Soal HOTS IPAS Kelas 6 tentang Jejak Sang Pahlawan
Berikut adalah soal HOTS IPAS kelas 6 SD/MI kurikulum merdeka, dengan tujuan pembelajaran:
- Menganalisis dampak perjuangan para pahlawan daerah terhadap perkembangan daerah setempat.
Contoh Soal HOTS IPAS Kelas 6 tentang Jejak Sang Pahlawan
Soal Pertama
Stimulus Teks:
Pada masa penjajahan Belanda, tepatnya tahun 1850, terjadi peristiwa heroik di daerah Wates, Jawa Tengah. Rakyat Wates yang dipimpin oleh Pangeran Cokronegoro melakukan perlawanan terhadap kebijakan tanam paksa yang memberatkan. Peristiwa ini dikenal sebagai Perlawanan Wates 1850. Meskipun persenjataan sederhana, semangat rakyat sangat tinggi karena merasa diperlakukan tidak adil.
Kondisi sosial masyarakat Wates saat itu sangat memprihatinkan. Sistem tanam paksa mewajibkan petani menanam komoditas ekspor seperti kopi dan tebu, sehingga lahan padi berkurang dan terjadi kelaparan. Secara ekonomi, rakyat hidup dalam kemiskinan ekstrem karena hasil panen sebagian besar diambil Belanda. Budaya gotong royong mulai luntur karena tekanan penjajah, sementara pendidikan hanya dapat diakses oleh bangsawan dan anak-anak Belanda. Rakyat biasa buta huruf.
Pangeran Cokronegoro lahir di Wates tahun 1815. Ia adalah putra bangsawan yang mempunyai jiwa kepemimpinan tinggi. Sejak muda, ia belajar ilmu kanuragan dan agama. Ia melihat penderitaan rakyatnya akibat penjajahan. Pada tahun 1850, ia memimpin perlawanan dengan strategi gerilya. Belanda akhirnya menangkap dan membuangnya ke Ambon. Ia wafat tahun 1865. Atas jasanya, ia diangkat sebagai Pahlawan Daerah Wates.
Nilai-nilai kepahlawanan yang dapat diteladani dari Pangeran Cokronegoro antara lain: rela berkorban demi rakyat, pantang menyerah, cinta tanah air, dan keberanian melawan ketidakadilan. Ia juga mengajarkan pentingnya persatuan dan gotong royong meskipun dalam kondisi terdesak. Nilai-nilai ini relevan untuk diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, seperti membantu sesama yang kesusahan dan membela kebenaran.
A. Pilihan Ganda (5 Soal)
1. Perlawanan Wates terjadi pada tahun …
a. 1845b. 1860c. 1855d. 1850
2. Mengapa rakyat Wates mengalami kelaparan?
a. Gagal panen terusb. Kemarau panjangc. Hama werangd. Lahan padi berkurang
3. Pangeran Cokronegoro dibuang Belanda ke …
a. Ambonb. Papuac. Bandad. Lombok
4. Sikap Pangeran Cokronegoro yang menunjukkan cinta tanah air adalah …
a. Menyerah pada Belandab. Melawan penjajahc. Bekerja samad. Pindah negara
5. Urutan peristiwa berikut dari awal:
(1) Pangeran ditangkap(2) Perlawanan terjadi(3) Rakyat menderita tanam paksa(4) Pangeran dibuang
Urutan yang benar adalah …
a. 4-3-2-1b. 2-3-1-4c. 3-2-1-4d. 3-1-2-4
B. Menjodohkan (5 Soal)
Pasangkan pernyataan di kolom A dengan jawaban yang tepat di kolom B!
| Kolom A | Kolom B |
|---|---|
| 1. Kebijakan Belanda yang menyebabkan perlawanan Wates | a. Gerilya |
| 2. Kondisi pendidikan rakyat biasa di Wates pada masa penjajahan | b. Tanam paksa |
| 3. Nama pahlawan daerah Wates | c. Pangeran Cokronegoro |
| 4. Nilai kepahlawanan yang ditunjukkan dengan tidak menyerah | d. Buta huruf |
| 5. Strategi perang yang digunakan Pangeran Cokronegoro | e. Pantang menyerah |
| f. Sistem sewa tanah |
Kunci Jawaban:
- b
- d
- c
- e
- a
C. Benar atau Salah (5 Soal)
Bacalah pernyataan berikut. Berilah tanda centang (✓) pada kolom Benar atau Salah!
| Pernyataan | Benar | Salah |
|---|---|---|
| 1. Perlawanan Wates terjadi pada tahun 1850. | ✓ | |
| 2. Tanam paksa membuat rakyat Wates menjadi kaya raya. | ✓ | |
| 3. Pangeran Cokronegoro lahir di Ambon. | ✓ | |
| 4. Rela berkorban termasuk nilai kepahlawanan. | ✓ | |
| 5. Penangkapan Pangeran Cokronegoro terjadi sebelum perlawanan. | ✓ |
D. Pilihan Ganda Kompleks (5 Soal)
Setiap soal pilihlah dua jawaban yang paling tepat!
1. Manakah kondisi pendidikan dan budaya di Wates pada masa penjajahan?
a. Banyak sekolah didirikanb. Gotong royong semakin kuatc. Rakyat biasa buta hurufd. Hanya bangsawan yang bisa sekolah
2. Manakah informasi benar tentang Pangeran Cokronegoro?
a. Lahir tahun 1820b. Memimpin perlawanan usia 35 tahunc. Dibuang ke Ambond. Menyerah tanpa perlawanan
3. Manakah dua nilai yang bisa diteladani dari perjuangan Pangeran Cokronegoro?
a. Rela berkorbanb. Pantang menyerahc. Menyerah pada keadaand. Mementingkan diri sendiri
4. Berdasarkan teks, manakah dampak tanam paksa bagi rakyat Wates?
a. Meningkatnya kesejahteraanb. Kelaparan meluasc. Lahan padi bertambahd. Kemiskinan ekstrem
5. Manakah penyebab terjadinya perlawanan Wates?
a. Kebijakan tanam paksab. Pendidikan yang majuc. Penderitaan rakyatd. Kekayaan melimpah
E. Essay (2 Soal)
- Analisislah bagaimana kondisi sosial, ekonomi, dan pendidikan pada masa penjajahan Belanda di Wates dapat memicu semangat perlawanan rakyat! Jelaskan minimal 3 poin berdasarkan teks!
- Menurut pendapatmu, nilai-nilai kepahlawanan apa yang paling penting untuk diterapkan oleh pelajar saat ini? Berikan contoh penerapannya dalam kehidupan sehari-hari! (Minimal 2 nilai beserta contohnya)
Kunci Jawaban:
- Essay 1
- Poin 1: Kondisi ekonomi – kemiskinan ekstrem dan kelaparan membuat rakyat menderita → mendorong perlawanan
- Poin 2: Kondisi sosial – gotong royong mulai luntur karena tekanan, tetapi persatuan muncul saat melawan
- Poin 3: Kondisi pendidikan – rakyat buta huruf dan tidak mendapat akses, ketidakadilan ini memicu kemarahan
- Essay 2
- Nilai 1: pantang menyerah → contoh: terus belajar meskipun soal sulit
- Nilai 2: rela berkorban → contoh: membantu teman yang kesusahan tanpa pamrih
Soal Kedua
Stimulus Teks:
Pangeran Tirta: Jejak Pahlawan dari Kabupaten Arjuna
Di Kabupaten Arjuna, hiduplah seorang pahlawan bernama Pangeran Tirta. Beliau memimpin perlawanan terhadap penjajah pada awal abad ke-20. Dengan taktik gerilya dan persatuan rakyat, beliau berhasil mempertahankan wilayahnya dari serangan musuh. Pangeran Tirta gugur di medan perang, namun semangatnya terus hidup.
Warisan Pangeran Tirta bagi daerah setempat antara lain adalah Benteng Tirta yang masih kokoh berdiri, serta tradisi "Sedekah Bumi" yang digagasnya untuk memperkuat gotong royong. Selain itu, beliau meninggalkan sebuah lagu perjuangan berjudul "Mars Arjuna" yang dinyanyikan setiap upacara. Nilai-nilai keberanian, persatuan, dan cinta tanah air menjadi warisan tak benda yang dijaga turun-temurun.
Warisan tersebut memberikan pengaruh besar bagi perkembangan daerah. Benteng Tirta kini menjadi objek wisata sejarah yang meningkatkan pendapatan asli daerah. Tradisi Sedekah Bumi dirayakan setiap tahun dan menarik wisatawan, sekaligus mempererat kerukunan warga. Lagu Mars Arjuna menginspirasi semangat belajar murid sehingga banyak lulusan berprestasi. Pemerintah pun membangun museum mini di sekitar benteng untuk melestarikan warisan.
Saat ini, generasi muda Arjuna aktif menjadi relawan pelestarian cagar budaya. Mereka membuat konten digital tentang Pangeran Tirta dan warisannya. Berkat warisan tersebut, Kabupaten Arjuna terkenal sebagai kota pahlawan dengan ekonomi kreatif yang maju. Namun, tantangan modernisasi mengancam kelestarian tradisi. Diperlukan kerja sama semua pihak supaya warisan pahlawan tetap relevan dan bermanfaat.
A. Pilihan Ganda (5 Soal)
Petunjuk: Pilihlah satu jawaban yang paling tepat!
1. Apa warisan fisik Pangeran Tirta yang masih berdiri?
A. Museum miniB. Benteng TirtaC. Patung perungguD. Gedung juang
2. Pengaruh tradisi Sedekah Bumi terhadap ekonomi daerah adalah…
A. Menarik wisatawanB. Meningkatkan pajakC. Membangun museumD. Menjual lagu daerah
3. Perhatikan urutan berikut!
(1) Banyak lulusan berprestasi(2) Mars Arjuna dinyanyikan(3) Semangat belajar meningkat
Urutan yang benar tentang dampak warisan Pangeran Tirta terhadap pendidikan adalah…
A. (1)-(3)-(2)B. (2)-(3)-(1)C. (3)-(2)-(1)D. (2)-(1)-(3)
4. Berikut yang bukan warisan Pangeran Tirta adalah…
A. Nilai persatuanB. Mars ArjunaC. Sedekah BumiD. Museum mini
5. Kesimpulan yang tepat tentang peran generasi muda sekarang terhadap warisan pahlawan berdasarkan teks adalah…
A. Melupakan tradisi lamaB. Menghapus nilai perjuanganC. Menjadi relawan pelestariD. Membiarkan benteng rusak
B. Menjodohkan (5 Soal)
Petunjuk: Pasangkan pernyataan di kolom A dengan jawaban yang tepat di kolom B!
| Kolom A | Kolom B |
|---|---|
| 1. Warisan tak benda dari Pangeran Tirta yang menginspirasi semangat belajar | a. Benteng Tirta |
| 2. Warisan fisik yang menjadi objek wisata sejarah | b. Taman mini |
| 3. Tradisi yang digagas Pangeran Tirta untuk memperkuat gotong royong | c. Sedekah Bumi |
| 4. Pengaruh warisan terhadap pendapatan asli daerah | d. Meningkatkan PAD |
| 5. Tantangan yang dihadapi dalam melestarikan warisan | e. Modernisasi |
| f. Mars Arjuna |
Kunci Jawaban:
- f
- a
- c
- d
- e
C. Benar atau Salah (5 Soal)
Petunjuk: Berilah tanda centang (✓) pada kolom Benar atau Salah pada setiap pernyataan!
| Pernyataan | Benar | Salah |
|---|---|---|
| 1. Pangeran Tirta gugur di medan perang. | ✓ | |
| 2. Warisan Pangeran Tirta hanya berupa benda berwujud. | ✓ | |
| 3. Tradisi Sedekah Bumi justru membuat warga terpecah. | ✓ | |
| 4. Lagu Mars Arjuna tidak berpengaruh pada prestasi murid. | ✓ | |
| 5. Generasi muda Arjuna pasif dalam melestarikan warisan. | ✓ |
D. Pilihan Ganda Kompleks (5 Soal)
Petunjuk: Pilihlah dua jawaban yang paling tepat!
1. Warisan tak benda Pangeran Tirta yang masih lestari adalah…
A. Benteng TirtaB. Mars ArjunaC. Patung kudaD. Sedekah Bumi
2. Berikut pengaruh positif warisan pahlawan di bidang sosial budaya adalah…
A. Mempererat kerukunan wargaB. Menurunkan jumlah wisatawanC. Mengurangi semangat gotong royongD. Menginspirasi semangat belajar
3. Manakah pernyataan yang merupakan tantangan pelestarian warisan di Kabupaten Arjuna?
A. Kurangnya minat generasi mudaB. Modernisasi yang mengancam tradisiC. Perubahan gaya hidup masyarakatD. Pemerintah yang tidak mendukung
4. Berikut adalah pasangan hubungan sebab-akibat yang benar dari proses pengaruh warisan terhadap ekonomi kreatif!
A. Warisan dilestarikan → wisatawan berkunjungB. Wisatawan berkunjung → pendapatan daerah meningkatC. Pendapatan meningkat → generasi muda malasD. Generasi muda membuat konten → warisan makin terkenal
5. Nilai-nilai perjuangan Pangeran Tirta yang bisa diteladani murid saat ini adalah…
A. PersatuanB. Cinta tanah airC. Keberanian melawan musuhD. Individualisme
E. Essay (2 Soal)
- Jelaskan bagaimana warisan Pangeran Tirta berupa tradisi Sedekah Bumi dapat mempengaruhi semangat gotong royong dan perekonomian masyarakat Kabupaten Arjuna! Berikan contoh konkret dari teks!
- Menurut pendapatmu, apa tantangan terbesar dalam melestarikan warisan pahlawan di era digital seperti sekarang? Bagaimana cara mengatasinya berdasarkan inspirasi dari teks di atas?
Kunci Jawaban:
- No. 1
- Menjelaskan bahwa Sedekah Bumi mempererat gotong royong karena digagas untuk memperkuat kerukunan
- Menjelaskan pengaruh ekonomi: menarik wisatawan, meningkatkan pendapatan asli daerah
- Memberi contoh konkret: wisatawan datang saat perayaan, uang masuk ke kas daerah
- No. 2
- Menyebutkan tantangan terbesar: modernisasi yang mengancam tradisi
- Memberi alasan: generasi muda cenderung meninggalkan tradisi karena gaya hidup digital
- Memberi solusi berdasarkan cerita: membuat konten digital tentang warisan, menjadi relawan pelestari
- Menambahkan ide sendiri yang relevan, misal gamifikasi edukasi sejarah
