Modul Ajar Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) Akidah Akhlak Kelas 8 MTs

Pernahkah kita mempertimbangkan bahwa memahami Akidah Akhlak tidak hanya cukup dengan menghafal konsep dan argumen? Dalam hal ini, modul ajar kurikulum berbasis cinta (KBC) Akidah Akhlak kelas 8 Madrasah Tsanawiyah (MTs) dengan suatu pendekatan kurikulum yang menitikberatkan pada cinta, dikenal dengan istilah Panca Cinta, menjadi sangat penting. 

Modul Ajar Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) Akidah Akhlak Kelas 8

Pendekatan tersebut mendorong peserta didik tidak hanya sekadar mengetahui, tetapi juga merasakan, mencintai, dan akhirnya menerapkan nilai-nilai akidah dan akhlak dalam kehidupan sehari-hari.

Struktur Modul Ajar KBC Akidah Akhlak Kelas 8

Struktur dari modul ajar kurikulum berbasis cinta (KBC) Akidah Akhlak kelas 8 MTs merupakan kerangka yang sistematis dan menjadi dasar utama dalam kegiatan pembelajaran. Hal ini dibuat supaya guru mempunyai petunjuk yang jelas, terarah, dan fleksibel, sedangkan siswa mendapatkan pengalaman belajar yang bermanfaat, komprehensif, dan berfokus pada pengembangan karakter. Dalam konteks kurikulum madrasah yang menekankan nilai-nilai Islam serta pendekatan berbasis cinta yang berlandaskan Panca Cinta dan Deep Learning, struktur modul ajar kurikulum berbasis cinta (KBC) tidak hanya teknis, tetapi juga kaya akan nilai dan makna pendidikan.

Identitas Modul Ajar MTs

Identitas dari modul ajar MTs adalah bagian awal yang berisi informasi penting mengenai dokumen tersebut. Ini mencakup nama lembaga madrasah, mata pelajaran Akidah Akhlak, kelas dan fase (Kelas VIII/Fase D), semester (Ganjil/Genap), alokasi waktu, serta identitas penyusun. Identitas tersebut berfungsi sebagai tanda administratif yang memberikan gambaran mengenai konteks penggunaan dokumen tersebut.

Dalam modul ajar KBC Akidah Akhlak kelas 8 MTs yang berlandaskan Panca Cinta dan Deep Learning, identitas bisa ditambahkan dengan penegasan pendekatan yang diterapkan, misalnya mencantumkan keterangan "berbasis Panca Cinta" atau "berorientasi pada pembentukan akhlak yang baik." Ini penting supaya guru memahami bahwa pembelajaran tidak hanya berfokus pada konten, tetapi juga pada nilai-nilai cinta.

Capaian Pembelajaran (CP) dan Tujuan Pembelajaran (TP)

Capaian pembelajaran serta tujuan pembelajaran merupakan inti dari modul ajar KBC kelas 8. CP dibuat berdasarkan standar kurikulum madrasah dan menggambarkan kompetensi yang diharapkan untuk dicapai oleh siswa pada akhir fase atau kelas. Sementara itu, TP dibuat dengan lebih spesifik, praktis, dan bisa diukur untuk setiap sesi atau serangkaian pembelajaran.

Dalam modul ajar kurikulum berbasis cinta (KBC) Akidah Akhlak kelas 8 MTs, tujuan pembelajaran seharusnya mencakup tiga bidang utama, yaitu sikap, pengetahuan, dan keterampilan. Integrasi Panca Cinta dan Deep Learning terlihat dalam penyusunan tujuan yang menekankan penanaman nilai, seperti menumbuhkan rasa cinta kepada Allah dan Rasul melalui pemahaman iman, atau membiasakan perilaku terpuji sebagai wujud cinta kepada diri sendiri dan orang lain.

Pemahaman yang Bermakna

Pemahaman yang bermakna adalah inti yang menjelaskan esensi materi pembelajaran yang perlu dipahami secara mendalam (Deep Learning) oleh siswa. Bagian ini membantu guru dan bisa untuk melihat "makna besar" dari materi yang dipelajari, bukan hanya sekadar rincian konsep.

Dalam modul ajar KBC Akidah Akhlak kelas 8, pemahaman yang bermakna bisa dibuat dalam bentuk pernyataan nilai, misalnya, bahwa keimanan yang tulus akan menghasilkan akhlak yang mulia, atau bahwa cinta kepada Rasul tercermin dalam meneladani akhlaknya. Pemahaman yang bermakna menjadi penghubung antara aspek kognitif dan afektif dalam kegiatan pembelajaran.

Pertanyaan Pemantik

Pertanyaan pemantik berfungsi untuk memicu rasa ingin tahu, mengaktifkan pengetahuan awal, serta mendorong siswa untuk berpikir reflektif. Pertanyaan tersebut umumnya bersifat terbuka dan kontekstual, sehingga mengarahkan terjadi diskusi dan perenungan.

Dalam konteks Panca Cinta, pertanyaan pemantik bisa didorong pada pengalaman hidup siswa. Misalnya, "Apa yang bisa dilakukan untuk menunjukkan cinta kepada Rasul dalam kehidupan sehari-hari sebagai seorang siswa?" atau "Mengapa menjaga akhlak merupakan bentuk cinta terhadap diri sendiri?" Pertanyaan-pertanyaan tersebut membantu siswa mengaitkan materi Akidah Akhlak kelas 8 dengan kenyataan yang mereka alami.

Kegiatan Pembelajaran

Kegiatan pembelajaran adalah komponen terpenting dalam modul ajar KBC kelas 8. Bagian ini berisi langkah-langkah pembelajaran yang diorganisasi secara berurutan, mulai dari kegiatan pembuka, inti, hingga bagian penutup. Kegiatan pembelajaran perlu dibuat supaya bersifat aktif, melibatkan partisipasi, dan fokus pada siswa.

Dalam modul ajar kurikulum berbasis cinta (KBC) Akidah Akhlak kelas 8 yang berlandaskan Panca Cinta dan Deep Learning, kegiatan pembelajaran bisa meliputi diskusi kelompok, analisis kasus, refleksi pribadi, permainan edukatif, dan proyek sederhana yang meningkatkan kesadaran sosial. Setiap kegiatan bertujuan tidak hanya untuk mencapai hasil kognitif, namun juga untuk menanamkan nilai cinta dalam sikap dan perilaku siswa.

Media dan Sumber Belajar

Media dan sumber belajar adalah elemen krusial yang meningkatkan kegiatan pembelajaran. Media bisa berupa buku, video, infografis, cerita teladan, dan lingkungan sekitar. Dalam pelajaran Akidah Akhlak kelas 8 MTs, sumber belajar mencakup teladan dari guru, budaya madrasah, dan pengalaman sehari-hari siswa. Pemilihan media dan sumber belajar yang tepat akan membantu siswa lebih menyukai ilmu dan kegiatan pembelajaran.

Asesmen Pembelajaran

Asesmen dalam modul ajar KBC kelas 8 meliputi asesmen sikap, pengetahuan, dan keterampilan. Tujuannya adalah untuk menilai capaian pembelajaran dan memberikan umpan balik yang bermanfaat. Dengan pendekatan Panca Cinta, proses asesmen dilakukan dengan cara yang manusiawi dan edukatif. Selain ujian tertulis, guru juga menggunakan observasi, catatan refleksi, penilaian diri, dan penilaian antar teman. Metode tersebut mencerminkan cinta kepada siswa sebagai individu yang sedang belajar dan berkembang.

Refleksi Pembelajaran

Refleksi pembelajaran merupakan tahap akhir dari modul ajar kurikulum berbasis cinta (KBC) untuk menilai proses dan hasil belajar. Guru dan siswa bisa melakukan refleksi. Untuk guru, ini membantu dalam memperbaiki metode pengajaran. Sedangkan bagi siswa, refleksi membantu mereka menyadari perkembangan dalam pengetahuan dan sikap. Dalam modul ajar KBC Akidah Akhlak kelas 8 MTs, refleksi bisa mencakup pertanyaan sederhana namun vital, seperti perubahan sikap setelah mempelajari materi tertentu. Dengan demikian, refleksi menjadi sarana untuk menginternalisasi nilai-nilai Panca Cinta dengan lebih mendalam.

Makna Penting Struktur Modul Ajar Kurikulum Berbasis Cinta (KBC)

Struktur modul ajar kurikulum berbasis cinta (KBC) Akidah Akhlak kelas 8 MTs yang dibuat secara sistematis dan bermakna akan memudahkan guru dalam membuat pembelajaran yang efektif dan bermakna. Selain itu, struktur tersebut berfungsi sebagai alat strategis untuk memastikan bahwa setiap kegiatan pembelajaran benar-benar mengarah pada tujuan utama pendidikan di Madrasah Tsanawiyah, yaitu membentuk siswa menjadi individu yang beriman, berakhlak baik, dan berlandaskan cinta dalam semua aspek kehidupannya.

Download Modul Ajar KBC Akidah Akhlak Kelas 8

Semester 1 (Ganjil)






Semester 2 (Genap)






Perangkat ajar kurikulum berbasis cinta (KBC) Akidah Akhlak kelas 8 MTs lainnya:







Kesimpulan

Modul ajar kurikulum berbasis cinta (KBC) Akidah Akhlak kelas 8 MTs dengan pendekatan Panca Cinta dan Deep Learning adalah solusi bagi kebutuhan pendidikan madrasah yang menyeluruh. Dengan mengintegrasikan cinta dalam setiap aspek pembelajaran, Akidah Akhlak tidak hanya menjadi mata pelajaran, tetapi juga jalan untuk membentuk manusia yang utuh.