Modul Ajar Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) Akidah Akhlak Kelas 9 MTs
Akidah Akhlak merupakan lebih dari sekadar pelajaran biasa di Madrasah Tsanawiyah. Ia dianggap sebagai inti dari pendidikan Islam itu sendiri. Di kelas 9 MTs, siswa berada di tahap penting dalam mencari identitas diri. Pada usia ini, nilai-nilai yang diajarkan akan melekat dengan kuat dan memengaruhi arah kehidupan mereka.
Oleh karena itu, modul ajar kurikulum berbasis cinta (KBC) Akidah Akhlak kelas 9 MTs perlu dibuat tidak hanya untuk memberikan pengetahuan, tetapi juga untuk menanamkan nilai-nilai yang hidup dan bermakna.
Integrasi Panca Cinta dalam Modul Ajar KBC Akidah Akhlak Kelas 9
Integrasi Panca Cinta dalam modul ajar kurikulum berbasis cinta (KBC) Akidah Akhlak kelas 9 MTs bertujuan untuk memperkaya kegiatan pembelajaran sehingga mencakup aspek kognitif, afektif, dan psikomotorik. Panca Cinta, yang termasuk cinta kepada Allah, Rasulullah, sesama manusia, lingkungan, serta bangsa harus menjadi landasan di setiap bagian dari modul ajar KBC kelas 9. Dalam Kurikulum Merdeka, nilai-nilai ini diintegrasikan secara menyeluruh.
Pemetaan Nilai Panca Cinta ke dalam Capaian dan Tujuan Pembelajaran
Langkah pertama dalam mengintegrasikan Panca Cinta ke dalam modul ajar KBC Akidah Akhlak kelas 9 MTs adalah dengan memetakan nilai-nilai tersebut ke dalam Capaian Pembelajaran (CP) dan Tujuan Pembelajaran (TP). CP fase D berfokus pada meningkatkan iman dan akhlak yang mulia, serta membantu siswa merefleksikan nilai Islam dalam kehidupan sehari-hari. Nilai Panca Cinta digunakan untuk merumuskan TP yang memiliki karakter dan spiritual.
Sebagai contoh, dalam materi mengenai iman kepada hari akhir, TP tidak hanya mencakup penjelasan tentang definisi dan bukti, tetapi juga menumbuhkan rasa cinta kepada Allah SWT melalui sikap tanggung jawab dan kejujuran. Pendekatan tersebut mengajak siswa untuk berbuat baik berdasarkan iman dan cinta. Pemetaan ini memerlukan guru yang memahami nilai Panca Cinta dan mencakup kata kerja operasional yang menunjukkan proses internalisasi nilai, seperti sikap, perilaku, pengalaman, dan penerapan ajaran.
Integrasi Cinta kepada Allah SWT dalam Pembelajaran Akidah
Cinta kepada Allah SWT adalah fokus utama dalam modul ajar KBC kelas 9. Nilai ini diintegrasikan melalui penguatan tauhid, keimanan, dan kesadaran spiritual siswa. Dalam pembelajaran, cinta kepada Allah diwujudkan dalam materi dan kegiatan pembelajaran.
Guru bisa membuat kegiatan reflektif untuk merenung tentang kebesaran Allah dalam hidup sehari-hari. Siswa bisa diajak untuk menulis pengalaman pribadi tentang pertolongan Allah atau pelajaran berharga dari suatu peristiwa. Kegiatan tersebut membantu siswa untuk membangun hubungan pribadi dengan Allah, sehingga iman menjadi lebih hidup.
Pembiasaan ibadah dan sikap spiritual juga harus diintegrasikan, seperti mengaitkan materi akhlak dengan keikhlasan, kejujuran, dan kesabaran. Hal ini membuat cinta kepada Allah tampak dalam sikap dan perilaku, bukan hanya dalam pengetahuan.
Integrasi Cinta kepada Rasulullah SAW melalui Keteladanan Akhlak
Nilai cinta kepada Rasulullah SAW diajarkan melalui teladan akhlak beliau, seperti kejujuran, amanah, kesabaran, dan kerendahan hati. Dalam modul ajar KBC Akidah Akhlak kelas 9 MTs, guru memperkenalkan kisah-kisah Rasulullah yang relevan dengan remaja, seperti kejujuran dalam bersosialisasi dan keteguhan prinsip. Diskusi reflektif mengarahkan siswa untuk menghubungkan teladan Rasulullah dengan pengalaman mereka. Selain bercerita, guru juga mendorong siswa untuk menerapkan nilai tersebut dalam kehidupan nyata, misalnya dengan membuat komitmen pribadi dan mencatatnya dalam jurnal refleksi. Ini membantu mengembangkan kecintaan yang lebih aplikatif.
Integrasi Cinta kepada Sesama Manusia dalam Pembelajaran Akhlak Sosial
Cinta kepada sesama adalah aspek yang sangat penting dalam pengajaran akhlak. Remaja sedang berada dalam tahap perkembangan sosial yang aktif, sehingga bahan pengajaran perlu memperkuat aspek sosial tersebut. Integrasi nilai ini bisa dilakukan melalui materi mengenai adab bergaul, ukhuwah Islamiyah, toleransi, dan empati. Modul ajar KBC kelas 9 juga harus mencakup kegiatan kolaboratif seperti diskusi kelompok, studi kasus, dan simulasi sosial. Melalui berbagai kegiatan tersebut, siswa belajar untuk menghargai perbedaan, bekerja sama, dan menyelesaikan konflik dengan baik.
Di samping itu, guru bisa memasukkan proyek sosial sederhana, seperti kegiatan berbagi, bakti sosial, atau kampanye anti-perundungan. Proyek-proyek ini memberikan kesempatan bagi siswa untuk mempraktikkan cinta kepada sesama. Dengan cara tersebut, pembelajaran Akidah Akhlak kelas 9 MTs meluas ke kehidupan sosial siswa, tidak hanya terbatas dalam ruang kelas.
Integrasi Cinta kepada Lingkungan sebagai Amanah Keimanan
Cinta terhadap lingkungan seringkali dianggap sebagai hal sepele dalam pendidikan agama, padahal dalam Islam, menjaga lingkungan merupakan amanah. Modul ajar kurikulum berbasis cinta (KBC) Akidah Akhlak kelas 9 MTs berbasis Panca Cinta perlu secara jelas mengaitkan nilai ini. Materi mengenai tanggung jawab manusia sebagai khalifah di bumi dapat dihubungkan dengan isu-isu lingkungan yang relevan, seperti kebersihan sekolah dan pengelolaan sampah. Guru bisa membuat proyek lingkungan, seperti program menjaga kebersihan kelas, kegiatan menanam pohon, atau kampanye untuk menghemat energi. Penting juga untuk merefleksikan nilai-nilai akhlak seperti hidup sederhana dan bertanggung jawab. Dengan demikian, siswa akan menyadari bahwa mencintai lingkungan merupakan bagian dari ketaatan kepada Allah SWT.
Integrasi Cinta kepada Bangsa dan Negara dalam Perspektif Akhlak
Cinta terhadap bangsa dan negara merupakan komponen penting dalam pelajaran Akidah Akhlak kelas 9 di Madrasah Tsanawiyah. Nilai tersebut bisa diajarkan melalui materi mengenai tanggung jawab sebagai warga negara, disiplin, kejujuran, serta semangat persatuan.
Dalam modul ajar kurikulum berbasis cinta (KBC) Akidah Akhlak kelas 9 MTs, guru bisa mengaitkan nilai akhlak dengan konteks kebangsaan, seperti meneladani sikap ulama dan tokoh Islam dalam mengupayakan kemerdekaan dan menjaga persatuan. Diskusi tentang peran anak muda dalam menjaga keutuhan bangsa juga bisa menjadi bagian dari kegiatan pembelajaran.
Integrasi tersebut bertujuan untuk membangkitkan kesadaran bahwa menjadi Muslim yang baik sejalan dengan menjadi warga negara yang bertanggung jawab. Siswa didorong memahami bahwa cinta kepada bangsa dan negara merupakan manifestasi dari akhlak baik serta penerapan nilai keimanan dalam konteks kehidupan bermasyarakat.
Integrasi Panca Cinta dalam Kegiatan Pembelajaran
Integrasi Panca Cinta seharusnya tidak hanya terlihat dalam isi materi, tetapi juga dalam perancangan kegiatan pembelajaran. Kegiatan pembukaan bisa diarahkan untuk membuat suasana emosional yang positif dan penuh empati. Kegiatan inti dibuat untuk mengajak partisipasi aktif, refleksi, dan kolaborasi antara siswa. Sedangkan kegiatan penutup berfokus pada penguatan nilai melalui muhasabah dan refleksi diri.
Guru perlu memastikan bahwa setiap kegiatan pembelajaran mempunyai muatan nilai yang jelas dan terarah. Dengan demikian, siswa tidak hanya mempelajari akidah dan akhlak, tetapi juga mengalami proses internalisasi nilai cinta secara konsisten.
Download Modul Ajar KBC Akidah Akhlak Kelas 9
Semester 1 (Ganjil)
Semester 2 (Genap)
Perangkat ajar kurikulum berbasis cinta (KBC) Akidah Akhlak kelas 9 MTs lainnya:
Kesimpulan
Modul ajar kurikulum berbasis cinta (KBC) Akidah Akhlak kelas 9 MTs yang berlandaskan Panca Cinta, bukan hanya sebuah inovasi, tetapi juga sebuah kebutuhan. Ini menjawab tantangan zaman dengan menghadirkan pembelajaran yang menyentuh akal dan hati. Melalui modul ajar KBC kelas 9 ini, madrasah tidak hanya menghasilkan siswa yang cerdas, tetapi juga individu yang berakhlak mulia.
%20Akidah%20Akhlak%20Kelas%209%20MTs.webp)