Konten, Konteks dan Level Kognitif pada Literasi Sains Tingkat Kemahiran Dasar

Halo, apa kabar semuanya? Selamat datang di artikel kami yang membahas tentang Konten, Konteks dan Level Kognitif pada Literasi Sains Tingkat Kemahiran Dasar. Saat ini, kebutuhan akan pemahaman ilmiah yang kuat semakin mendesak, terutama dalam era informasi digital yang begitu cepat. Melalui artikel ini, kami akan membahas pentingnya literasi sains pada tingkat kemahiran dasar dan bagaimana hal ini turut memengaruhi kehidupan sehari-hari kita. Mari kita telusuri bersama dan terus membaca.

Pada tingkat kemahiran dasar peserta didik mampu membuat prediksi dan menggagas hipotesis tentang pengetahuan faktual, konseptual, dan prosedural pada konteks personal dan lokal-nasional. Guru perlu mencermati deskripsi kompetensi pembelajaran pada tingkat kemahiran dasar secara sungguh-sungguh agar memperoleh wawasan yang benar sehingga dapat melakukan dan memandu pembelajaran secara lebih efektif dan inovatif dengan harapan dapat meningkatkan tingkat kemahiran peserta didik.

Konten, Konteks dan Level Kognitif pada Literasi Sains Tingkat Kemahiran Dasar
Kompetensi
1. Menjelaskan fenomena secara ilmiah tentang fakta yang bisa diamati secara langsung

Kesehatan dan Penyakit
Menjelaskan fenomena secara ilmiah tentang isu-isu sosio saintifik yang meliputi pemeliharaan kesehatan, kecelakaan, nutrisi, pengendalian penyakit, pilihan makanan, kesehatan masyarakat, epidemi, dan penyebaran penyakit infeksi pada konteks personal dan lokal-nasional dengan kedalaman pengetahuan sains kompleks dan tuntutan proses berpikir saintifik rendah.

Sumber Daya Alam
Menjelaskan fenomena secara ilmiah tentang isu-isu sosio saintifik yang meliputi konsumsi pribadi terhadap materi dan energi, pemeliharaan populasi manusia, kualitas hidup, keamanan, produksi dan distribusi makanan, pasokan energi, sistem alam yang terbarukan dan tidak terbarukan, pertumbuhan populasi, dan penggunaan secara berkelanjutan spesies-spesies pada konteks personal dan lokal-nasional dengan kedalaman pengetahuan sains kompleks dan tuntutan proses berpikir saintifik rendah.

Kualitas Lingkungan
Menjelaskan fenomena secara ilmiah tentang isu-isu sosio saintifik yang meliputi tindakan ramah lingkungan, penggunaan dan pembuangan bahan dan peralatan, persebaran populasi, pembuangan sampah, dampak lingkungan, keanekaraga man hayati, keberlanjutan ekologis, pengendalian polusi, serta produksi dan hilangnya tanah/bioma ssa pada konteks personal dan lokal-nasional dengan kedalaman pengetahuan sains kompleks dan tuntutan proses berpikir saintifik rendah.

Mitigasi
Menjelaskan fenomena secara ilmiah tentang isu-isu sosio saintifik yang meliputi penilaian risiko atas pilihan gaya hidup, perubahan yang cepat (misalnya: gempa bumi, cuaca buruk), perubahan lambat dan progresif (misalnya: erosi pantai, sedimentasi), perubahan iklim, dan dampak dari komunikasi modern pada konteks personal dan lokal-nasional dengan kedalaman pengetahuan sains kompleks dan tuntutan  proses berpikir saintifik rendah.

Sains dan Teknologi
Menjelaskan fenomena secara ilmiah tentang isu-isu sosio saintifik yang meliputi aspek ilmiah hobi, teknologi pribadi, musik dan kegiatan olahraga, material baru, peralatan dan proses, modifikasi genetik, teknologi kesehatan, transportasi, kepunahan spesies, eksplorasi ruang angkasa, serta asal usul dan struktur alam semesta pada konteks personal dan lokal-nasional dengan kedalaman pengetahuan sains kompleks dan tuntutan proses berpikir saintifik rendah.

Kompetensi
2. Mengevaluasi dan merancang penyelidikan ilmiah untuk memecahkan masalah yang sederhana, dan menghasilkan data kualitatif dan kuantitatif dengan satu atau dua variabel manipulasi.

Kesehatan dan Penyakit
Mengevaluasi dan merancang penyelidikan ilmiah tentang isu-isu sosio saintifik yang meliputi pemeliharaan kesehatan, kecelakaan, nutrisi, pengendalian penyakit, pilihan makanan, kesehatan masyarakat, epidemi, dan penyebaran penyakit infeksi pada konteks personal dan lokal-nasional dengan kedalaman pengetahuan sains kompleks dan tuntutan proses berpikir saintifik rendah.

Sumber Daya Alam
Mengevaluasi dan merancang penyelidikan ilmiah tentang isu-isu sosio saintifik yang meliputi konsumsi pribadi terhadap materi dan energi, pemeliharaan populasi manusia, kualitas hidup, keamanan, produksi dan distribusi makanan, pasokan energi, sistem alam yang terbarukan dan tidak terbarukan, pertumbuhan populasi, dan penggunaan secara berkelanjutan spesies-spesies pada konteks personal dan lokal-nasional dengan kedalaman pengetahuan sains kompleks dan tuntutan proses berpikir saintifik rendah.

Kualitas Lingkungan
Mengevaluasi dan merancang penyelidikan ilmiah tentang isu-isu sosio saintifik yang meliputi tindakan ramah lingkungan, penggunaan dan pembuangan bahan dan peralatan, persebaran populasi, pembuangan sampah, dampak lingkungan, keanekaragaman hayati, keberlanjutan ekologis, pengendalian polusi, serta produksi dan hilangnya tanah/bioma ssa pada konteks personal dan lokal-nasional dengan kedalaman pengetahuan sains kompleks dan tuntutan  proses berpikir saintifik rendah.

Mitigasi
Mengevaluasi dan merancang penyelidikan ilmiah tentang isu-isu sosio saintifik yang meliputi penilaian risiko atas pilihan gaya hidup, perubahan yang cepat (misalnya: gempa bumi, cuaca buruk), perubahan lambat dan progresif (misalnya: erosi pantai, sedimentasi), perubahan iklim, dan dampak dari komunikasi modern pada konteks personal dan lokal-nasional dengan kedalaman pengetahuan sains kompleks dan tuntutan proses berpikir saintifik rendah.

Sains dan Teknologi
Mengevaluasi dan merancang penyelidikan ilmiah tentang isu-isu sosio saintifik yang meliputi aspek ilmiah hobi, teknologi pribadi, musik dan kegiatan olahraga, material baru, peralatan dan proses, modifikasi genetik, teknologi kesehatan, transportasi, kepunahan spesies, eksplorasi ruang angkasa, serta asal usul dan struktur alam semesta pada konteks personal dan lokal-nasional dengan kedalaman pengetahuan sains kompleks dan tuntutan proses berpikir saintifik rendah.

Kompetensi
3. Menafsirkan data dan bukti ilmiah kualitatif dan kuantitatif dengan satu atau dua variabel manipulasi.

Kesehatan dan Penyakit
Mengevaluasi dan merancang penyelidikan ilmiah tentang isu-isu sosio saintifik yang meliputi pemeliharaan kesehatan, kecelakaan, nutrisi, pengendalian penyakit, pilihan makanan, kesehatan masyarakat, epidemi, dan penyebaran penyakit infeksi pada konteks personal dan lokal-nasional dengan kedalaman pengetahuan sains kompleks dan tuntutan proses berpikir saintifik rendah.

Sumber Daya Alam
Mengevaluasi dan merancang penyelidikan ilmiah tentang isu-isu sosio saintifik yang meliputi konsumsi pribadi terhadap materi dan energi, pemeliharaan populasi manusia, kualitas hidup, keamanan, produksi dan distribusi makanan, pasokan energi, sistem alam yang terbarukan dan tidak terbarukan, pertumbuhan populasi, dan penggunaan secara berkelanjutan spesies-spesies pada konteks personal dan lokal-nasional dengan kedalaman pengetahuan sains kompleks dan tuntutan  proses berpikir saintifik rendah.

Kualitas Lingkungan
Mengevaluasi dan merancang penyelidikan ilmiah tentang isu- isu sosio saintifik yang meliputi tindakan ramah lingkungan, penggunaan dan pembuangan bahan dan peralatan, persebaran populasi, pembuangan sampah, dampak lingkungan, keanekaragaman hayati, keberlanjutan ekologis, pengendalian polusi, serta produksi dan hilangnya tanah/bioma ssa pada konteks personal dan lokal-nasional dengan kedalaman pengetahuan sains kompleks dan tuntutan  proses berpikir saintifik rendah.

Mitigasi
Mengevaluasi dan merancang penyelidikan ilmiah tentang isu-isu sosio saintifik yang meliputi penilaian risiko atas pilihan gaya hidup, perubahan yang cepat (misalnya: gempa bumi, cuaca buruk), perubahan lambat dan progresif (misalnya: erosi pantai, sedimentasi), perubahan iklim, dan dampak dari komunikasi modern pada konteks personal dan lokal-nasional dengan kedalaman pengetahuan sains kompleks dan tuntutan  proses berpikir saintifik rendah.

Sains dan Teknologi
Mengevaluasi dan merancang penyelidikan ilmiah tentang isu-isu sosio saintifik yang meliputi aspek ilmiah hobi, teknologi pribadi, musik dan kegiatan olahraga, material baru, peralatan dan proses, modifikasi genetik, teknologi keseh atan, transportasi, kepunahan spesies, eksplorasi ruang angkasa, serta asal usul dan struktur alam semesta pada konteks personal dan lokal-nasional dengan kedalaman pengetahuan sains kompleks dan tuntutan proses berpikir saintifik rendah.

Akhir Kata
Itulah contoh konten, konteks dan level kognitif pada literasi sains tingkat kemahiran dasar. Melalui artikel ini, kita telah menjelajahi pentingnya literasi sains dalam kehidupan sehari-hari dan bagaimana meningkatkan kemahiran dasar kita dalam memahami konten-konten sains.

Semoga informasi yang disampaikan dapat bermanfaat bagi Kamu dan meningkatkan pemahaman Kamu tentang dunia sains. Jangan lupa untuk berbagi artikel ini dengan teman-teman Kamu, agar mereka juga bisa mendapatkan manfaat yang sama.

Sampai jumpa di artikel menarik berikutnya! Terima kasih.