Modul Ajar Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) Akidah Akhlak Kelas 10 MA
Generasi Z di Madrasah Aliyah (MA) saat ini hidup dalam lingkungan yang sangat berbeda. Mereka merupakan generasi yang tumbuh dengan teknologi digital dan mempunyai koneksi global, tetapi sering kali merasa terasing secara sosial dalam dunia digital. Meskipun mereka mendapatkan informasi yang tiada batas, mereka sering kali kesulitan untuk menemukan arti dan tujuan hidup. Dalam konteks ini, pembelajaran Akidah Akhlak kelas 10 MA tidak boleh hanya berupa pengalihan pengetahuan yang bersifat dogmatis dan hafalan semata. Pelajaran yang seharusnya menjadi dasar karakter dan keimanan ini perlu menjadi wadah yang paling relevan, menyentuh emosi, dan menjawab kekhawatiran eksistensial yang mereka alami.
Pengembangan modul ajar kurikulum berbasis cinta (KBC) Akidah Akhlak kelas 10 Madrasah Aliyah memerlukan pendekatan yang transformasional. Dua kerangka inovatif yang bisa diterapkan adalah Pendekatan Deep Learning (Mindful, Meaningful, Joyful) dan Kurikulum yang Berbasis Cinta dengan landasan Panca Cinta. Sinergi antara keduanya memberikan cetak biru untuk menciptakan aktivitas pembelajaran yang tidak hanya mengisi pikiran, tetapi juga menyentuh hati dan terwujud dalam tindakan.
Memahami Dasar: Deep Learning dan Kurikulum Berbasis Cinta (Panca Cinta)
1. Pendekatan Deep Learning
- Sadar (Mindful): Pembelajaran dibuat supaya siswa sepenuhnya hadir, merenung, dan merefleksikan setiap konsep akidah dan akhlak dalam konteks kehidupan mereka. Ini meliputi pengalaman kesadaran akan keesaan Allah di setiap makhluk ciptaan-Nya.
- Bermakna (Meaningful): Materi dihubungkan dengan kenyataan sehari-hari, isu-isu kontemporer, dan identitas mereka sebagai umat muslim di era modern. Konsep akhlak yang mulia bukan lagi sekadar daftar sifat, tetapi menjadi pedoman dalam menghadapi perundungan di media sosial, intoleransi, atau ketidakadilan sosial.
- Menyenangkan (Joyful): Lingkungan belajar dikembangkan menjadi menarik, aktif, dan inspiratif melalui beragam metode seperti bermain peran, proyek, eksplorasi digital, diskusi film, dan lain-lain. Tujuannya adalah membuat kecintaan terhadap aktivitas pembelajaran agama dengan merasakan kedamaian dan kebahagiaan di dalamnya.
2. Kurikulum Berbasis Cinta Berlandaskan Panca Cinta
Filosofi ini mengembangkan kecerdasan spiritual dan emosional dengan cinta sebagai inti dari pendidikan. Panca Cinta terdiri dari:
- Cinta kepada Allah (Hubbullah): Merupakan puncak dari segala cinta yang menjadi sumber motivasi dari dalam diri.
- Cinta kepada Rasulullah (Hubbur Rasul): Menjadi teladan bagi semua aspek kehidupan.
- Cinta kepada Ilmu Pengetahuan (Hubbul 'Ilmi): Semangat untuk mencari ilmu sebagai bentuk ibadah dan pemahaman terhadap ayat-ayat kauniyah-Nya.
- Cinta kepada Sesama (Hubbun Naas): Dasar dari etika sosial, empati, dan kerjasama.
- Cinta kepada Alam Lingkungan (Hubbul 'Alam): Tanggung jawab sebagai khalifah untuk menjaga kelestarian bumi.
Integrasi dalam Modul Ajar KBC Akidah Akhlak Kelas 10: Dari Teori ke Praktik
Modul ajar kurikulum berbasis cinta (KBC) yang dibuat harus berfungsi sebagai panduan hidup, bukan sekadar kumpulan tugas. Struktur dan isi modul ajar KBC Akidah Akhlak kelas 10 MA bisa dibuat sebagai berikut:
Tauhid: Memandang Keesaan Allah dalam Keragaman Budaya dan Ilmu Pengetahuan
- Mindful: Aktivitas meditasi atau refleksi pendek yang melihat keajaiban alam semesta melalui video ilmu pengetahuan (mikrokosmos dan makrokosmos), diakhiri dengan refleksi tentang kebesaran Sang Pencipta.
- Meaningful: Diskusi mengenai bagaimana tauhid bisa berfungsi sebagai benteng melawan ideologi ekstrem, materialisme, dan spiritualitas tanpa agama yang kian marak di dunia maya. Contoh kasus: Fenomena “spiritual tetapi tidak religius” di kalangan generasi muda.
- Joyful: Proyek “Galaksi Tauhid”, siswa membuat infografis atau video pendek yang mengaitkan satu hukum alam atau fenomena ilmiah dengan sifat Allah (Asmaul Husna).
- Jalinan Panca Cinta: Memperkuat Cinta kepada Allah dan Cinta kepada Ilmu. Ilmu pengetahuan dipandang sebagai sarana untuk mendekatkan diri kepada-Nya.
Akhlak kepada Diri Sendiri: Kesejahteraan Digital dan Kesehatan Mental dalam Pandangan Islam
- Mindful: Aktivitas evaluasi digital: Merenungkan jejak digital, durasi penggunaan media sosial, dan pengaruhnya terhadap hati dan pikiran.
- Meaningful: Menyelidiki konsep hifzhun nafs (melindungi jiwa) yang mencakup perlindungan akal dari informasi palsu, hati dari rasa iri dan dengki di dunia maya, serta fisik dari kelelahan akibat penggunaan gadget. Mengaitkan dengan konsep qana’ah (rasional) sebagai cara untuk mengatasi fomo (ketakutan tertinggal).
- Joyful: Tantangan “Detoks Digital 24 Jam” dengan kegiatan yang menyenangkan seperti membaca buku, bersilaturahmi, atau menjelajahi hobi, kemudian dicatat dalam jurnal refleksi kreatif.
- Jalinan Panca Cinta: Mengembangkan cinta kepada diri sendiri sebagai bagian dari tanggung jawab kepada Allah. Ini juga menyertakan cinta kepada ilmu (psikologi positif Islam).
Strategi Pembelajaran dan Assesmen yang Relevan
- Strategi: Project-Based Learning, Service Learning (pengabdian masyarakat), Role-Play and Simulation, Socratic Circle, Reflective Journaling, serta eksplorasi konten digital secara kritis.
- Assesmen Autentik: Penilaian yang tidak terbatas pada ujian tertulis, tetapi lebih kepada:
- Portofolio refleksi pribadi.
- Proyek kolaboratif dan presentasi.
- Pengamatan perilaku dan keterlibatan.
- Penilaian diri dan penilaian teman berdasarkan rubrik akhlak.
- Dokumentasi aksi nyata (foto, video, laporan proyek).
Tantangan dan Langkah Implementasi
Pelaksanaan modul ajar KBC kelas 10 ini memerlukan dedikasi yang tinggi. Peran guru tidak lagi sebagai penyampai pengetahuan, tetapi sebagai fasilitator, pemberi motivasi, dan teladan yang menghayati nilai-nilai Panca Cinta. Pelatihan untuk guru, dukungan dari kepala madrasah, dan budaya sekolah yang mendukung adalah faktor penting. Kerja sama dengan orang tua dan masyarakat luas juga sangat krusial untuk menciptakan ekosistem pendidikan yang harmonis.
Download Modul Ajar KBC Akidah Akhlak Kelas 10
Semester 1 (Ganjil)
Semester 2 (Genap)
Perangkat ajar kurikulum berbasis cinta (KBC) Akidah Akhlak kelas 10 Madrasah Aliyah (MA) lainnya:
Penutup
Modul ajar kurikulum berbasis cinta (KBC) Akidah Akhlak kelas 10 MA dengan pendekatan Deep Learning (Mindful, Meaningful, Joyful) dan berdasarkan Panca Cinta adalah sebuah solusi untuk mengatasi tantangan zaman. Ini merupakan langkah untuk membuat generasi muslim yang tidak hanya melaksanakan shalat secara ritual, tetapi juga menerapkan prinsip-prinsip tersebut dalam kehidupan sehari-hari; yang tidak hanya menghafal bukti, tetapi juga menjadikan bukti sebagai pedoman hidup; yang imannya kuat karena dibangun dari kesadaran, pemahaman, dan cinta.
Pada akhirnya, tujuan utama pembelajaran Akidah Akhlak adalah membuat individu paripurna yang mencintai Tuhannya, menyayangi sesama, serta memberikan kontribusi positif bagi dunia. Dengan modul ajar KBC kelas 10 ini, kami berharap siswa Madrasah Aliyah tidak hanya lulus dengan nilai yang baik, tetapi juga melangkah ke kehidupan yang lebih luas dengan bekal akidah yang kokoh, akhlak yang mulia, dan hati yang dipenuhi cinta sebagai persiapan terbaik menghadapi tantangan di dunia dan akhirat.
%20Akidah%20Akhlak%20Kelas%2010%20MA.webp)