

Definisi dan Ruang Lingkup Panca Cinta

Panca Cinta terdiri dari lima nilai utama yang menjadi dasar pengembangan karakter murid, yaitu:
  1. Cinta Allah dan Rasul-Nya: Nilai ini menekankan pentingnya membangun keimanan dan ketakwaan yang tercermin dalam ketaatan beribadah serta kecintaan kepada ajaran Islam.
  2. Cinta Sesama Manusia: Murid diarahkan untuk mengembangkan sikap empati, toleransi, dan kepedulian sosial dalam kehidupan sehari-hari.
  3. Cinta Ilmu: Nilai ini mendorong semangat belajar sepanjang hayat serta penghargaan terhadap pengetahuan sebagai cara untuk meningkatkan kualitas hidup.
  4. Cinta Lingkungan:Murid diajak untuk mempunyai kesadaran akan lingkungan dan tanggung jawab dalam menjaga kelestarian alam.
  5. Cinta Tanah Air: Nilai ini mengukuhkan dedikasi kebangsaan, semangat persatuan, serta tanggung jawab sebagai anggota masyarakat.

Integrasi Nilai Panca Cinta dalam Modul Ajar KBC Al-Qur’an Hadis Kelas 12

Prinsip Integrasi Nilai dalam Pembelajaran

Penerapan nilai Panca Cinta dalam modul ajar KBC Al-Qur’an Hadis kelas 12 MA dilakukan secara terencana dan berkesinambungan. Setiap konten, kegiatan, dan penilaian dibuat untuk menumbuhkan serta memperkuat kelima nilai tersebut. Dengan cara tersebut, pembelajaran tidak hanya difokuskan pada pencapaian kognitif, tetapi juga pada pembentukan karakter.

Contoh Implementasi Nilai Panca Cinta dalam Materi

Sebagai ilustrasi, ketika menjelaskan ayat mengenai amanah dan kejujuran, guru bisa menghubungkannya dengan nilai cinta kepada sesama serta bangsa. Di sisi lain, analisis terhadap ayat-ayat kauniyah bisa diintegrasikan dengan nilai cinta terhadap lingkungan dan pengetahuan.

Struktur Modul Ajar KBC Al-Qur’an Hadis Kelas 12

Identitas Modul Ajar dan Capaian Pembelajaran

Bagian ini berisi informasi utama tentang modul ajar kurikulum berbasis cinta (KBC), termasuk nama pelajaran, kelas, fase, dan capaian pembelajaran (CP) yang diharapkan sesuai dengan kurikulum yang sedang berlaku.

Tujuan Pembelajaran dan Indikator Ketercapaian

Tujuan pembelajaran dibuat dengan jelas, spesifik, dan terukur, serta disertai dengan indikator yang menjadi pedoman dalam proses penilaian.

Materi Pokok dan Submateri

Materi dibuat secara sistematik dan berjenjang, meliputi ayat-ayat Al-Qur’an dan hadis yang relevan dengan tema pembelajaran, serta penjelasan konteks yang memudahkan belajar murid.

Kegiatan Pembelajaran Berbasis Deep Learning

Kegiatan pembelajaran dibuat untuk mengajak murid berfikir kritis, reflektif, dan kreatif melalui diskusi, studi kasus, proyek, serta kegiatan refleksi.

Asesmen dan Refleksi Pembelajaran

Penilaian tidak hanya fokus pada hasil akhir, tetapi juga pada kegiatan pembelajaran. Refleksi dilakukan secara berkala untuk membantu murid dan guru mengevaluasi serta memperbaiki kegiatan pembelajaran.

Strategi Pembelajaran Mindful, Meaningful, dan Joyful

Strategi Mindful dalam Pembelajaran Al-Qur’an Hadis

Strategi tersebut bisa dilaksanakan melalui kegiatan tadabbur, jurnal refleksi, serta diskusi yang mengarahkan kesadaran dan pengertian mendalam terhadap materi.

Strategi Meaningful dalam Mengaitkan Materi dengan Realitas

Guru bisa memanfaatkan studi kasus, peristiwa terkini, atau pengalaman sehari-hari sebagai konteks pembelajaran, sehingga murid merasakan keterkaitan materi dengan kehidupan mereka.

Strategi Joyful untuk Meningkatkan Motivasi Belajar

Pemanfaatan media interaktif, permainan edukatif, serta metode kolaboratif bisa membuat atmosfer belajar yang menyenangkan dan memotivasi.

Download Modul Ajar KBC Al-Qur’an Hadis Kelas 12

Semester 1 (Ganjil)




Semester 2 (Genap)





Perangkat ajar kurikulum berbasis cinta (KBC) Al-Qur’an Hadis kelas 12 Madrasah Aliyah lainnya:







Penutup

Modul ajar kurikulum berbasis cinta (KBC) Al-Qur’an Hadis kelas 12 Madrasah Aliyah yang mengintegrasikan pendekatan deep learning yang berlandaskan Panca Cinta adalah sebuah inovasi strategis untuk meningkatkan kualitas pembelajaran. Dengan pendekatan tersebut, pembelajaran diharapkan mampu menghasilkan murid yang cerdas secara intelektual, serta matang secara spiritual dan berkarakter baik. Rekomendasi utama adalah perlunya dukungan berkelanjutan dari seluruh pihak terkait supaya pelaksanaan modul ajar KBC kelas 12 tersebut bisa berjalan dengan maksimal dan berkelanjutan.