Modul Ajar Deep Learning Seni Rupa Kelas 4 Kurikulum Merdeka

Dalam kurikulum merdeka, pembelajaran Seni Rupa kelas 4 SD/MI fase B tidak hanya terbatas pada aktivitas mewarnai atau menggambar bentuk. Tujuannya lebih dalam: untuk membangun apresiasi, meningkatkan kreativitas, mengembangkan ekspresi diri, dan memperkuat literasi visual siswa. Untuk mewujudkan tujuan ini, pendekatan Pembelajaran Mendalam (Deep Learning) sangat penting.

Modul Ajar Deep Learning Seni Rupa Kelas 4 SD/MI Kurikukulum Merdeka

Memahami Deep Learning dalam Pembelajaran Seni Rupa Kelas 4

Deep learning bukanlah sekadar cara untuk mengingat. ini adalah metode pembelajaran yang fokus pada:
  • Pemahaman Mendalam: Tidak hanya mengetahui teknik, tetapi juga memahami alasan serta cara kerja teknik tersebut dan konteks di sekitarnya.
  • Keterhubungan: Mengaitkan konsep seni dengan kehidupan sehari-hari, pelajaran lain, budaya, dan pengalaman pribadi.
  • Penelitian dan Penjelajahan: Membangkitkan rasa ingin tahu, mengajak siswa untuk bertanya, bereksperimen, dan menemukan solusi kreatif mereka sendiri.
  • Kerja Sama dan Komunikasi (Kolaborasi dan Komunitas): Membagikan ide, memberikan umpan balik, dan menciptakan karya secara bersama-sama.
  • Refleksi (Perenungan): Memikirkan kembali aktivitas belajar, hasil karya, emosi, dan pelajaran yang diambil.
  • Kreasi dan Berpikir Kritis (Penciptaan dan Pemikiran Kritis): Menggunakan pengetahuan dan keterampilan untuk menciptakan karya asli yang berarti serta mengevaluasinya dengan seksama.

Keunggulan Metode Deep Learning untuk Seni Rupa Kelas 4

Mengapa deep learning tepat untuk Seni Rupa kelas 4 SD/MI? Karena seni lebih dari sekadar hasil visual, namun juga merupakan proses berpikir, merenung, dan mengekspresikan diri. Dengan pendekatan ini:
  1. Siswa belajar untuk mencari makna di balik karya seni alih-alih hanya mengikuti instruksi.
  2. Siswa diajak untuk berpikir kritis mengenai penggunaan warna, bentuk, dan simbol.
  3. Siswa terbiasa melakukan refleksi, misalnya dengan membagikan inspirasi di balik karya mereka.
  4. Siswa dilatih untuk berkolaborasi dalam diskusi atau pameran kecil di kelas.

Modul Ajar Seni Rupa Kelas 4: Dasar untuk Deep Learning

Modul ajar Seni Rupa kelas 4 fase B dalam kurikulum merdeka dirancang dengan tujuan pembelajaran yang mengajak penerapan deep learning, seperti:
  • Mengidentifikasi elemen visual (garis, bentuk, warna, tekstur, ruang) dan prinsip komposisi (irama, keseimbangan, penekanan, kesatuan) pada objek di lingkungan sekitar, karya seni, dan desain.
  • Mengeksplorasi berbagai teknik, bahan, dan alat dalam menciptakan seni rupa dua dimensi dan tiga dimensi.
  • Mengkomunikasikan ide dan gagasan berdasarkan pengamatan serta imajinasi melalui karya seni rupa.
  • Menghargai dan memberikan respons terhadap karya seni rupa milik diri sendiri maupun orang lain.

Menerapkan Modul Ajar Deep Learning Seni Rupa Kelas 4: Contoh Aktivitas

Berikut adalah contoh bagaimana prinsip deep learning bisa diterapkan dalam aktivitas modul ajar Seni Rupa kelas 4 fase B kurikulum merdeka:

Tema Proyek: "Seni Bercerita: Ilustrasi Cerita Rakyat Daerahku" (Mengintegrasikan Seni, Literasi, dan Budaya)

  • Penelitian dan Keterhubungan:
    • Siswa membaca atau mendengarkan cerita rakyat dari daerah mereka (konektivitas budaya/literasi).
    • Diskusi kelompok: "Adegan mana yang paling menarik atau imajinatif? Karakter apa yang muncul? Bagaimana suasana hatinya?" (penelitian, pemikiran kritis).
    • Siswa mengamati ilustrasi dalam buku cerita lainnya, menganalisis elemen atau prinsip seni yang digunakan untuk menggambarkan karakter atau suasana (pemahaman mendalam, apresiasi).
  • Eksplorasi dan Kreasi:
    • Siswa memilih satu adegan atau konsep karakter untuk diilustrasikan.
    • Menjelajahi berbagai teknik (misalnya: kolase dengan bahan alami, gambar pastel basah/kering, lukisan cat air yang sederhana) dan media untuk mencapai efek yang diinginkan (tekstur kasar monster, warna lembut untuk putri, dan sebagainya).
    • Berlatih menggambar ekspresi wajah dan pose tubuh sesuai dengan emosi karakter dalam cerita (pengembangan keterampilan khusus).
  • Kerja Sama dan Komunikasi:
    • Pameran Galeri: Siswa menampilkan desain awal mereka, berkeliling untuk memberikan umpan balik positif dan saran berguna (“Bagaimana jika kita membuat warna lebih gelap untuk menambah suasana misteri?”, “Pose ini menunjukkan keberanian dengan jelas!”).
    • Siswa bisa bekerja dalam kelompok untuk menciptakan ilustrasi yang berhubungan satu sama lain.
  • Refleksi (Renungan):
    • Siswa membuat catatan atau menceritakan secara singkat: “Apa perasaanmu saat menciptakan ilustrasi ini? Bagian mana yang paling sulit? Apa yang kamu pelajari mengenai cerita rakyat dan cara mengilustrasikannya? Apakah hasil karyamu menyampaikan emosi atau adegan yang kamu inginkan?”
    • Diskusi kelas mengenai tantangan dan solusi yang ditemui selama berkarya.

Manfaat Modul Ajar Deep Learning Seni Rupa Kelas 4 Kurikulum Merdeka

  1. Motivasi dari Dalam: Siswa aktif terlibat karena mereka belajar sesuai minat dan pertanyaan yang mereka miliki.
  2. Pemahaman yang Dalam: Konsep seni (unsur/prinsip) dipahami dalam konteks yang bermakna, bukan sekadar menghafal.
  3. Keterampilan untuk Masa Depan: Meningkatkan kreativitas, berpikir kritis, komunikasi, kolaborasi, dan rasa ingin tahu.
  4. Ekspresi Diri yang Asli: Siswa diajak untuk menemukan suara dan gaya visual pribadi mereka melalui eksplorasi dan refleksi.
  5. Pembelajaran yang Berkelanjutan: Pengalaman belajar yang mendalam dan kontekstual lebih mudah diingat dan diterapkan.

Tips untuk Guru dalam Menggunakan Modul Ajar Deep Learning Kelas 4

  • Fokuskan pada Siswa: Fasilitasi ruang bagi mereka untuk berkreasi, bukan sekadar mengarahkan. Berikan peluang untuk pilihan dan eksperimen.
  • Gunakan Pertanyaan Stimulus: Ajukan pertanyaan terbuka yang merangsang pemikiran dan percakapan (“Apa yang kamu lihat?”, “Apa perasaanmu saat melihat karya ini?”, “Bagaimana cara. . . .?”, “Bagaimana jika. . . ?”).
  • Berikan Waktu untuk Menjelajahi: Jangan terburu-buru menuju hasil akhir. Proses mencoba, gagal, dan mencoba kembali sangat penting dalam pembelajaran.
  • Ciptakan Budaya Umpan Balik: Ajarkan siswa bagaimana memberikan dan menerima umpan balik yang efektif (jelas, membangun, dan sopan).
  • Integrasikan Waktu untuk Refleksi: Berikan waktu secara rutin (di tengah dan akhir kegiatan) bagi siswa untuk merenungkan proses serta pembelajaran mereka.
  • Kaitkan dengan Konteks Nyata: Hubungkan seni dengan tema lain, lingkungan, budaya, atau isu yang relevan bagi siswa.

Tantangan dan Solusi dalam Implementasi

  1. Keterbatasan Sarana dan Prasarana: Banyak sekolah yang tidak mempunyai fasilitas lengkap untuk pembelajaran seni. Misalnya, cat air, kertas istimewa, atau alat pahat mungkin tidak tersedia. Ini sering menjadi hambatan utama.
  2. Kemampuan Guru dalam Penerapan Modul Ajar Deep Learning: Beberapa guru masih mengandalkan metode tradisional yang lebih menekankan hasil dibandingkan proses. Padahal, deep learning memerlukan kemampuan guru untuk memfasilitasi refleksi, diskusi, dan eksplorasi yang mendalam.

Solusi dan Strategi Kreatif

Ada beberapa solusi yang bisa diterapkan, seperti:
  • Memanfaatkan Bahan Lokal: Menggunakan bahan-bahan sederhana seperti kertas bekas atau daun kering.
  • Pelatihan bagi Guru: Menyelenggarakan workshop mengenai modul ajar deep learning Seni Rupa kelas 4 SD/MI.
  • Kolaborasi: Bekerjasama dengan komunitas seni setempat atau orang tua untuk mendukung penyediaan bahan.

Download Modul Ajar Deep Learning Seni Rupa Kelas 4

Berikut modul ajar Seni Rupa kelas 4 SD/MI fase B kurikulum merdeka yang menggunakan metode deep learning:

Semester 1 (Ganjil)



Semester 2 (Genap)



Kesimpulan

Modul ajar deep learning Seni Rupa kelas 4 fase B dalam kurikulum merdeka memberikan kerangka yang sangat berpotensi untuk pembelajaran yang berarti. Dengan mengadopsi pendekatan deep learning, guru bisa mengubah kegiatan seni dari sekadar keterampilan teknis menjadi petualangan intelektual dan emosional. Siswa tidak hanya belajar tentang seni, tetapi juga belajar melalui seni, menggali kreativitas mereka, membangun hubungan yang dalam dengan dunia sekitar, serta mengembangkan kompetensi dan karakter yang penting untuk masa depan mereka. Modul ajar kurikulum merdeka ini akan menjadi panduan yang menginspirasi guru untuk membuka “lautan kreativitas” bagi setiap siswa.