Contoh Soal HOTS Bahasa Indonesia Kelas 5 tentang Cinta Indonesia

Berikut adalah soal HOTS (Higher Order Thinking Skills) untuk mata pelajaran Bahasa Indonesia kelas 5 SD/MI kurikulum merdeka. Dengan tujuan pembelajaran:
  • Menjelaskan kaidah penulisan huruf kapital, angka, dan bilangan (membaca dan memirsa) 
  • Menuliskan pengalamannya mengunjungi suatu tempat.
  • Mengidentifikasi kalimat perintah, ajakan, harapan, dan larangan pada petunjuk di tempat umum.
Soal HOTS Kelas 5 SD/MI Bahasa Indonesia tentang Cinta Indonesia

Soal HOTS Bahasa Indonesia Kelas 5 tentang Cinta Indonesia

Soal Pertama

Stimulus Cerita: 

Liburan Seru di Taman Mini

Hari Minggu kemarin, Lala dan keluarganya pergi ke Taman Mini Indonesia Indah. Mereka berangkat pukul 08.00 Wib menggunakan mobil. Lala sangat senang karena ini adalah pertama kalinya ia mengunjungi museum tersebut.

Di sana, Lala belajar banyak hal. Ia melihat miniatur rumah adat dari berbagai provinsi. Lala membaca tulisan di papan nama, "Rumah Gadang, Sumatera Barat." Ia juga mengunjungi Museum Indonesia. Di museum, ia melihat koleksi kain batik dari jawa tengah dan jawa barat.

Ayah membelikan tiket seharga Rp50.000,00 untuk tiga orang. Lala membawa oleh-oleh berupa gantungan kunci bertuliskan "TMII". Dalam buku hariannya, Lala menulis, "Aku sangat bahagia. semoga liburan berikutnya aku bisa ke bali bersama keluarga."

A. Pilihan Ganda (5 Soal)

Pilihlah satu jawaban yang paling benar berdasarkan cerita dan kaidah bahasa yang tepat!

1. Perhatikan kalimat berikut: "Lala membaca tulisan di papan nama, "Rumah Gadang, Sumatera Barat."" 
Penggunaan huruf kapital pada kata "Sumatera Barat" sudah tepat karena merupakan...
a. Nama hari dan bulan
b. Nama orang terkenal
c. Nama provinsi dan geografi
d. Nama jabatan dan lembaga

2. Penulisan waktu yang benar sesuai kaidah bahasa Indonesia berdasarkan cerita adalah...
a. pukul 08.00 WIB
b. Pukul 08.00 wib
c. pukul 08.00 wib
d. Pukul 08.00 WIB

3. Kalimat dalam buku harian Lala: "semoga liburan berikutnya aku bisa ke Bali bersama keluarga." 
Perbaikan yang tepat untuk kalimat tersebut adalah...
a. Semoga liburan berikutnya aku bisa ke bali bersama keluarga.
b. Semoga liburan berikutnya Aku bisa ke Bali bersama keluarga.
c. Semoga liburan berikutnya aku bisa ke Bali bersama keluarga.
d. Semoga Liburan berikutnya aku bisa ke Bali bersama keluarga.

4. Penulisan nominal uang dalam cerita yang benar adalah...
a. Rp. 50.000,00
b. Rp50.000,00
c. Rp 50.000,00
d. Rp.50.000,00

5. Kata "TMII" dalam cerita merupakan singkatan dari...
a. Taman Mini Indonesia Indah
b. Taman Mini II Indonesia
c. Taman Museum Indonesia Indah
d. Taman Mini Istana Indonesia

B. Menjodohkan (5 Soal)

Pasangkanlah pernyataan di sebelah kiri dengan jawaban yang tepat di sebelah kanan!
Pernyataan Jawaban
1. Penulisan nama provinsi yang benar dalam cerita. A. Museum Indonesia
2. Tempat di TMII yang mengoleksi kain batik. B. Jawa Tengah
3. Penulisan angka untuk jumlah orang yang benar. C. 3 (tiga) orang
4. Nama tempat wisata yang dikunjungi Lala. D. Taman Mini Indonesia Indah
5. Contoh nama kain tradisional yang huruf kapitalnya salah. E. Batik
F. Sumatera Barat
G. Rp50.000,00

Kunci Jawaban:
  1. F (Sumatera Barat)
  2. A (Museum Indonesia)
  3. C (3 (tiga) orang)
  4. D (Taman Mini Indonesia Indah)
  5. E (Batik)

C. Benar atau Salah (5 Soal)

Bacalah pernyataan berikut. Beri tanda centang (✓) pada kolom Benar atau Salah berdasarkan isi cerita dan kaidah kebahasaan!
Pernyataan Benar Salah
1. Penulisan "Rumah Gadang" pada papan nama sudah tepat karena menggunakan huruf kapital di awal kata.
2. Kata "jawa tengah" pada cerita tersebut sudah ditulis dengan huruf kapital yang benar.
3. Penulisan kata "Museum Indonesia" menggunakan huruf kapital karena merupakan nama tempat.
4. Angka "08.00" pada penulisan waktu seharusnya ditulis dengan huruf menjadi "pukul delapan".
5. Penulisan kata "Aku" di awal kalimat dalam buku harian Lala sudah benar.

D. Pilihan Ganda Kompleks (5 Soal)

Pilihlah 2 jawaban yang paling tepat!

1. Berdasarkan cerita, manakah penulisan huruf kapital yang sudah tepat?
a. Taman Mini Indonesia Indah
b. Museum indonesia
c. Rumah Gadang, Sumatera Barat
d. jawa tengah

2. Berikut ini adalah aturan penulisan angka dan bilangan yang benar berdasarkan kaidah Bahasa Indonesia. Manakah yang sesuai?
a. Pukul 08.00 pagi ditulis dengan angka karena menunjukkan waktu.
b. Jumlah Rp50.000,00 harus selalu menggunakan titik pada "Rp".
c. Bilangan "3" dalam "3 orang" boleh ditulis angka karena jumlahnya kecil.
d. Angka dalam nominal uang harus ditulis dengan huruf semua.

3. Manakah kalimat berikut yang sesuai dengan kaidah penulisan huruf kapital?
a. Lala pergi ke Taman Mini Indonesia Indah.
b. Ayah membeli tiket seharga Rp 50.000,00.
c. Lala membawa oleh-oleh dari TMII.
d. Ia ingin liburan ke bali.

4. Berdasarkan cerita, penggunaan huruf kapital diperlukan pada hal-hal berikut, yaitu...
a. Awal kalimat dalam buku harian.
b. Nama hari Minggu.
c. Nama kain batik.
d. Nama provinsi.

5. Jika Lala ingin menuliskan pengalamannya dengan benar, manakah kata yang harus menggunakan huruf kapital?
a. taman mini
b. indonesia
c. museum
d. wib

E. Essay (2 Soal)

Jawablah pertanyaan berikut dengan jelas dan tepat berdasarkan stimulus serta pengetahuanmu!

  1. Dalam cerita tersebut, terdapat beberapa kesalahan penulisan huruf kapital dan angka. Temukan dua kesalahan penulisan dalam cerita tersebut (selain yang sudah diperbaiki di soal sebelumnya), lalu tuliskan perbaikannya sesuai dengan kaidah bahasa Indonesia yang benar!
  2. Lala menuliskan pengalamannya di buku harian. Jika kamu adalah Lala, tulislah satu paragraf (3-5 kalimat) tentang pengalamanmu mengunjungi suatu tempat (bisa taman, museum, atau pantai) dengan memperhatikan:
    • Penggunaan huruf kapital (nama tempat, awal kalimat).
    • Penulisan angka atau bilangan (waktu, harga, atau jumlah) jika ada.
Kunci Jawaban:
  1. Kesalahan dan Perbaikan:
    • Kesalahan 1: jawa tengah (Penulisan nama provinsi harus menggunakan huruf kapital). Perbaikan: Jawa Tengah.
    • Kesalahan 2: jawa barat (Penulisan nama provinsi harus menggunakan huruf kapital). Perbaikan: Jawa Barat.
    • Catatan: Siswa juga boleh menyebutkan kesalahan pada penulisan "semoga" di buku harian yang harusnya "Semoga".
  2. Menulis Pengalaman:
    • Kriteria Penilaian:
      • Kesesuaian isi: Menceritakan pengalaman mengunjungi suatu tempat.
      • Penggunaan huruf kapital: Tepat pada nama tempat, awal kalimat, dan nama diri.
      • Penulisan angka/bilangan: Tepat.
      • Kejelasan dan kerapian: Kalimat efektif dan mudah dipahami.
    • Contoh Jawaban:
Liburan kemarin, aku pergi ke Pantai Kuta bersama Ayah dan Ibu. Kami berangkat pukul 06.00 pagi. Di sana, aku bermain pasir dan melihat ombak yang besar. Aku sangat senang karena bisa berlibur. 

Soal Kedua

Stimulus Cerita:

Hari ini, Bu Guru meminta siswa kelas 5 untuk mengamati berbagai petunjuk di tempat umum. Serli, Alif, dan teman-temannya pergi ke halaman sekolah. Di sana, terdapat beberapa papan petunjuk:
  1. Papan di Taman Sekolah: "Buanglah sampah pada tempatnya! Jagalah kebersihan!"
  2. Papan di Depan Perpustakaan: "Masuklah dengan tertib! Diharapkan tidak berbicara keras."
  3. Papan di Kantin: "Jangan lupa antre sebelum membeli. Ayo, jajan sehat!"
  4. Papan di Depan Ruang Guru: "Jangan masuk sebelum ada izin."
Saat berdiskusi, Serli bingung membedakan mana kalimat yang berisi ajakan dan mana yang berisi larangan. Alif menjelaskan bahwa ciri-cirinya bisa dilihat dari kata yang digunakan.

A. Pilihan Ganda (5 Soal)

Pilihlah satu jawaban yang paling tepat!

1. Berdasarkan petunjuk di papan taman sekolah, kalimat "Jagalah kebersihan!" termasuk jenis kalimat ....
a. perintah
b. ajakan
c. harapan
d. larangan

2. Kata "diharapkan" pada papan di depan perpustakaan menunjukkan kalimat ....
a. perintah tegas
b. ajakan sopan
c. larangan keras
d. harapan

3. Perbedaan utama kalimat ajakan dan kalimat larangan terletak pada ....
a. tanda baca
b. tujuan kalimat
c. jumlah kata
d. tempat dipasang

4. Kalimat "Jangan lupa antre sebelum membeli" pada papan kantin bertujuan untuk ....
a. menyuruh membeli makanan
b. melarang membeli makanan
c. mencegah antrean panjang
d. mengatur agar tertib

5. Jika kamu melihat temanmu membuang sampah sembarangan di taman sekolah, kalimat larangan yang tepat untuk menegurnya adalah ....
a. "Ayo, buang sampah pada tempatnya!"
b. "Jangan membuang sampah di sini!"
c. "Semoga kamu membuang sampah."
d. "Buanglah sampah itu dengan baik."

B. Menjodohkan (5 Soal)

Pasangkan jenis kalimat di sebelah kiri dengan contoh kalimat yang tepat di sebelah kanan!
Jenis Kalimat Contoh Kalimat
1. Kalimat Perintah A. Semoga pengunjung selalu senang.
2. Kalimat Ajakan B. Dilarang merokok di area ini!
3. Kalimat Harapan C. Masuklah dengan tertib!
4. Kalimat Larangan D. Ayo, kita jaga lingkungan sekolah!
5. Kalimat Larangan (Bentuk Lain) E. Jangan coret-coret dinding!

Kunci Jawaban:
  1. C
  2. D
  3. A
  4. E
  5. B

C. Benar atau Salah (4 Soal)

Berdasarkan stimulus cerita, berilah tanda centang (✔) pada kolom Benar atau Salah!
Pernyataan Benar Salah
1. Kalimat "Buanglah sampah pada tempatnya!" termasuk kalimat ajakan.
2. Pada papan di perpustakaan, terdapat kalimat yang menyatakan harapan.
3. Kalimat "Ayo, jajan sehat!" bertujuan untuk melarang siswa jajan.
4. Kalimat "Jangan masuk sebelum ada izin" adalah kalimat perintah halus.

D. Pilihan Ganda Kompleks (4 Soal)

Pilihlah 2 jawaban yang benar dari setiap soal!

1. Berdasarkan papan petunjuk di kantin, kalimat yang termasuk jenis ajakan dan larangan adalah ....
a. Jangan lupa antre sebelum membeli.
b. Buanglah sampah pada tempatnya.
c. Ayo, jajan sehat!
d. Diharapkan tidak berbicara keras.

2. Berikut ini yang merupakan ciri-ciri kalimat perintah adalah ....
a. menggunakan kata "mari" atau "ayo"
b. menggunakan tanda seru (!) di akhir kalimat
c. menggunakan kata "semoga" atau "diharapkan"
d. bersifat meminta seseorang melakukan sesuatu

3. Kalimat "Diharapkan tidak berbicara keras" termasuk kalimat harapan karena ....
a. menggunakan kata "diharapkan"
b. berisi ajakan berbuat baik
c. tidak bersifat memerintah secara kasar
d. menggunakan tanda tanya

4. Tujuan dibuatnya petunjuk "Jangan coret-coret dinding!" di sekolah adalah untuk ....
a. mengajak siswa menulis
b. melarang tindakan merusak
c. menjaga keindahan lingkungan
d. menyuruh siswa membersihkan

E. Essay (2 Soal)

Jawablah pertanyaan berikut dengan uraian yang jelas dan tepat!
  1. Bayangkan kamu adalah ketua kelas. Pak Guru memintamu membuat satu papan petunjuk untuk ditempel di depan kelas. Petunjuk itu harus berisi satu kalimat ajakan dan satu kalimat larangan terkait menjaga kebersihan kelas. Tulislah kedua kalimat tersebut dan jelaskan alasanmu memilih kalimat ajakan dan larangan itu!
  2. Perhatikan dua kalimat petunjuk berikut:
    • Kalimat A: "Jangan sembarangan memarkir sepeda!"
    • Kalimat B: "Parkirlah sepeda pada tempat yang telah disediakan."
Menurut pendapatmu, manakah kalimat yang lebih efektif untuk dipasang di lingkungan sekolah? Jelaskan perbedaan tujuan dari kedua kalimat tersebut!

 Kunci Jawaban:

  1. Pedoman Jawaban:
    • Kalimat ajakan: "Ayo, bersama-sama kita bersihkan kelas sebelum pulang!"
      • Alasan: Agar semua siswa tergerak hati untuk bekerja sama.
    • Kalimat larangan: "Jangan membuang sampah di lantai, gunakan tempat sampah!"
      • Alasan: Agar siswa tidak merusak kebersihan kelas yang sudah dijaga.
    • Pedoman Jawaban: Kalimat B lebih efektif. Alasan: Kalimat A hanya melarang (larangan) tanpa memberi solusi yang jelas. Kalimat B selain memberi petunjuk (perintah), juga memberikan solusi yang jelas tentang di mana sepeda harus diparkir. Kalimat B lebih informatif dan mengarahkan pada tindakan positif.