Modul Ajar Deep Learning Bahasa Inggris Kelas 5 Kurikulum Merdeka
Penerapan kurikulum merdeka memberikan inovasi baru dalam pembelajaran dengan penekanan pada pengembangan keterampilan dan karakter siswa. Dalam mata pelajaran Bahasa Inggris kelas 5 SD/MI (yang biasa setara dengan fase C), modul ajar kurikulum merdeka berfungsi sebagai panduan penting bagi guru untuk menciptakan pengalaman belajar yang bermakna. Salah satu pendekatan yang sejalan dengan semangat kurikulum merdeka adalah Deep Learning (Pembelajaran Mendalam). Bagaimana cara mengintegrasikan konsep deep learning ini ke dalam modul ajar Bahasa Inggris kelas 5 SD/MI fase C kurikulum merdeka?
Memahami Deep Learning dalam Pembelajaran Bahasa Inggris Kelas 5
Perlu dipahami bahwa deep learning di sini bukan merujuk pada kecerdasan buatan, melainkan sebuah pendekatan pembelajaran yang menekankan pada:
- Pemahaman yang Mendalam: Fokus pada pemahaman konsep, prinsip, dan hubungan antar materi, bukan sekedar menghafal.
- Kemampuan Berpikir Kritis dan Kreatif: Mengajak siswa untuk menganalisis, menilai, mensintesis informasi, dan berinovasi dengan ide-ide baru.
- Kerja Sama: Membangun kemampuan untuk bekerja efektif dalam kelompok, menghargai sudut pandang yang berbeda, dan menciptakan pengetahuan bersama.
- Komunikasi yang Efektif: Menyampaikan pikiran dan pemahaman dengan jelas dan meyakinkan, baik secara lisan maupun tulisan.
- Penguatan Karakter: Membangun rasa tanggung jawab, ketekunan, empati, dan kesadaran sebagai bagian dari masyarakat global.
- Keterampilan Berkehidupan: Mengaitkan pembelajaran dengan isu-isu nyata serta tanggung jawab sosial.
Modul Ajar Bahasa Inggris Fase C Kelas 5: Pondasi untuk Deep Learning
Modul ajar deep learning Bahasa Inggris kelas 5 SD/MI fase C dalam kurikulum merdeka dirancang dengan tujuan capaian pembelajaran (CP) yang berfokus pada pengembangan keterampilan berkomunikasi secara lisan dan tulisan dalam konteks yang lebih kompleks, serta pemahaman terhadap teks informatif dan naratif singkat, juga pengenalan budaya. Elemen utama dalam modul ajar kelas 5 biasanya meliputi:
- Tujuan Pembelajaran: Target kompetensi yang ingin dicapai.
- Penilaian: Metode untuk menilai pencapaian tujuan (asesmen diagnostik, formatif, sumatif).
- Aktivitas Pembelajaran: Tahapan kegiatan dari pendahuluan hingga penutup.
- Sumber Belajar dan Media: Alat dan bahan yang mendukung.
- Pengayaan dan Perbaikan: Penyesuaian untuk memenuhi kebutuhan beragam siswa.
- Evaluasi: Proses refleksi dari siswa dan guru mengenai pengalaman belajar.
Mengintegrasikan Deep Learning ke dalam Modul Ajar Bahasa Inggris Kelas 5
Berikut adalah contoh bagaimana prinsip-prinsip deep learning bisa diterapkan dalam aktivitas modul ajar Bahasa Inggris kelas 5 SD/MI fase C kurikulum merdeka:
Dari Topik ke Pertanyaan Pemantik
- Modul Ajar Bahasa Inggris: "Belajar tentang Cuaca (Weather)".
- Dengan Modul Ajar Deep Learning: "Bagaimana cuaca memengaruhi kegiatan dan pilihan orang di seluruh dunia? (How does weather influence people's activities and choices around the world?)" Pertanyaan ini menciptakan rasa ingin tahu, memerlukan penelitian (mencari informasi mengenai cuaca di negara lain), dan analisis pengaruhnya.
Aktivitas yang Berbasis Proyek atau Penyelidikan
- Proyek "Weather Reporter": Siswa dibagi dalam kelompok, masing-masing melakukan penelitian tentang cuaca khas suatu negara (misalnya, negara yang sedang dibahas dalam materi "My World". Mereka mengumpulkan informasi mengenai aktivitas khas, pakaian, makanan, serta masalah yang berkaitan dengan cuaca (seperti banjir, kekeringan). Keluaran dari proyek ini berupa laporan cuaca yang kreatif (video atau presentasi langsung) yang tidak hanya mencantumkan suhu, namun juga menjelaskan dampaknya terhadap kehidupan. Ini melatih kemampuan penelitian, kolaboratif, komunikasi, berpikir kritis (mengapa kegiatan tertentu dilakukan?), dan kreativitas.
- Penyelidikan "Classroom of the Future": Setelah mempelajari teks mengenai ruang kelas, siswa diajak untuk merancang "Ruang Kelas Ideal di Masa Depan". Mereka diharuskan untuk berdiskusi (berkolaborasi), mengemukakan pendapat dan alasan mereka (komunikasi, berpikir kritis), membuat sketsa atau model sederhana (kreativitas), dan mempresentasikan desain mereka dengan menjelaskan fitur dan keuntungannya (komunikasi, pemahaman konsep).
Pemanfaatan Sumber yang Otentik dan Multimodal
Modul ajar kurikulum merdeka tidak hanya berfokus pada buku teks saja. Sertakan video singkat tentang festival budaya yang ada di negara lain, lagu-lagu anak dari berbagai belahan dunia, artikel sederhana dari situs anak-anak (seperti yang berkaitan dengan permainan tradisional), atau sesi wawancara virtual (jika memungkinkan) dengan penutur asli atau siswa dari luar negeri. Siswa akan diajak untuk mengevaluasi sumber-sumber ini (berpikir kritis), menemukan informasi penting dan detil (pemahaman yang mendalam), serta mungkin membuat tanggapan yang sederhana.
Refleksi yang Bermakna
Setelah menyelesaikan setiap unit atau proyek dalam modul ajar deep learning, luangkan waktu untuk melakukan refleksi. Gunakan pertanyaan-pertanyaan seperti:
- "Apa yang paling menarik yang kamu dapatkan mengenai [topik]? Kenapa?" (Pemahaman yang Mendalam, Komunikasi)
- "Apa yang paling sulit dalam proyek kelompok yang kamu jalani? Bagaimana kalian mengatasinya?" (Kolaborasi, Karakter - ketekunan)
- "Jika kamu bisa merubah satu hal dalam proyekmu, apa itu dan mengapa?" (Berpikir Kritis, Kreativitas)
- "Bagaimana pengetahuan baru ini bisa berguna untukmu atau orang lain?" (Kecakapan Hidup, Koneksi dengan Dunia Nyata)
Asesmen Otentik yang Terintegrasi
Asesmen bertujuan untuk menilai proses serta hasil yang mencerminkan pemahaman yang mendalam dan kemampuan penerapan keterampilan. Contohnya:
- Rubrik untuk presentasi "Weather Reporter" yang mengevaluasi kejelasan informasi, kesesuaian kosakata, kerja sama tim, serta daya tarik penyampaian.
- Portofolio yang berisi kumpulan karya siswa (desain ruang kelas, catatan refleksi, draf laporan) untuk menunjukkan kemajuan yang dicapai.
- Pengamatan guru terhadap keterlibatan dalam diskusi dan kerja sama kelompok.
Manfaat Penerapan Modul Ajar Deep Learning Bahasa Inggris Kelas 5
- Pembelajaran Yang Lebih Relevan: Siswa bisa melihat keterkaitan Bahasa Inggris dengan kehidupan nyata.
- Pengembangan Kompetensi yang Menyeluruh: Tidak hanya aspek bahasa, tetapi juga keterampilan abad ke-21 (4C) serta karakter.
- Meningkatkan Antusiasme dan Keterlibatan: Aktivitas yang menantang dan sesuai konteks membuat siswa lebih bersemangat.
- Pemahaman yang Berkelanjutan: Pemahaman yang dibangun secara mendalam melalui eksplorasi dan aplikasi cenderung lebih tertanam dalam ingatan.
- Mempersiapkan Siswa untuk Masa Depan: Mengembangkan kemampuan berpikir kritis dan menyelesaikan masalah.
Download Modul Ajar Deep Learning Bahasa Inggris Kelas 5
Berikut modul ajar Bahasa Inggris kelas 5 SD/MI fase C kurikulum merdeka yang menggunakan pendekatan deep learning:
Semester 1 (Ganjil)
Semester 2 (Genap)
Kesimpulan
Modul ajar deep learning Bahasa Inggris kelas 5 SD/MI fase C dalam kurikulum merdeka bukan sekadar sekumpulan kegiatan, tetapi merupakan rancangan untuk menciptakan pengalaman belajar yang bertransformasi. Dengan mengintegrasikan prinsip-prinsip deep learning melalui pertanyaan yang memicu, kegiatan berbasis proyek atau penelusuran, penggunaan sumber yang autentik, refleksi yang berarti, dan asesmen autentik, para guru mampu mengubah cara belajar bahasa dari sekadar menghafal kosakata dan tata bahasa menjadi sebuah perjalanan eksplorasi, penemuan, dan pembentukan pemahaman yang mendalam. Hal ini akan mempersiapkan siswa menjadi komunikator dalam Bahasa Inggris yang percaya diri, berpikir kritis, kreatif, dan bertanggung jawab. Pendekatan ini sepenuhnya sejalan dengan semangat merdeka belajar, di mana siswa menjadi pusat dalam aktivitas pembelajaran dan aktif dalam membangun pengetahuan mereka sendiri.